home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Penyebab Kuku Kaki Menebal yang Paling Umum, Plus Tips Mengatasinya

3 Penyebab Kuku Kaki Menebal yang Paling Umum, Plus Tips Mengatasinya

Anda mungkin baru menyadari bahwa kuku kaki Anda tampak lebih tebal, keras, dan lebih pucat dari biasanya. Sebenarnya penebalan kuku kaki merupakan hal yang wajar. Apa penyebab kuku kaki menebal dan bagaimana cara mengatasinya?

Mengapa kuku kaki menebal?

Kuku kaki menebal adalah salah satu kondisi pada kuku yang termasuk “efek samping” dari penuaan. Meski begitu, kuku kaki yang menebal juga bisa menandakan suatu penyakit tertentu.

Kuku merupakan bagian tubuh yang terbuat dari keratin, yaitu sejenis protein yang juga terkandung di dalam rambut Anda. Setiap kuku mulai bertumbuh dari matriks kuku, sebuah kantong kecil yang berada di bawah kulit.

Selama ada suplai darah dan nutrisi yang cukup, matriks kuku akan terus-menerus membuat sel kuku (onkosit) baru dan mendorong sel kuku yang lebih tua ke atas dan keluar ke arah ujung jari.

Seiring bertambahnya usia, pertumbuhan dan tingkat perbaikan sel menjadi lebih lambat. Ini menyebabkan terjadinya penumpukan onkosit di lempeng kuku sehingga membuat kuku tampak menebal.

Meski begitu, penebalan kuku akibat penuaan lebih umum tampak pada kuku kaki. Pasalnya, kuku tangan bisa tumbuh tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan kuku kaki sehingga risiko penebalannya lebih kecil daripada kuku kaki.

Penyebab kuku kaki menebal selain karena penuaan

Selain terjadi secara alami akibat bertambahnya usia, kuku kaki menebal bisa menjadi pertanda ganggian kesehatan tertentu yang memerlukan pengobatan medis. Di bawah ini beragam penyebabnya.

1. Infeksi jamur

Infeksi jamur kuku kaki (onkomikosis) merupakan penyebab tersering dari menebalnya kuku kaki. Kuku kaki rentan jamuran ketika kaki jarang terpapar sinar matahari atau udara segar karena hampir selalu tertutup sepatu atau kaus kaki. Jamur tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap.

Selain itu, kebiasaan nyeker alias berjalan tidak pakai alas kaki atau menggunakan obat-obatan yang dapat menurunkan kekebalan tubuh juga dapat meningkatkan risiko infeksi jamur pada kuku kaki.

2. Trauma

Ketika kaki terbentur atau tertindih benda keras atau mengalami cedera jatuh saat olahraga dapat menyebabkan trauma yang menghambat pertumbuhan kuku kaki. Trauma atau cedera pada kuku kaki membuat lempeng kuku mudah mengeras.

Sering menggunakan sepatu yang sempit juga bisa mengakibatkan trauma pada kuku.

3. Psoriasis

Psoriasis merupakan penyakit autoimun yang mengakibatkan kulit menjadi kering bersisik dan bengkak kemerahan. Psoriasis juga dapat memengaruhi pertumbuhan kuku tangan dan kaki jadi menebal.

Cara aman untuk merawat kuku kaki yang menebal

Ada beragam cara merawat kuku pada kaki sehingga dapat membantu mengatasi kuku kaki yang menebal. Di bawah ini daftarnya.

  • Rendam kaki dengan air hangat selama 10 menit, lalu keringkan dengan baik.
  • Dengan pemotong kuku ukuran kecil, potong lurus di bagian atas kuku kaki agar kuku tidak pecah dan dapat menyebabkan infeksi.
  • Jangan memotong kuku kaki terlalu dalam untuk menghindari terjadinya luka.
  • Kikir kuku dengan lembut utuk menghilangkan bagian kuku yang tajam.

Mencegah terjadinya penebalan kuku kaki

Kuku kaki yang menebal yang terjadi akibat infeksi jamur atau trauma dapat dicegah dengan beberapa tips di bawah ini.

  • Jaga agar kaki Anda tetap bersih dengan mencucinya pakai sabun dan air secara teratur. Keringkan dengan handuk sesudahnya.
  • Pakai kaus kaki sebelum sepatu dan ganti kaus kaki beberapa kali sehari. Sebaiknya kenakan kaus kaki berbahan katun yang dapat menyerap keringat.
  • Gunakan sepatu yang sesuai ukuran.
  • Menggunakan bedak kaki untuk menjaga kaki tetap kering.
  • Pakailah sandal jepit saat Anda berada di kolam renang atau tempat yang becek. Jangan nyeker (berjalan tanpa alas kaki).
  • Potong kuku kaki dengan benar dan pastikan alat pemotong kukunya bersih.
  • Berhati-hati saat melakukan olahraga atau membawa benda-benda berat supaya tidak jatuh mengenai kuku kaki.
  • Kurangi penggunaan sepatu berhak tinggi yang bisa membuat Anda jatuh dan melukai kaki Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Toenails and Time. http://www.nytimes.com/2012/10/02/science/why-do-toenails-thicken-as-we-age.html. Diakses pada 20 Desember 2017.

The Anatomy of a Toenail: Why they Thicken When we Age, and More. https://healingfeet.com/foot-facts/the-anatomy-of-a-toenail-why-they-thicken-when-we-age-and-more. Diakses pada 20 Desember 2017.

Why do our toenails thicken as we age? https://www.mastertonfootclinic.co.nz/foot-facts/why-do-our-toenails-thicken-as-we-age/. Diakses pada 20 Desember 2017.

Thick Toenails (Onychomycosis). https://www.healthline.com/health/thick-toenails#symptoms. Diakses pada 20 Desember 2017.

https://www.healthline.com/health/thick-toenails#risk-factors

https://www.medicalnewstoday.com/articles/319847.php

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 01/04/2021
x