Cara Menghilangkan Panu dengan 6 Bahan Alami

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Panu memang membuat warna kulit tidak indah dipandang. Selain diindikasikan sebagai kulit yang jorok dan kotor, panu juga akan menimbulkan rasa gatal pada penderitanya. Simak pembahasan di bawah ini mengenai cara menghilangkan panu dengan bahan alami yang bisa Anda ramu sendiri di rumah.

Beberapa cara menghilangkan panu dengan bahan alami

1. Minyak pohon teh (tea tree oil)

Minyak pohon teh bisa jadi salah satu cara menghilangkan panu dengan bahan alami, karena ia memiliki sifat anti jamur dalam kandungannya. Minyak pohon teh berfungsi menghambat penyebaran infeksi dan mencegah gatal kambuh.

Caranya, tambahkan 5-7 tetes minyak pohon teh dan 1 sendok makan minyak zaitun atau kelapa. Oleskan minyak ini pada daerah yang terdapat panu dengan menggunakan bola kapas. Biarkan hingga mengering, kemudian bilas dengan air hangat dan keringkan. Lakukan pengobatan ini dua kali sehari selama beberapa minggu.

2. Minyak kelapa dan minyak kayu manis

Minyak kelapa merupakan salah satu obat yang efektif untuk membasmi jenis infeksi jamur, termasuk panu. Minyak kelapa didapuk sebagai fungisida alami, yang berarti bisa membantu menghentikan pertumbuhan jamur.

Berikut cara menghilangkan panu dengan bahan alami berupa minyak kelapa, caranya: cukup campurkan 1 sendok minyak kelapa dan 6 tetes minyak kayu manis. Oleskan pada kulit yang terkena dan tunggulah 15 sampai 20 menit sebelum dibilas dengan air hangat.

3. Lidah buaya

Bahan alami selanjutnya yang dapat membantu menghilangkan panu adalah lidah buaya.

Lidah buaya memiliki protein 14 kDa yang memiliki  sifat anti jamur dan anti inflamasi. Kedua kandungan tersebut, nyatanya efektif dalam mengobati pertumbuhan jamur panu. Selain itu, sifat dari lidah buaya juga baik untuk penyembuhan infeksi kulit yang rusak.

Begini cara menghilangkan panu dengan lidah buaya. Sediakan daun lidah buaya, ambil ekstrak gel segarnya. Oleskan gel lidah buaya langsung pada daerah kulit yang terkena, 2 atau 3 kali sehari selama beberapa minggu. Pilihan lainnya bisa mencampur dengan beberapa tetes minyak lavender dalam 1 sendok teh gel lidah buaya. Lakukan secara telaten.

4. Yoghurt

Yoghurt yang dimaksud di sini adalah yoghurt polos tanpa rasa dan tanpa gula. Yoghurt asli tanpa campuran apa pun bisa menjadi bahan alami untuk menghilangkan infeksi jamur, seperti panu. Kandungan probiotik pada yoghurt alami dapat menghambat pertumbuhan jamur.

Cara penyembuhannya dilakukan dengan mengoleskan yoghurt pada kulit yang terinfeksi jamur panu. Biarkan selama setidaknya 20 sampai 30 menit, lalu bilas dengan air hangat. Jangan lupa juga, konsumsi 2 sampai 3 cangkir yoghurt tanpa campuran apapun setiap hari untuk membantu memerangi ragi dari dalam tubuh.

5. Bawang putih

Bawang putih sudah tidak asing lagi dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi infeksi kulit. Bawang putih sejatinya memiliki sifat anti jamur pada kandungannya. Anda bisa menggunakan bawah putih dengan memotongnya menjadi dua. Lalu, oleskan pada bagian yang terdapat panu. Tunggu hingga mengering, dan mandilah sesudahnya. Lakukan hal ini selama beberapa minggu hingga ada perubahan pada warna panu.

Anda bisa menghilangkan panu dengan bahan alami yang satu ini dengan cara makan 2 sampai 3 siung bawang putih mentah dan minum air hangat saat perut kosong. Lakukan ini secara rutin setiap hari untuk mengobati dan mencegah kambuhnya panu.

6. Kunyit dan cuka apel

Kunyit dan cuka apel merupakan obat tradisional yang ampuh untuk mengobati panu. Pada kunyit, terdapat kandungan antiseptik, antibiotik dan antijamur. Sedangkan pada kandungan cuka apel terdapat zat antimikroba. Jika keduanya dipersatukan, ini akan menjadi ramuan alami yang ampuh untuk membunuh infeksi jamur berkat kandungan berkhasiat tadi.

Caranya mudah, campurkan 2 sendok makan kunyit bubuk dan 2 sendok cuka apel. Oleskan ke kulit yang terinfeksi panu, lalu gosok. Gosok di area panu saja, usahakan jangan menyebar ke daerah lain yang tidak terinfeksi. Keringkan selama beberapa saat, lalu Anda bisa membilasnya dengan air hangat. Anda juga bisa meminum sari cuka apel setiap hari untuk mencegah pertumbuhan jamur dari dalam tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit