Waspada, Kuku Kuning Bisa Jadi Tanda Awal Diabetes

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tampilan kuku dapat mencerminkan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Warna kuku yang menguning biasanya disebabkan oleh penuaan atau kebiasaan merokok. Namun, kuku kuning juga bisa menjadi pertanda awal dari diabetes. Kenapa diabetes bikin kuku kuning?

Diabetes, salah satu penyebab kuku kuning

Secara tidak langsung, penyebab kuku kuning pada orang-orang yang memiliki diabetes adalah ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi cukup hormon insulin, sehingga tidak bisa memecah gula dengan sempurna. Itu sebabnya kadar gula darah orang diabetes selalu tinggi. Hal ini kemudian berdampak pada produksi kolagen. Kolagen adalah jenis protein yang membentuk kuku. Kurangnya produksi kolagen dalam kuku bisa membuat tampilan kuku Anda mudah patah, kering, dan berwarna kusam kekuningan.

Penyebab kuku kuning pada orang-orang diabetes juga bisa sebagai efek samping komplikasi kondisinya. Peningkatan kadar gula darah yang tidak terkontrol dengan baik, alias hiperglikemia, menyebabkan daya tahan tubuh melambat untuk melawan penyakit. Akibatnya, penderita diabetes sangat rentan terserang infeksi jamur atau bakteri. Kadar glukosa tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan kemampuan kuman untuk berkembang biak lebih cepat.

Selain itu, diabetes juga dapat menyebabkan kerusakan saraf tepi yang menyebabkan diabetesi tidak menyadari bahwa infeksi kuman dan bakteri telah menggerogoti jari-jari, yang masuk lewat celah kuku. Ini yang membuat diabetesi lebih berisiko mengalami infeksi jamur pada kuku (onychomycosis) dibandingkan mereka yang tidak memiliki diabetes.

Cara merawat kuku kuning untuk diabetesi

Pada kebanyakan kasus, kuku kuning tidaklah berbahaya dan tidak perlu diobati. Namun kuku kuning bisa menjadi pertanda infeksi dari komplikasi diabetes. Jika kuku jari Anda menebal, rapuh, dan berwarna kekuningan, penyebab utamanya adalah infeksi jamur.

Kuku yang menebal dapat membuat Anda merasa sakit untuk berjalan. Penebalan kuku juga berisiko untuk tumbuh ke dalam kulit dan menyebabkan luka, yang semakin meningkatkan risiko Anda terkena infeksi. Jika infeksi sudah terlanjur parah, dokter mungkin akan mencopot kuku yang terkena infeksi sebagai upaya terakhir. Kuku yang baru kemudian akan tumbuh di tempat yang sama. Namun proses pertumbuhan kuku baru ini bisa memakan waktu hingga setahun sampai kuku baru tumbuh sempurna.

Terlebih, jika infeksi kuku sudah menjalar hingga ke kulit dan menyebabkan luka, ini cenderung sulit untuk disembuhkan. Bahkan untuk beberapa kasus perlu dilakukan amputasi.

Untuk itu, sebisa mungkin tetaplah merawat kesehatan kuku Anda. Jaga kuku tetap bersih dan pendek setiap waktu. Dokter juga mungkin meresepkan krim antijamur untuk merawat kuku kuning yang disebabkan oleh infeksi. Terbinafine (Lamisil) dan itraconazole (Sporanox) adalah obat antijamur yang sering diresepkan untuk penderita diabetes.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca