Tips Mencegah dan Mengatasi Alergi Binatang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Seseorang yang alergi hewan mudah bersin, pilek, gatal-gatal, dan batuk jika bermain atau sekadar berada di dekat binatang berbulu. Kira-kira, adakah cara untuk mencegah dan mengatasi reaksi alergi bulu binatang?

Tips mencegah dan mengatasi agar alergi binatang tidak terlalu parah

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan Anda bereaksi terhadap zat asing. Dalam hal ini, pemicu reaksi alergi adalah bulu dan kotoran (feses) dari binatang yang mungkin ada di rumah.

Bila Anda menghirup alergen atau bersentuhan dengannya, sistem kekebalan tubuh akan merespon dengan menghasilkan peradangan di bagian hidung atau paru-paru. Apalagi jika terpapar sumber alergi terlalu lama. Hal ini dapat menyebabkan peradangan pada saluran napas yang bahkan bisa berdampak pada asma.

Sebetulnya, alergi bulu binatang bisa dicegah jika sedari kecil Anda memang dibiasakan untuk terpapar oleh hewan-hewan tersebut. Terlebih, beberapa penelitian menemukan kalau anak-anak yang tinggal dengan seekor anjing atau hewan peliharaaan lainnya, dapat memiliki ketahanan baik saluran pernapasan yang baik daripada mereka yang tidak memiliki anjing pada usia dini.

Berikut ini merupakan beberapa tips pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisasi risiko alergi hewan terjadi pada Anda:

1. Hindari pemicu alergi

Alan Goldsobel, humas dari American Academy of Alergi, Asma and Imunulogy mengatakan bahwa rutin membersihkan kamar dan menghindarinya dari hewan dapat menurunkan risiko alergen secara tidak langsung. Godsobel juga menyarakankan untuk menggunakan seprai dan tempat tidur yang secara khusus dirancang agar seseorang bisa menghindari faktor pemicu alergi.

2. Gunakan Filter HEPA di rumah Anda

Dengan menggunakan filter HEPA (high efficiency particulate air), alat tersebut dapat menghilangkan polutan udara kecil, seperti tungau, debu, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan dari udara yang Anda hirup. Apalagi, dander atau sel kulit mati hewan berukuran sangat kecil dan gampang berterbangan, hanya bisa disaring menggunakan filter HEPA. Untuk lebih efektifnya, baiknya gunakan filter HEPA dalam ruangan tertentu saja, bukan untuk seluruh bagian rumah Anda.

3. Bersihkan kamar Anda secara rutin

Penderita alergi disarankan untuk selalu membersihkan dirinya ataupun barang-barang yang sering digunakan. Seperti mengganti karpet atau seprai secara teratur, bersihkan juga hewan dan kandang hewan peliharaan, membersihkan dinding (karena hewan suka menggosokkan dirinya ke dinding), dan yang paling penting pastikan rumah Anda tidak berdebu. Goldsobel juga menyarankan untuk meminimalkan pemakain perabotan yang dilapisi kain di dalam rumah dan jangan lupa untuk membersihkan tungku filter HEPA setiap hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca