7 Cara Cepat Mengatasi Gejala Asma yang Kambuh

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/05/2020
Bagikan sekarang

Penyakit asma dapat kambuh kapan saja dan di mana saja. Tanpa penanganan yang tepat, gejala yang ringan dapat seketika berubah menjadi serangan asma yang berakibat fatal. Maka itu penting bagi Anda mencari tahu cara mengatasi serangan penyakit asma ketika kambuh agar bisa diatasi dengan tepat.

Cara cepat mengatasi asma kambuh

Orang dengan kondisi asma berarti mempunyai gangguan dalam pernapasan. Terkadang, kondisi ini pun bisa terjadi dengan cepat tanpa Anda sadari. Dikutip dari Better Health, dibutuhkan tindakan yang cepat dan tepat untuk serangan asma yang tiba-tiba untuk mengurangi risiko lainnya.

Selain untuk kebaikan diri sendiri, mengetahui cara mengatasi penyakit asma juga sama pentingnya bagi Anda yang memiliki orang terdekat pengidap asma. Dengan begitu, Anda dapat membantu mereka bernapas lebih baik ketika gejala asma kambuh sewaktu-waktu.

1. Tenang

sesak napas saat hamil

Jangan panik. Ketika asma ambuh, hentikan aktivitas dan menenangkan diri adalah cara pertama yang paling ampuh untuk mengatasi penyakit asma.

Kepanikan justru membuat Anda jadi makin sulit bernapas karena asupan oksigen yang masuk akan berkurang. Maka dari itu, buatlah sugesti dan alihkan pikiran agar tetap tenang.

Hal ini juga berlaku ketika Anda melihat ada orang lain yang sedang mengalaminya. Melihat Anda yang panik membuat orang tersebut ikut “ketularan” panik.

2. Segera hindari pemicunya

Asma tidak akan muncul jika tidak dipicu. Oleh sebab itu, cara mengatasi asma kambuh yang ampuh adalah dengan segera menghindari pemicunya saat itu juga. Tujuan tentu agar tidak semakin memperburuk gejalanya.

Misalnya jika faktor pemicu asma Anda adalah asap rokok, maka segera menjauh dari orang yang merokok untuk cari udara segar. Apabila memungkinkan, Anda bisa minta perokok itu untuk segera berhenti merokok dan matikan puntungnya.

Sementara bila asma kambuh setelah olahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat, itu tandanya tubuh Anda sudah kewalahan. Cara mengatasi penyakit asma yang bisa dilakukan adalah segera berhenti dari aktivitas tersebut dan beristirahatlah dengan duduk atau berbaring santai sambil mengatur napas.

Pemicu asma lainnya yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Bulu binatang seperti kucing, anjing, dan lain sebagainya.
  • Produk rumah tangga atau kosmetik yang mengandung bahan kimia bersifat iritan.
  • Ruangan yang kotor dan dipenuhi debu.
  • Asap kendaraan bermotor, asap bakaran sampah, dan polusi udara.
  • Mengalami cemas dan stres yang berlebihan.
  • Minum obat-obatan seperti aspirin, ibuprofen, atau beta-blocker.
  • Berada di lingkungan dengan udara yang dingin dan kering.
  • Bagi beberapa orang, makanan juga dapat memicu asma kambuh.

3. Hindari keramaian

cara mengatasi asma

Jika Anda berada di tempat yang ramai, coba untuk menepi ke tempat yang agak sepi. Setelah itu, carilah tempat datar untuk duduk dan menenangkan diri.

Berada di tempat ramai justru akan membuat Anda semakin panik dan stres, sehingga bisa memperburuk serangan asma.

Cara mengatasi penyakit asma yang satu ini dapat membantu merilekskan tubuh dan melegakan pernapasan Anda. Longgarkan ikat pinggang atau lepaskan beberapa kancing kemeja agar bisa bernapas lebih bebas.

4. Atur napas pelan-pelan

latihan pernapasan

Gejala asma bisa membuat napas Anda terasa lebih dangkal, cepat, dan tidak stabil. Maka itu, setelah berhasil menenangkan diri, coba atur napas secara perlahan. Anda juga bisa mlakukan teknik latihan pernapasan untuk menyimpan oksigen lebih banyak.

Pertama, lemaskan otot bahu dan leher. Lalu, ambil napas dari hidung dan tahan selama beberapa detik. Kerucutkan bibir seolah-olah Anda bersiul kemudian embuskan napas secara perlahan lewat mulut. Ulangi berkali-kali sampai napas jadi lebih teratur.

Cara mengatasi penyakit asma ini membantu memperlambat laju pernapasan yang membuat setiap embusan napas Anda lebih dalam dan efektif. Tak hanya itu, bernapas lewat mulut juga dapat membantu melepaskan udara yang terperangkap di paru-paru.

5. Gunakan obat atau alat bantu pernapasan

cara mengatasi penyakit asma

Segera gunakan inhaler, bronkodilator, atau alat bantu pernapasan darurat lainnya untuk mengendalikan gejala asma. Cara mengatasi penyakit asma yang satu ini harus dilakukan secepat mungkin sebelum gejalanya semakin melemahkan.

Sementara saat Anda membantu orang yang terkena asma, tanyakan seputar rencana aksi asma mereka untuk cari tahu langkah apa selanjutnya yang harus dilakukan. Bantu mereka untuk menemukan obat-obatan asma seperti inhaler atau alat bantu pernapasan darurat lain dari tasnya.

Bila penderita asma yang Anda temui tidak memiliki inhaler, segera cari pertolongan medis. Anda bisa menghubungi ambulan (118) atau langsung pergi ke UGD rumah sakit terdekat.

Penting untuk dipahami bahwa jangan pernah pinjam-meminjam inhaler dengan orang lain. Inhaler asma setiap orang mungkin mengandung jenis obat, takaran dosis, serta fungsi yang berbeda.

6. Minum air

cara mengatasi asma

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit asma ketika tidak membawa obat-obatan darurat adalah dengan minum air putih, jus, maupun teh. Hal ini dibenarkan oleh Janna Tuck, seorang dokter spesialis alergi dari American College of Allergy, Asthma, and Immunology.

Namun, Tuck mengimbau supaya penderita asma minum air yang tidak terlalu dingin atau terlalu panas. Air yang terlalu dingin atau terlalu panas justru menyebabkan otot-otot saluran udara mengejang sehingga gejala asma dapat semakin memburuk.

7. Minta pertolongan

pertolongan pertama pada asma

Jika semua cara mengatasi penyakit asma yang kambuh di atas tidak juga meredakan gejala, sebaiknya segera cari pertolongan dari orang yang ada di sekitar Anda. Minta orang di sekitar Anda untuk memanggil tenaga kesehatan dan ambulan supaya asma cepat ditangani.

Kenali tanda serangan asma

mencegah asma kambuh

Beberapa orang mungkin tidak mengetahui serangan asma yang dialaminya masuk dalam kategori ringan atau parah. Padahal hal ini penting untuk dilakukan sebagai cara mengatasi penyakit asma atau ketika Anda ingin mencari pertolongan medis ke dokter.

Beberapa tanda serangan asma yang sudah parah dan harus segera dibawa ke UGD meliputi:

  • Bibir dan ujung jari-jari terlihat membiru
  • Tampak lemas dan lesu
  • Wajah pucat pasi
  • Kulit yang terlihat tersedot di antara tulang rusuk dan leher ketika ingin mencoba mengambil napas
  • Asma tidak juga membaik meski sudah pakai inhaler atau obat bronkodilator
  • Kehilangan kesadaran

Pentingnya membuat rencana aksi asma

gejala ciri-ciri asma

Selain mengetahui cara mengatasi gejala penyakit asma ketika kambuh, Anda juga perlu membuat rencana aksi asma. Hal ini termasuk mengetahui kapan harus menghubungi dokter atau pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk mencegah gejala asma makin memburuk.

Setiap penderita asma harus punya lembar catatan khusus yang berisi informasi seputar daftar pemicu gejala, obat-obatan yang dipakai (inhaler, obat minum, nebulizer, dst), hingga langkah darurat pertolongan pertama pada asma.

Usahakan juga punya nomor darurat rumah sakit langganan Anda. Selipkan di dompet atau jadikan sebagai panggilan cepat pada ponsel. Jadi bila sewaktu-waktu asma kambuh, orang terdekat bisa tahu kondisi Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Preventif untuk Mencegah Asma Kambuh Akibat Polusi Udara

Pengidap asma perlu memerhatikan polusi udara apabila banyak beraktivitas di area perkotaan. Lakukan cara ini untuk mencegah asma agar tidak kambuh.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Asma, Health Centers 26/03/2020

Cara Mengatasi Nyeri Dada saat Asma

Bagaimana cara mengatasi nyeri dada saat asma? Ketahui dulu penyebabnya, lalu coba dalami cara mengatasinya di artikel ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Asma, Health Centers 16/02/2020

Pentingnya Membersihkan Ruangan untuk Penderita Sakit Paru Kronis

Membersihkan ruangan dapat menjadi hal yang sedikit sulit untuk penderita PPOK. Namun jangan khawatir, berikut tips untuk bantu Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Curiga Anak Kena Asma, Kapan Waktu yang Tepat Mengajaknya Berobat ke Dokter?

Orangtua harus sigap untuk menangani anak yang sakit asma karena gejala penyakit ini mirip dengan masalah pernapasan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

penderita asma covid-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
Latihan pernapasan asma

Teknik Latihan Pernapasan untuk Mengurangi Gejala Asma

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020
hidung

Keunggulan Nasal Spray Powder untuk Melindungi Hidung

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
asma kambuh saat udara dingin

Apa Benar Cuaca Dingin Dapat Memicu Asma Kambuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020