Mengapa Anemia Defisiensi Vitamin B12 Terjadi?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/03/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Anemia terkait defisiensi vitamin B12 atau anemia terkait defisiensi folat terjadi ketika tubuh kekurangan vitamin ini sehingga mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi sel-sel darah merah yang berfungsi penuh.

Anemia pernisiosa

Anemia pernisiosa adalah penyebab paling umum dari kekurangan vitamin B12.

Anemia pernisiosa adalah kondisi autoimun yang mempengaruhi perut Anda. Kondisi autoimun berarti sistem  kekebalan tubuh Anda (sistem pertahanan alami tubuh yang melindungi terhadap penyakit dan infeksi) menyerang sel-sel sehat tubuh Anda.

Vitamin B12 diserap ke dalam tubuh Anda melalui perut Anda. Sebuah protein yang disebut “faktor intrinsik” mengikat vitamin B12, sehingga dapat diserap dari makanan yang Anda makan.

Anemia pernisiosa menyebabkan sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel-sel di perut Anda yang menghasilkan faktor intrinsik, yang menyebabkan tubuh Anda tidak mampu menyerap vitamin B12.

Penyebab pasti dari anemia pernisiosa tidak diketahui, tetapi kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita yang berusia sekitar 60 tahun, orang-orang dengan riwayat keluarga kondisi ini dan orang-orang dengan kondisi autoimun lain, seperti penyakit Addison atau vitiligo.

Diet

Beberapa orang dapat mengalami kekurangan vitamin B12 sebagai akibat dari tidak mendapatkan cukup vitamin B12 dari makanan mereka.

Makanan yang termasuk daging, ikan dan produk susu biasanya memberikan cukup vitamin B12, tetapi orang-orang yang tidak teratur makan makanan ini – seperti yang mengikuti diet vegan atau yang memiliki pola makan umumnya sangat buruk – bisa mengalami kekurangan vitamin ini.

Vitamin B12 yang disimpan dalam tubuh dapat bertahan sekitar dua sampai empat tahun tanpa diisi ulang, sehingga dapat memakan waktu yang lama dalam perkembangan masalah kesehatan setelah perubahan pola makan.

Kondisi yang mempengaruhi perut

Beberapa kondisi perut atau operasi perut dapat mencegah penyerapan vitamin B12. Misalnya, gastrektomi (prosedur pembedahan di mana bagian dari perut Anda diangkat) meningkatkan risiko mengalami kekurangan vitamin B12.

Kondisi yang mempengaruhi usus

Beberapa kondisi yang mempengaruhi usus Anda juga dapat menghentikan Anda dari menyerap jumlah vitamin B12 yang diperlukan . Misalnya, penyakit Crohn (kondisi jangka panjang yang menyebabkan peradangan pada lapisan sistem pencernaan) kadang-kadang bisa menyebabkan tubuh Anda tidak mendapatkan cukup vitamin B12.

Pengobatan

Beberapa jenis obat dapat menyebabkan pengurangan jumlah vitamin B12 dalam tubuh Anda. Misalnya, proton pump inhibitor (PPI) – obat yabg digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan – dapat membuat kekurangan vitamin B12 lebih buruk. PPI menghambat produksi asam lambung, yang diperlukan untuk melepaskan vitamin B12 dari makanan yang Anda makan.

GP Anda akan menyadari obat-obatan yang dapat mempengaruhi kadar vitamin B12 Anda dan akan memantau Anda jika mereka merasa perlu.

Kekurangan vitamin B12 fungsional

Beberapa orang dapat mengalami masalah yang berkaitan dengan kekurangan vitamin B12, meski kelihatannya mereka memiliki tingkat vitamin B12 normal dalam darah mereka.

Hal ini dapat terjadi karena masalah yang dikenal sebagai kekurangan vitamin B12 fungsional – di mana ada masalah dengan protein yang membantu transportasi vitamin B12 di antara sel-sel. Hal ini menyebabkan komplikasi neurologis yang melibatkan sumsum tulang belakang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Hal yang Perlu Diperhatikan Pasien Anemia Saat Puasa Ramadan

    Bagi sebagian besar pasien anemia puasa Ramadan bukan hal yang berbahaya namun ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelumnya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Hari Raya, Ramadan 24/04/2020 . Waktu baca 3 menit

    7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

    Memiliki anemia membuat Anda mudah mengalami lemas, letih, lesu tiba-tiba. Lantas, langkah pencegahan apa yang tepat agar anemia tidak mudah kambuh?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Anemia, Health Centers 26/02/2020 . Waktu baca 8 menit

    Anemia Gravis

    Anemia gravis adalah penyakit kekurangan darah berat. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, dan cara mencegah kondisi ini di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 16/01/2020 . Waktu baca 7 menit

    3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

    Makanan tinggi serat penting untuk tumbuh kembang anak. Memang, apa saja manfaatnya makan sayur dan buah untuk bayi yang perlu orangtua tahu?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 12/12/2019 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

    Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 10 menit
    anemia rash

    Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Anemia Rash

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . Waktu baca 4 menit
    minyak esensial

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
    pantangan penderita anemia g6pd

    5 Hal yang Perlu Dihindari Jika Anda Menderita Anemia Defisiensi G6PD

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 4 menit