Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat Batu, di Rumah dan di Dokter Kulit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Jerawat batu adalah masalah kulit yang tergolong cukup sulit disembuhkan. Meski begitu, kondisi kulit akan semakin bertambah parah jika jerawat batu tidak tidak ditangani dengan tepat. Lantas, bagaimana cara yang aman untuk mengempeskan sekaligus menghilangkan jerawat batu? Simak tips lengkapnya dalam artikel ini.

Cara mengempeskan jerawat batu di rumah

cuci muka dengan sabun mandi

American Academy of Dermatology menyebut jerawat batu sebagai jenis jerawat yang parah. Disebut parah, karena ukurannya yang cukup besar, memerah, dan umumnya menimbulkan rasa nyeri di kulit apabila tersentuh. Selain itu, proses penyembuhannya juga memakan waktu lebih lama ketimbang jerawat biasa.

Menyembuhkan jerawat kistik perlu perawatan wajah yang tepat. Berikut beberapa cara mengempeskan jerawat batu dengan perawatan rumahan:

1. Bersihkan wajah dengan benar

Membersihkan wajah adalah kunci utama untuk menjaga kebersihan kulit, sekaligus mencegah jerawat bertambah parah dan menghindari terbentuknya jerawat baru. 

Saat mencuci muka, hindari menggosok kulit terlalu keras, karena dapat memperparah kondisi jerawat. 

2. Pakai skincare yang sesuai dengan kondisi kulit

Agar cara menghilangkan jerawat batu Anda efektif, pilihan produk pembersih wajah juga harus diperhatikan.

Gunakan pembersih wajah yang lembut dua kali sehari. Pilih sabun yang berbentuk cair dan dilabeli “non-comedogenic’ dan ‘oil free’ untuk mencegah terjadinya penyumbatan di pori-pori, ketimbang sabun batang.

Ini adalah satu satu cara untuk menghilangkan dan mengobati jerawat batu yang membandel. 

3. Bijak dalam menggunakan suatu produk

Adanya penyumbatan bisa memperburuk jerawat batu sekaligus memicu timbulnya jerawat baru. Oleh karena itu, hindari berbagai hal yang bisa menyumbat pori-pori kulit, contohnya tidak menyesuaikan penggunaan riasan dengan kondisi kulit.

Mengoleskan kosmetik atau pelembap terlalu tebal di wajah memungkinkan terjadinya penyumbatan. Apalagi, jika Anda menggunakannya saat menjalani aktivitas yang membuat Anda berkeringat, seperti olahraga. Jadi, pakai riasan dan pelembap tipis-tipis saat kondisi kulit bersih.

4. Lakukan eksfoliasi

Penyumbatan tidak hanya disebabkan oleh sebum (minyak) saja, tapi juga bisa disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati. Untuk membersihkan sel kulit mati di permukaan kulit, Anda bisa melakukan eksfoliasi. 

Eksfoliasi bisa menjadi salah satu cara mengobati jerawat batu dengan mengurangi pembengkakan, kemerahan di kulit, dan mencegah pertumbuhan bakteri di area jerawat. Selain itu, teknik ini juga membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit jadi tetap bersih dan bebas dari penyumbatan. 

5. Tidak memencet jerawat

Melihat jerawat batu di pipi memang menggemaskan. Anda tentu ingin sembuh dari masalah kulit ini dengan cepat sehingga mencoba memencetnya.

Jangan salah. Memencet jerawat bukan cara yang aman untuk mengempeskan dan menghilangkan jerawat batu. Kebiasaan ini malah akan memperburuk kondisinya. Bahkan, kebiasaan buruk satu ini memberikan peluang bagi bakteri di kulit untuk menginfeksi dan meninggalkan bekas luka setelah sembuh.

Untuk itu, biarkan jerawat Anda sembuh dengan perawatan yang tepat dan hindari menyentuh area jerawat dengan tangan.

6. Benzoil peroksida

Benzoil peroksida adalah perawatan umum untuk mengempiskan dan mengobati jerawat batu.

Benzoil peroksida bekerja ampuh membunuh bakteri P. acnes yang sering menyebabkan jerawat di kulit. Selain itu, obat ini juga mendorong zat yang menyumbat pori-pori naik ke permukaan kulit sehingga komedo maupun jerawat jadi lebih cepat pecah dan kempes.

Anda bisa mendapatkan obat ini dengan mudah di apotek atau toko obat. Benzoil peroksida tersedia dalam dua jenis, yang berbasis alkohol dan berbasis air.

Jika kulit Anda cenderung berminyak, pilih benzoil peroksida yang berbasis alkohol. Sementara jika kulit Anda kering, pilih benzoil peroksida yang berbasis air. Akan tetapi, Anda harus berhati-hati menggunakan obat ini karena bisa menimbulkan iritasi pada kulit. 

Cara menghilangkan jerawat batu di dokter kulit

dokter kandungan

Bagi beberapa orang, cara rumahan saja belum cukup berhasil untuk menghilangkan jerawat batu. Jika Anda juga merasakan hal yang sama, cara terbaik untuk mengobati jerawat batu yang membandel adalah dengan berkonsultasi pada dokter kulit.

Berikut ini adalah beberapa perawatan dokter yang bisa menjadi cara ampuh untuk mengempeskan sekaligus menghilangkan jerawat batu, seperti:

1. Photodynamic Therapy (PDT)

Photodynamic therapy adalah cara baru untuk mengempeskan dan menghilangkan jerawat batu. Prosedurnya dilakukan dengan mengoleskan obat krim topikal photosensitizing yang dikontrol dengan cahaya LED biru dan merah. Pemberian cahaya LED ini dapat menghentikan proses peradangan pada jerawat. 

Namun, perawatan ini tidak dapat mengurangi jumlah minyak yang diproduksi, membunuh bakteri, maupun mengurangi jumlah jerawat batu yang mungkin muncul. Waktu pengobatan yang dilakukan oleh dokter kulit untuk mengobati jerawat batu dengan cara ini pun tergolong cukup lama, dan juga cukup mahal harganya.

Agar hasilnya maksimal, Anda perlu rutin ke dokter untuk melakukan PDT paling tidak sebulan sekali sampai kondisi kulit membaik. Setelah perawatan, kulit di sekitar jerawat akan kemerahan dan kemungkinan mengelupas. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ini adalah proses alami kulit untuk memulihkan diri dari jerawat.

Pada beberapa kasus, Anda masih tetap membutuhkan kombinasi perawatan lain agar hasilnya lebih efektif untuk mengobati jerawat.

2. Antibiotik

Jerawat batu yang disebabkan oleh penyumbatan dan infeksi bakteri bisa diobati dengan antibiotik. 

Antibiotik dapat mengurangi peradangan, membunuh bakteri, dan mencegah jerawat makin membesar sehingga ampuh sebagai cara untuk menghilangkan jerawat batu. Antibiotik untuk mengobati jerawat tersedia dalam bentuk topikal (obat oles) maupun oral (obat minum).

Namun, Anda tetap butuh perawatan tambahan lainnya untuk mengurangi kelebihan minyak dan mengangkat sel kulit mati. Biasanya dokter akan meresepkan antibiotik dengan benzoil peroksida atau retinoid sebagai perawatan kombinasi.

antibiotik hanya dimaksudkan sebagai cara mengobati jerawat batu dalam jangka pendek, sesuai dengan arahan dokter. Patuhi instruksi dan saran dokter dengan seksama untuk menghindari terjadinya resistensi antibiotik. 

Resistensi antibiotik menyebabkan bakteri jadi lebih kebal terhadap obat. Akibatnya, cara menghilangkan jerawat batu ini akan sia-sia karena infeksi bakteri di area jerawat batu akan lebih sulit dihilangkan dan lama sembuhnya. 

3. Terapi hormon

Hormon androgen yang diproduksi berlebihan pada wanita bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat batu. Jika kadar hormon tinggi, kelenjar sebaceous di kulit akan semakin aktif memproduksi sebum. Itu artinya, penyumbatan sebum di pori-pori akan semakin rentan terjadi.

Dengan minum obat antiandrogen, produksi sebum akan lebih terkendali dan penyumbatan atau keparahan jerawat dapat dicegah.

Sama seperti cara mengempeskan jerawat batu lainnya, perawatan ini juga menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diskusikanlah dengan dokter terlebih dahulu. Dokter biasanya memberikan obat dalam dosis rendah untuk mencegah timbulnya efek samping yang mengganggu. 

4. Isotretinoin

Isotretinoin sebelumnya digunakan sebagai obat oral yang dapat mengurangi produksi sebum di wajah. Sebagai cara menghilangkan dan mengempeskan jerawat batu, pemakaian isotretinoin menunjukkan hasil yang beragam. Beberapa orang langsung terlihat membaik, namun kadang baru terlihat setelah jangka waktu yang cukup lama.

Jika Anda sedang mempertimbangkan memakai istotretinoin sebagai cara mengempeskan jerawat batu, konsultasikan dulu dengan dokter. Cara ini biasanya direkomendasikan dokter terutama jika pengobatan antibiotik oral maupun topikal tidak efektif untuk menghilangkan jerawat batu.

Efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan isotretinoin, antara lain:

  • Bibir pecah-pecah disertai mata dan organ intim yang kering
  • Nyeri sendi
  • Peningkatan kadar lipid dan kerusakan hati

Obat jerawat ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil karena bisa menyebabkan cacat lahir pada bayi, prematur, bahkan kematian. Untuk mencegah risiko tersebut, wanita yang ingin menggunakan obat ini perlu memastikan dirinya tidak hamil dengan menjalani tes kehamilan lebih dahulu. 

Isotretinoin juga dapat menyebabkan hilangnya kehamilan atau kelahiran prematur dan dapat menyebabkan kematian bayi yang baru lahir.

5. Suntik jerawat

Suntik jerawat merupakan pilihan tepat bagi Anda apabila ingin menghilangkan jerawat batu yang meradang. Prosedurnya dilakukan dengan menyuntikkan obat kortikosteroid triamcinolone pada kulit yang berjerawat.

Setelah disuntik, jerawat akan mengempes lebih cepat dan membaik dalam beberapa jam setelahnya. Sayangnya, cara mengempeskan jerawat batu ini tidak bisa dilakukan secara rutin setiap kali kulit berjerawat.

Alasannya karena perawatan ini dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut di kulit, yang akan mengurangi tampilan kulit Anda. Oleh karena itu, obat ini hanya direkomendasikan saat jerawat sangat parah dan meradang saja. 

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca