5 Cara Alami Merawat Kulit yang Berpanu Supaya Cepat Sembuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/12/2019 . Waktu baca 2 menit
Bagikan sekarang

Panu adalah infeksi akibat jamur Malassezia furfur yang ditandai dengan timbulnya bercak berwarna coklat, putih, atau merah muda di bagian kulit mana pun. Selain membuat gatal, panuan juga bisa bikin Anda tidak percaya diri karena tampilannya yang merusak kulit. Jangan khawatir! Berbagai perawatan kulit ini bisa Anda sekaligus jadikan cara menghilangkan panu yang lebih cepat.

Berbagai cara menghilangkan panu

Di samping pakai obat salep panu, tidak ada salahnya disambi juga dengan menjaga kesehatan kulit lewat berbagai cara di bawah ini untuk mempercepat proses penyembuhannya.

1. Jangan pakai pakaian ketat

alergi bahan pakaian

Apabila panu Anda berlokasi di bagian tubuh yang biasa tertutup pakaian, misalnya di punggung, lengan, kaki, atau perut, sebaiknya sementara waktu hindari pakai pakaian yang terlalu ketat. Gesekan dengan bahan pakaian akan semakin mengiritasi kulit yang meradang. Kulit yang berpanu juga akan terus lembap dan sulit bernapas bebas karena tertutup ketat, sehingga tidak kunjung sembuh.

2. Gunakan pakaian yang menyerap keringat

mencuci baju baru

Sebagai gantinya, pakai pakaian longgar yang bahannya efektif menyerap keringat seperti katun. Jangan dulu pakai pakaian dengan bahan sintetis atau polyester yang sulit menyerap keringat.

3. Sabunan pakai sampo antiketombe

tips memilih sabun mandi

Tidak, Anda tidak salah baca! Dilansir dari laman Emedicine Health, sabunan pakai sampo antiketombe saat mandi bisa jadi cara menghilangkan panu yang ampuh. Ini berkat kandungan selenium sulfida, pyrithione zinc, serta ketoconazole yang ada dalam sampo antiketombe.

Gosokkan sampo antiketombe ke daerah kulit berpanu dan sekitarnya, diamkan selama 10 menit lalu bilas sampai bersih.

4. Hindari sinar matahari langsung

sinar matahari pagi menurunkan berat badan

Sebaiknya jangan terlalu sering terpapar sinar matahari langsung bila panu belum sembuh total. Pasalnya, paparan sinar matahari bisa memperburuk kondisi kulit yang mengalami panu. Warna kulit yang tidak rata akibat panu pun akan semakin terlihat.

5. Pakai krim tabir surya

Jika situasi mengharuskan Anda beraktivitas di luar ruangan, lindungi dulu kulit Anda dengan mengoleskan tabir surya ber-SPF minimal 30 sebelum keluar rumah. Pastikan tabir surya Anda bertuliskan “broad spectrum“, yang memberikan perlindungan untuk radiasi UVA dan UVB sekaligus.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Bahan Alami yang Bisa Dimanfaatkan untuk Obat Kudis Tradisional

Obat kudis tradisional dengan bahan-bahan alami dapat melengkapi pengobatan medis yang dilakukan sehingga penyakit kulit ini teratasi lebih cepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Setiap Jenis Cacar Berbeda Penyebabnya, Bagaimana Pengobatannya?

Berbeda jenis cacar, maka berbeda pula cara mengobati gejalanya. Pastikan Anda mengenali setiap jenis cacar sehingga tidak salah melakukan penanganan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 21/05/2020 . Waktu baca 8 menit

Waspadai Penyebab Cacar Air dan Berbagai Faktor Risikonya

Penyebab utama penyakit cacar air adalah infeksi virus varicella-zoster. Bagaimana infeksi memengaruhi keparahan penyakit? Bisakah sembuh dengan sendirinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Waspadai Ciri Scabies Berdasarkan Jenis dan Parahnya Gejala Kudis

Scabies atau kudis merupakan penyakit kulit menular. Penting bagi Anda mengenali ciri dan gejala scabies (kudis) untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

teledermatologi saat pandemi

Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . Waktu baca 6 menit
Sponsored
obat untuk infeksi jamur kulit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Cacar api pada anak dan bayi

Cacar Api pada Anak: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Sponsored
ilustrasi wanita terkena infeksi jamur kulit yang dapat diatasi dengan obat oles atau salep jamur kulit

Kapan Harus Menggunakan Obat Antijamur Saat Muncul Gatal pada Kulit?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit