Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 Desember 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Posisi tidur dapat memengaruhi kesehatan Anda. Memilih posisi tidur yang baik akan meningkatkan kualitas tidur dan Anda akan mendapatkan manfaat kesehatannya. Sebaliknya, posisi tidur yang buruk akan berujung pada kelelahan, gangguan tidur, sakit kepala, sakit maag, dan nyeri punggung. Nah, ada bermacam-macam posisi tidur yang baik untuk Anda terapkan, salah satunya adalah tidur miring. Anda bisa menerapkan tidur miring kanan juga ke kiri, tapi sebenarnya mana yang lebih baik? Harus miring ke kiri atau kanan? 

Manfaat posisi tidur miring

Pada umumnya, Anda disarankan untuk tidur dengan posisi miring, sehingga gaya gravitasi bisa terjaga untuk menjaga isi perut. Posisi tidur miring dapat mencegah sakit leher dan sakit punggung, mengurangi naiknya asam lambung, mengurangi dengkuran, dan bermanfaat bagi orang yang memiliki sleep apnea obstruktif (berhentinya napas sementara saat tidur).

Posisi miring juga dianjurkan bagi ibu hamil. Posisi tidur ini baik untuk tulang belakang. Pasalnya, pada posisi ini tulang belakang bisa memanjang, sehingga akan membantu meredakan nyeri punggung selama kehamilan.

Miring ke sisi kanan atau kiri yang lebih baik?

Arah posisi tidur miring juga memiliki manfaat tertentu. Tidur miring ke sisi kanan dapat melonggarkan tekanan pada hati, paru-paru, dan perut. Sedangkan tidur miring ke sisi kiri dapat mengurangi refluks asam lambung. Tidur miring ke sisi kanan dapat melindungi jantung dari posisi tertindih atau tertekan organ tubuh lainnya.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam The Journal of Clinical Gastroenterology melaporkan bahwa tidur miring ke sisi kiri adalah posisi terbaik untuk Anda yang punya masalah pencernaan. Ketika Anda tidur miring ke sisi kiri, persimpangan antara lambung dan kerongkongan Anda akan tetap berada di atas cairan asam lambung.

Sementara kalau Anda tidur miring ke sisi kanan, lingkaran otot yang menahan asam lambung akan merenggang sehingga cairan asam lambung dapat mengalir ke kerongkongan. Hal tersebut bisa menyebabkan gejala-gejala seperti dada terasa perih terbakar (heartburn), batuk, dan mulut terasa asam. Pada beberapa orang, gejalanya bisa cukup parah sampai Anda tiba-tiba terbangun dari tidur.

Tidur miring ke sisi kanan membuat esophageal sphincter (saluran antara perut dan kerongkongan) melemah yang membuat asam lambung naik ke kerongkongan sehingga bikin perih di lambung. Tidur dengan posisi miring ke sisi kanan bagi orang dengan asam lambung akan meningkatkan asam lambung dan kerongkongan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghilangkannya.

Untuk ibu hamil, posisi miring ke sisi kiri juga merupakan posisi yang paling baik karena membantu melancarkan peredaran darah.

Jika di malam hari Anda sering berganti posisi tidur, cobalah untuk mengganjal belakang punggung dengan guling atau bantal. Dengan begitu, Anda pun jadi lebih susah untuk ganti posisi dan tidur miring ke sisi kanan. Jika Anda memiliki gangguan asam lambung, disarankan tidur miring menghadap ke kiri agar tidur Anda menjadi lebih nyenyak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Anda mungkin cukup familier dengan manfaat kunyit untuk meredakan mual. Nah, ternyata masih ada khasiat lain dari kunyit yang mungkin belum Anda tahu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Rasa kesepian banyak dialami oleh masyarakat modern. Bahkan, kondisi psikologis ini bisa dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan yang serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit