home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Kondisi yang Menjadi Penyebab Kurang Tidur dan Cara Menghindarinya

Berbagai Kondisi yang Menjadi Penyebab Kurang Tidur dan Cara Menghindarinya

Pada saat kurang tidur dan memaksakan diri untuk menjalani hari seperti biasa, Anda bisa menjadi sulit fokus. Hal ini juga cenderung membuat Anda menjadi tidak produktif dan terkesan lamban. Walaupun terdengar sepele, kurang tidur bisa memberikan banyak dampak yang besar terhadap kinerja tubuh. Lalu, apa penyebab kurang tidur?

Berbagai penyebab kurang tidur

penyakit graves adalah sakit kepala pusing tidur insomnia

Ada beberapa penyebab kurang tidur yang perlu Anda waspadai, seperti berikut:

1. Insomnia

Insomnia merupakan salah satu jenis gangguan tidur yang menyebabkan Anda mengalami sulit tidur. Tidak hanya itu, Anda juga bisa terbangun tengah malam dan tidak bisa kembali tidur.

Nah, gangguan tidur yang satu ini berpotensi mengurangi jam tidur Anda. Alhasil, saat orang lain bisa tidur nyenyak, Anda malah terjaga sepanjang malam. Hal ini yang membuat insomnia menjadi penyebab kurang tidur.

2. Begadang

Jika insomnia adalah gangguan yang menyebabkan Anda sulit tidur, begadang adalah kebiasaan tak sehat saat Anda sengaja tidak tidur semalam suntuk. Biasanya, Anda terpaksa begadang karena ada kewajiban yang belum selesai.

Contohnya, mengerjakan tugas, bekerja, atau belajar untuk persiapan ujian. Bahkan, ada pula orang yang sengaja begadang demi menonton pertandingan bola. Padahal, kebiasaan ini bisa menjadi penyebab kurang tidur.

3. Terlalu banyak makan sebelum tidur

Jika Anda termasuk orang yang gemar makan sebelum tidur, sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini. Pasalnya, makan sebelum tidur dapat menjadi salah satu penyebab Anda mengalami kurang tidur.

Makan sebelum tidur, apalagi makan berat, dapat membuat tubuh menjadi ‘sibuk’ mencerna makanan. Selain itu, saat berbaring dalam keadaan perut baru saja terisi, Anda tentu akan merasa tak nyaman. Alhasil, bukannya terlelap, Anda justru terjaga sepanjang malam.

4. Stres

Stres termasuk salah satu penyebab kurang tidur yang mungkin pernah Anda alami. Alih-alih beristirahat, otak Anda lebih memilih untuk sibuk memikirkan berbagai macam hal yang membuat Anda tetap terjaga.

Padahal, semakin sibuk otak Anda, semakin sulit pula Anda mulai tidur. Oleh sebab itu, pastikan untuk menenangkan pikiran sebelum tidur agar salah satu gangguan mental yang satu ini tidak mengganggu kualitas tidur Anda.

5. Mengonsumsi kafein dan stimulan lainnya

Selain kafein, rokok, dan alkohol merupakan stimulan yang dapat membantu Anda tetap terjaga. Tak heran, mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi, merokok, hingga mengonsumsi alkohol dapat menjadi penyebab Anda kurang tidur.

Sebenarnya, tak apa jika Anda senang mengonsumsi kopi. Akan tetapi, setidaknya, minum paling lambat 5-6 jam sebelum Anda tidur. Efek kopi akan berkurang setelah lewat empat jam dari Anda meminumnya.

Beragam akibat kurang tidur yang perlu diwaspadai

mengisap ganja sambil menyetir

Jika Anda sudah memahami apa saja penyebab dari kurang tidur, kini waktunya untuk mengetahui akibat dari kondisi tersebut, di antaranya:

1. Tidak fokus

Salah satu kondisi yang mungkin menjadi penyebab Anda tidak fokus saat berkegiatan adalah kurang tidur. Bahkan, jam tidur yang berkurang 1.5 jam saja bisa memberikan dampak buruk tersebut.

