Bolehkah Ibu Dengan Diabetes Menyusui Bayinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Diabetes merupakan salah satu di antara banyak penyakit yang bisa diwariskan melalui gen orangtua kepada anaknya. Ini juga yang membuat sebagian besar ibu dengan diabetes khawatir untuk menyusui bayinya. Mereka takut penyakit tersebut akan memberikan efek buruk bagi dirinya dan bayinya. Jadi, apakah aman bagi ibu dengan diabetes menyusui anaknya? Simak ulasannya berikut ini.

Ibu dengan diabetes tetap bisa menyusui bayinya

Dilansir dari WebMD, menurut American Diabetes Association, menyusui merupakan cara terbaik untuk memberi asupan nutrisi kepada bayi. Idealnya, ibu akan menyusui secara ekslusif selama enam bulan pertama. Lebih lanjut, American Diabetes Association memaparkan bahwa ibu dengan diabetes boleh tetap menyusui bayinya, justru sangat dianjurkan.

Pada ibu hamil, diabetes gestasional bisa terjadi. Diabates disebabkan oleh stres metabolik selama kehamilan yang menyebabkan kadar gula darah naik di atas normal. Untungnya, ini hanya bersifat sementara. Kadar gula akan kembali normal setelah proses melahirkan. Namun, tetap masih ada risiko terhadap diabetes tipe 2. Nah, menyusui justru menjadi salah satu cara mencegah diabetes tipe 2.

Menyusui berarti menggunakan insulin dengan cara yang positif sehingga kebutuhan insulin Anda berkurang, membantu menurunkan berat badan berlebih, mencegah obesitas, serta dapat menurunkan risiko bayi terkena diabetes. Pada ibu dengan diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2, menyusui membantu mereka mengendalikan penyakitnya dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Sebab, Anda mungkin akan mengurangi penggunaan obat insulin selama menyusui.

Selain itu, manfaat lain yang bisa diperoleh dari menyusui bagi kesehatan tubuh ibu adalah menurunkan risiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium.

Manfaat menyusui bagi bayi walaupun ibu punya diabetes

Menyusui diketahui membantu buah hati Anda terhindar dari masalah kesehatan seperti penyakit asma, infeksi saluran pernapasan dan telinga, atau masalah pencernaan.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 menunjukkan bahwa semakin lama bayi diberi asupan ASI, bayi semakin jauh dari risiko diabetes tipe 1. ASI juga melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi dan faktor risiko lain yang dapat menyebabkan diabetes.

manfaat menyusui

Tips menyusui bagi ibu dengan diabetes

Menyusui memang bukan hal yang mudah. Pada penderita diabetes mungkin akan terjadi beberapa masalah. Misalnya saat gula darah turun karena terbakarnya kalori untuk dijadikan energi selama menyusui. Jadi sebelum menyusui, sebaiknya Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan saran mengenai dosis insulin, pola hidup, asupan kalori, dan makanan tertentu yang bisa dimakan selama menyusui dan mendukung produksi ASI.

Beberapa tips berikut dapat membantu ibu dengan diabetes selama menyusui bayinya, seperti:

  • Memberikan ASI ketika bayi baru dilahirkan mampu meningkatkan kemampuan menyusu bayi di kemudian hari. Pada ibu dengan diabetes, biasanya ASI mengalami penundaan produksi selama tiga hari setelah melahirkan. Ini normal terjadi. Namun, untuk menghindari hal demikian, Anda bisa mengumpulkan kolostrum terlebih dahulu sebelum bayi dilahirkan. Kolostrum (ASI berwarna kekuningan) bisa menjadi pengganti susu formula bila keterlambatan produksi susu terjadi dan sebagai antibodi yang melindungi bayi dari bakteri dan virus.
  • Makanlah beberapa camilan yang dianjurkan oleh dokter sebelumnya selama menyusui. Banyak ibu yang mengeluh gula darahnya turun dalam waktu satu jam setelah menyusui.
  • Konsultasikan obat-obatan yang Anda gunakan kepada dokter, apakah akan berpengaruh atau tidak terhadap bayi ketika menyusui. Hindari penggunaan obat herbal, seperti fenugreek yang bisa mengubah kadar gula darah.
  • Rutin memantau kadar gula darah selama menyusui dan kurangi stres yang bisa memicu menurunnya produksi ASI.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil yang Gagap

Orangtua bisa mendorong kemampuan berbicara anak yang gagap lewat aktivitas menyenangkan. Apa saja aktivitas yang cocok untuk anak gagap? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 07/06/2020 . 4 menit baca

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . 4 menit baca

4 Kiat Jitu Agar Produksi ASI Tetap Lancar Meski Sedang Berpuasa

Semua ibu menyusui tentu ingin produksi ASI yang cukup untuk bayi, bahkan saat sedang menjalani puasa. Nah, agar lebih optimal, simak tipsnya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 12/05/2020 . 4 menit baca

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes perlu mengontrol diabetesnya. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu jalan kaki. Apa manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Diabetes, Health Centers 26/04/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 8 menit baca
mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca