home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

8 Tips Membersihkan Rumah Secara Menyeluruh agar Makin Nyaman

8 Tips Membersihkan Rumah Secara Menyeluruh agar Makin Nyaman

Menjaga kebersihan rumah sangatlah penting agar Anda dan anggota keluarga lainnya bisa selalu nyaman beraktivitas di dalamnya. Rumah yang bersih juga membantu Anda sekeluarga tetap sehat. Sebenarnya, tidak ada cara atau metode khusus untuk membersihkan rumah.

Akan tetapi, ada beberapa tips yang bisa membantu Anda mempermudah kegiatan ini. Yuk, simak panduan membersihkan rumah dengan baik di bawah ini!

Cara membersihkan rumah agar bebas dari debu dan kotoran

Sebenarnya, seperti apa ciri-ciri rumah yang bersih? Menurut situs National Center for Healthy Housing, berikut adalah 10 prinsip dari rumah yang bersih dan sehat:

  • kering,
  • bersih,
  • bebas dari hama (seperti tikus dan kecoa),
  • berventilasi,
  • aman,
  • bebas kontaminasi atau polusi,
  • terawat,
  • suhunya terjaga,
  • mudah diakses, dan
  • terjangkau.

Sering kali Anda bingung harus mulai dari mana dulu saat ingin membereskan rumah. Memang, tidak ada aturan yang pasti untuk membersihkan bagian yang mana dulu.

Namun, akan lebih mudah jika Anda mengetahui cara membersihkan rumah tergantung dari bagian rumahnya.

Selain itu, kebiasaan-kebiasaan kecil seperti melepas alas kaki dan menerapkan jadwal bersih-bersih rumah tak kalah penting.

Berikut adalah berbagai tips bersih-bersih rumah yang bisa Anda lakukan.

1. Membersihkan kamar mandi

cara menjaga kebersihan rumah

Toilet adalah bagian utama sekaligus sumber dari kuman dan bakteri yang berada di kamar mandi.

Bahkan, saat Anda menggunakan flush, bakteri dan kuman akan beterbangan di udara.

Untuk mengatasinya, bersihkan pegangan pintu, keran, dan semua permukaan yang ada di kamar mandi menggunakan cairan pembasmi kuman.

Selain itu, untuk menjaga Anda tetap bersih jika ke kamar mandi, sediakan keset untuk membantu mengeringkan kaki Anda yang basah setelah dari kamar mandi.

Bukalah pintu dan jendela saat kamar mandi sedang tidak digunakan agar ada pergantian udara di dalam kamar mandi.

Jika ada wastafel dan shower di kamar mandi Anda, bersihkan secara rutin kaca dan kerannya menggunakan cuka dan bersihkan dengan kain lap bersih agar jamur, bakteri, dan kuman hilang.

Jangan lupa mengganti segala kain yang berada di kamar mandi seperti handuk yang Anda gunakan, tirai yang Anda gunakan di kamar mandi jika ada, serta kain keset yang Anda gunakan di kamar mandi.

Cucilah benda-benda tersebut setidaknya sebanyak dua kali dalam satu minggu.

2. Mencuci baju setiap hari

Obat alami kudis

Meski terasa berat, sebenarnya mencuci baju setiap hari jauh lebih ringan daripada menumpuknya di akhir pekan.

Pasalnya, jumlah pakaian yang Anda cuci setiap harinya tentu tidak akan sebanyak yang Anda cuci di akhir pekan.

Selain itu, hal ini akan menjadi kebiasaan yang meringankan Anda dalam menjaga kebersihan rumah.

Mengapa demikian? Karena baju kotor di rumah Anda sudah dicuci setiap harinya.

Sementara jika Anda mencuci setiap satu minggu sekali, baju kotor Anda akan menumpuk selama satu minggu penuh.

Jika Anda berencana membersihkan rumah secara keseluruhan di akhir pekan, kegiatan mencuci tumpukan baju kotor selama seminggu dapat memberatkan.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda membiasakan diri mencuci baju setiap hari.

3. Membersihkan dapur

lap dapur

Salah satu tips membersihkan rumah agar selalu bersih dan sehat adalah dengan membersihkan area dapur dengan baik.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kebersihan dapur yaitu sebagai berikut.

  • Bersihkan segala permukaan yang terletak di dapur menggunakan desinfektan.
  • Membersihkan kulkas dengan cara membuang segala sisa makanan agar tidak menimbulkan bau tak sedap.
  • Bersihkan tempat sampah hingga benar-benar bersih setiap kali Anda membuang isinya. Meski Anda telah melapisinya dengan kantong plastik, tidak jarang kantong plastik bocor dan meninggalkan sisa kotoran di tempat sampah.
  • Mengganti spons cuci piring dengan yang baru secara rutin. Spons bisa saja berjamur karena terlalu sering terkena air dan sisa makanan saat digunakan.
  • Pisahkan peralatan memasak untuk sayur dan untuk daging, khususnya papan pemotong yang Anda gunakan untuk memotong sayur dan daging mentah.

Memisahkan peralatan masak antara sayur dan daging dapat mengurangi peluang terjadinya kontaminasi bakteri pada daging agar tidak menempel pada papan pemotong yang digunakan untuk memotong sayuran.

Selain itu, untuk menjaga hewan seperti kecoa dan tikus berkeliaran di area dapur, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut.

  • Hindari menyimpan makanan di dapur dan selalu bersihkan area dapur dari makanan. Jika sudah malam, simpan makanan yang tersisa di dalam kulkas sehingga bisa dimakan esok harinya.
  • Buanglah sampah dapur setiap hari keluar dari rumah Anda. Jika tidak memungkinkan, tutupi sampah dapur agar binatang seperti kecoa dan tikus tida bisa mengobrak-abrik.
  • Selalu bersihkan area yang basah serta bocor. Jika keran dapur Anda bocor, segera perbaiki. Selalu pastikan area dapur Anda tidak basah karena area kotor dan basah mengundang mereka untuk datang.
  • Jika semua hal sudah Anda lakukan namun kecoa dan tikus tetap datang, siapkan perangkap.

4. Membersihkan kamar tidur

membersihkan kasur

Tips selanjutnya untuk membersihkan rumah agar bersih dan sehat adalah rajin mengganti sprei tempat tidur.

Meski Anda selalu mencuci kaki dan tangan sebelum tidur, hal itu tidak cukup untuk menjamin kebersihan tempat tidur.

Sebab, debu dan kutu kasur bisa saja hidup di tempat tidur Anda jika Anda membiarkan kuman dan bakteri menempel dan berkembang biak di sana.

Tidak hanya itu, untuk menjaga kasur Anda terbebas dari kutu, sebaiknya lapisi kasur, bantal, serta guling menggunakan plastik khusus kasur untuk menghalangi kutu menempel.

Anda juga bisa menjemur bantal dan guling sesekali sebagai bagian dari membersihkan seprai.

Bersihkan juga kasur yang tidak ditutupi plastik menggunakan vakum secara rutin.

Jika di kamar terdapat air conditioner atau AC, Anda juga wajib membersihkan AC secara rutin.

Hal ini penting untuk mencegah kuman dan debu bersarang di AC sehingga memengaruhi kualitas udara di dalam ruangan.

Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan kamar supaya bebas dari debu dan upayakan supaya ruangan kamar tidur Anda tidak lembap.

5. Membersihkan lantai rumah secara menyeluruh

membersihkan rumah

Anda mungkin menyapu dan mengepel lantai setiap hari, tetapi bagaimana dengan area yang tertutup furnitur dan benda-benda lain yang sulit untuk dipindahkan?

Area ini lah yang harus Anda perhatikan kebersihannya. Anda mungkin saja jarang membersihkan area yang tertutup karena kesulitan memindahkan benda atau furnitur yang menghalanginya.

Bersihkan area-area yang penuh dengan tumpukan barang karena umumnya area inilah yang memiliki banyak kuman, bakteri, serta debu.

Membersihkan area ini dapat membuat rumah Anda semakin bersih dan sehat.

Jangan lupa juga untuk mengecek celah-celah antar furnitur atau barang yang biasanya juga sering Anda lupakan dan sepelekan.

Jika sulit dibersihkan hanya menggunakan sapu dan kain pel, jangan ragu untuk membersihkan area ini dengan vacuum cleaner agar hasilnya lebih memuaskan.

6. Membersihkan lemari

membersihkan rumah

Anda tentu menggunakan banyak lemari untuk menyimpan barang berbeda seperti baju, sepatu, tas, hingga peralatan masak di dapur. Namun, seberapa sering Anda membersihkannya?

Tips untuk membersihkan rumah agar lemari yang berada di dalamnya bersih dan sehat untuk Anda adalah dengan melakukan langkah-langkah berikut.

  1. Keluarkan isi lemari Anda agar seluruh bagian lemari bisa dengan leluasa Anda bersihkan.
  2. Gunakan kain lap dan cairan pembersih untuk membersihkan seluruh area lemari hingga benar-benar bersih.
  3. Semprot permukaan lemari menggunakan desinfektan.
  4. Buanglah benda-benda yang sudah tidak digunakan yang ada di dalam lemari. Jika terus disimpan, benda-benda ini mungkin dapat menimbulkan jamur, bakteri, debu, serta kuman.