Bayangkan jika hal ini terjadi pada hari-hari penting, misalnya saat hendak presentasi di depan klien atau saat mengerjakan ujian. Hal ini tentu dapat mengganggu produktivitas Anda.

2. Ngantuk pada siang hari

Sering mengantuk pada siang hari? Bisa jadi hal ini akibat Anda kurang tidur pada malam hari sebelumnya. Ya, mengingat kualitas tidur yang kurang baik, Anda tentu masih ingin tidur pada siang keesokan harinya.

Hal ini tentu menimbulkan rasa tak nyaman. Pasalnya, jika Anda memaksakan untuk tetap bangun dalam kondisi mengantuk, tak jarang kepala akan terasa sakit.

3. Gangguan memori

Meski mungkin tidak terlalu parah, tetapi salah satu penyebab dari kondisi ini adalah kurang tidur. Selain kesulitan untuk mengingat sesuatu, kurang tidur juga bisa menjadi penyebab Anda sulit berpikir atau memproses informasi.

Kondisi ini juga bisa menjadi parah jika Anda sudah terlalu lama mengalami kondisi kurang tidur. Hal ini tentu dapat memberikan efek jangka panjang yang tidak Anda inginkan.

4. Suasana hati yang tak menentu

Dalam keadaan kurang tidur, gangguan suasana hati dapat membuat Anda menjadi uring-uringan, tak bersemangat dan mudah marah. Hal ini dapat memberikan pengaruh buruk terhadap hubungan Anda dengan orang lain.

Pasalnya, jika orang tersebut tidak memahami kondisi dan situasi yang terjadi, bisa jadi orang tersebut akan menganggap Anda menyebalkan. Alhasil, timbul konflik antara Anda dan orang tersebut hanya karena kurang tidur.

Cara agar terhindar dari kondisi kurang tidur

Menurut Sleep Foundation, berikut ini adalah beberapa tips untuk menghindari berbagai penyebab kurang tidur:

1. Membiasakan tidur tepat waktu

Memiliki jadwal tidur dan bangun yang teratur dapat membuat Anda tidur cukup. Tak hanya itu, kualitas tidur Anda pun mungkin akan ikut meningkat. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari masalah kurang tidur.

Awalnya, Anda mungkin kesulitan untuk menjalani jadwal tidur tersebut. Akan tetapi, perlahan tapi pasti, lama-lama Anda tentu akan terbiasa untuk menjalaninya.

2. Membatasi waktu bekerja dan bergaul

Untuk melakukan hal ini, bukan berarti Anda tidak boleh melakukannya sama sekali. Akan tetapi, pastikan Anda tahu batasannya, kapan waktu bekerja, bergaul, dan kapan waktu untuk beristirahat.

Pasalnya, terlalu banyak bekerja dan bercengkerama dengan teman atau keluarga mungkin membuat Anda lupa waktu dan menjadi penyebab kurang tidur. Setidaknya, jika sudah memasuki malam hari, pastikan untuk mengingat kapan waktunya Anda untuk tidur.

3. Membuat rutinitas sebelum tidur

Rutinitas sebelum tidur membuat tubuh menjadi terbiasa untuk tidur setelah melakukan kebiasaan tertentu. Alhasil, memiliki rutinitas dapat membantu Anda untuk lebih cepat tidur.

Anda boleh saja melakukan rutinitas apa pun berdasarkan aktivitas kegemaran, misalnya membaca buku, mendengarkan musik, atau sekadar mengenakan pakaian tidur dan menggosok gigi. Hal yang pasti, hindari bermain gadget sebelum tidur karena hal tersebut berpotensi membuat Anda terus terjaga.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sleep Deprivation. Retrieved 29 April 2021, from https://www.sleepfoundation.org/sleep-deprivation

Insomnia. Retrieved 29 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/symptoms-causes/syc-20355167

Here’s What Happens When You Don’t Have Enough Sleep (And How Much You Really Need a Night). Retrieved 29 April 2021, from https://health.clevelandclinic.org/happens-body-dont-get-enough-sleep/

Sleep Deprivation. Retrieved 29 April 2021, from https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/s/sleep-deprivation.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 25/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x