7. Melepas sepatu saat hendak masuk ke dalam rumah

cara mengatasi sepatu kekecilan

Saat Anda berada di luar rumah, Anda mungkin tidak menyadari sepatu atau alas kaki yang Anda gunakan telah menginjak banyak hal yang kotor.

Meski tidak basah atau tidak terlihat, kuman, bakteri, dan berbagai kotoran lain pasti menempel di bawah alas kaki yang Anda gunakan di luar.

Jika Anda tidak melepas alas kaki saat memasuki rumah, kotoran yang menempel juga akan mengotori lantai rumah Anda.

Untuk menyiasatinya, Anda harus melakukan kebiasaan melepas sepatu setiap masuk ke dalam rumah untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan rumah Anda.

Hal ini juga harus diterapkan oleh penghuni rumah lainnya.

Dengan begitu, Anda akan merasa lebih ringan saat hendak membersihkan lantai karena Anda dan penghuni rumah telah meminimalisir kotoran yang masuk ke dalam rumah.

8. Bersihkan rumah selama 15 menit setiap malam

cuka untuk membersihkan peralatan rumah

Sebelum tidur, ajak seluruh penghuni rumah untuk membersihkan rumah selama 15 menit.

Fokuskan kegiatan membersihkan rumah ini pada area yang memang penting untuk dibersihkan. Membersihkannya bersama-sama tentu akan meringankan beban Anda.

Selain itu, kebiasaan ini bisa membantu mengurangi beban Anda karena kegiatan ini sangat efektif dalam membantu Anda menjaga kebersihan rumah.

Dengan melakukannya setiap malam, area-area kotor di rumah Anda pun berkurang.

Jadi, saat Anda hendak membersihkan rumah secara keseluruhan, Anda tidak membutuhkan waktu lama karena area yang harus dibersihkan tidak terlalu banyak.

Hindari kesalahan cara membersihkan rumah berikut ini

Setiap orang memiliki kebiasaan bersih-bersih rumah yang berbeda.

Ada yang mulai dari mengelap pajangan dan furnitur, membersihkan kamar mandi, hingga menyapu dan mengepel lantai.

Namun, entah disadari atau tidak, beberapa hal kecil berikut ini mungkin pernah Anda lakukan saat bersih-bersih rumah.

Padahal, hal-hal ini justru seharusnya dihindari, supaya tidak semakin mengotori rumah.

  • Menyedot debu dengan vacuum cleaner kotor.
  • Memakai satu kain lap untuk mengelap seluruh rumah.
  • Meletakkan sikat toilet di wadahnya dalam keadaan lembap atau basah.
  • Tidak menyemprot cairan disinfektan atau pembersih ke kain, melainkan langsung ke permukaan benda
  • Membersihkan atau mengelap dari arah bawah ke atas.

Memiliki rumah yang bersih dan terawat adalah kunci dari PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Anda dan keluarga dapat terhindar dari penyakit serta gangguan kesehatan yang tak diinginkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

A Healthy Home for Everyone – CDC. (n.d.). Retrieved February 23, 2021, from https://www.cdc.gov/nceh/lead/publications/final_companion_piece.pdf 

Cleaning Your Home – CDC. (2021). Retrieved February 23, 2021, from https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/prevent-getting-sick/disinfecting-your-home.html 

Infection Control Guidance – CDC. (2021). Retrieved February 23, 2021, from https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/hcp/infection-control-recommendations.html 

Improve Indoor Air Quality – American Lung Association. (2020). Retrieved February 23, 2021, from https://www.lung.org/help-support/corporate-wellness/create-a-lung-healthy-work 

The Principles of a Healthy Home – National Center for Healthy Housing. (n.d.). Retrieved February 23, 2021, from https://nchh.org/information-and-evidence/learn-about-healthy-housing/healthy-homes-principles/ 

8 Elements of a Green and Healthy Home – Green & Healthy Homes Initiative. (n.d.). Retrieved February 23, 2021, from https://www.greenandhealthyhomes.org/home-and-health/elements-green-healthy-home/ 

Help Yourself to a Healthy Home – Office of Healthy Homes and Lead Hazard Control. (n.d.). Retrieved February 23, 2021, from https://www.epa.gov/sites/production/files/2016-08/documents/2016-08-r9-rtoc-presentation-help-yourself-to-healthy-home.pdf 

Not Just Dirt: Toxic Chemicals in Indoor Dust – Natural Resources Defense Council. (2016). Retrieved February 23, 2021, from https://www.nrdc.org/sites/default/files/not-just-dirt-toxic-chemicals-indoor-dust-ib.pdf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 19/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.