home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Tips Mengatasi Telinga Sakit dan Tersumbat karena Flu

4 Tips Mengatasi Telinga Sakit dan Tersumbat karena Flu

Pernah merasakan telinga bindeng, terasa penuh, atau bahkan sakit saat kena penyakit flu atau pilek? Ini tentu mengusik kenyamanan Anda. Anda jadi kesulitan mendengar suara di sekeliling Anda, bahkan mungkin juga disertai dengan rasa sakit di telinga. Padahal, gejala flu lain, seperti pilek atau bersin-bersin, sudah sangat mengganggu Anda. Jadi, bagaimana flu bisa mengakibatkan telinga tersumbat atau sakit? Bagaimana cara mengatasi rasa tersumbat di telinga karena flu? Simak penjelasan berikut ini.

Mengapa telinga sakit atau terasa tersumbat saat flu atau pilek?

Tahukah Anda bahwa telinga, hidung, dan tenggorokan adalah organ yang memiliki keterkaitan satu sama lain?

Jika salah satu dari organ-organ tersebut bermasalah, organ lainnya bisa saja terpengaruh.

Itulah yang terjadi saat telinga sakit atau terasa tersumbat ketika Anda mengalami masalah di hidung, seperti flu atau pilek.

Di dalam tubuh manusia yang sehat, terdapat lendir yang dihasilkan oleh membran mukosa, yaitu jaringan yang melapisi saluran pernapasan, termasuk hidung.

Fungsi lendir tersebut adalah untuk menjaga kelembapan dan menyaring kotoran saat menarik napas.

Namun, saat Anda terserang flu atau pilek, terjadi perubahan pada lendir tersebut.

Infeksi dari virus atau bakteri dapat menyebabkan penumpukan lendir berlebihan di hidung, serta mengalir ke saluran lainnya yang langsung berhubungan dengan hidung, seperti tenggorokan dan saluran eustachius.

Nah, saluran eustachius adalah saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan hidung dan tenggorokan.

Cairan dan lendir yang seharusnya mengalir dari hidung ke tenggorokan, malah terjebak di tabung eustachius dan menyumbat telinga.

Akibatnya, Anda pun merasakan sensasi telinga tersumbat dan bindeng karena penuhnya saluran eustachius oleh tumpukan lendir akibat flu dan pilek.

Oleh karena saluran ini terhubung juga dengan tenggorokan, Anda juga mungkin akan mengalami rasa sakit di tenggorokan.

Risiko terkena infeksi atau peradangan telinga

Telinga terasa tersumbat karena flu atau pilek mungkin bisa diatasi dengan segera dan tidak menimbulkan masalah baru.

Namun, sering kali kondisi ini ikut mengganggu pendengaran Anda bahkan membuat Anda merasakan sakit.

Suara di sekitar Anda sulit ditangkap karena terhalang oleh cairan dan lendir. Saat Anda berbicara, Anda seakan mendengar suara Anda sendiri lebih keras.

Nah, apabila Anda sudah sampai merasakan sakit di telinga saat flu, bisa jadi hal tersebut disebabkan telah terjadi peradangan akibat infeksi virus yang menyerang gendang telinga.

Penyumbatan tersebut kadang juga bisa memengaruhi keseimbangan Anda, sebab ada perbedaan tekanan udara pada telinga yang terinfeksi dan yang tidak.

Ini dipengaruhi oleh buka-tutupnya tabung eustachias yang tidak normal akibat cairan dan lendir yang menumpuk.

Sebagian besar kasus telinga sakit dan tersumbat karena flu dan pilek bisa segera hilang dengan mengatasi kondisi tersebut di rumah.

Namun, apabila penanganannya tidak tepat atau dibiarkan begitu saja, bisa jadi penyumbatan memicu terjadinya masalah baru di telinga Anda, yaitu otitis media.

Menurut Mayo Clinic, otitis media adalah infeksi yang menyerang telinga bagian tengah, yaitu bagian telinga yang terletak tepat di belakang gendang telinga.

Kondisi ini memang sering dikaitkan dengan penyakit pernapasan atau gangguan pada hidung, seperti pilek, flu, atau alergi.

Bagaimana cara mengatasi telinga tersumbat dan sakit karena flu?

telinga bindeng

Telinga yang sakit dan tersumbat sebenarnya akan sembuh seiring dengan sembuhnya flu.

Namun, jika proses pemulihannya cukup lama, bukan berarti Anda bisa membiarkannya dan tidak mengambil langkah apa pun.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, lendir yang menumpuk di saluran eustachius dapat memicu bakteri atau virus masuk ke telinga tengah dan menyebabkan infeksi telinga.

Maka dari itu, diperlukan penanganan yang tepat untuk mengobati telinga tersumbat dan sakit karena flu.

Nah, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengatasi telinga yang tersumbat dan sakit karena flu atau pilek:

1. Gunakan manuver Valsava atau teknik pasif

Trik sederhana ini membantu membuka saluran eustachius yang tersumbat. Untuk melakukan manuver ini, tarik napas dalam-dalam dari hidung Anda.

Dengan mulut tertutup, cobalah untuk mengembuskan kembali napas dengan lembut melalui hidung Anda.

Cara ini akan menciptakan tekanan yang cukup besar untuk membuka saluran eustachius. Jangan mengembuskan napas terlalu keras untuk menghindari kerusakan gendang telinga.

Anda juga bisa menjajal teknik pasif, yaitu dengan mengunyah permen karet atau minum air putih.

Dengan cara ini, tekanan pada telinga yang tersumbat dapat berkurang dan rasa sakit pun mereda.

2. Menghirup uap panas

Cara lain untuk mengatasi sensasi telinga tersumbat serta nyeri karena flu dan pilek, adalah dengan menghirup uap panas.

Suhu yang hangat dapat membantu mengencerkan lendir yang menumpuk di hidung dan saluran eustachius, sehingga lendir akan meluruh dan sumbatan di telinga pun berkurang.

Anda bisa menyiapkan sebaskom air panas dan hirup uapnya melalui hidung. Pilihan lainnya, Anda dapat meletakkan handuk hangat di sekitar telinga Anda.

Minum segelas air hangat sembari menghirup uapnya juga bisa Anda coba untuk mengatasi telinga bindeng akibat pilek.

3. Menggunakan pengering rambut

Pengering rambut, alias hair dryer, juga bisa Anda gunakan sebagai salah satu cara mengatasi telinga tersumbat karena flu.

Udara panas dari hair dryer bisa membantu mengencerkan lendir yang bersarang di saluran eustachius telinga, sehingga sumbatan pun berkurang.

Caranya, miringkan kepala Anda atau berbaring dengan posisi menyamping. Setel hair dryer dengan suhu panas yang rendah.

Arahkan hair dryer beberapa sentimeter ke telinga. Lakukan langkah ini beberapa saat hingga sumbatan di telinga perlahan berkurang.

4. Minum obat flu

Cara terpenting lain yang paling mendasar untuk mengatasi telinga bindeng akibat pilek dan flu adalah mengobati masalah utamanya, yaitu dengan minum obat flu dan pilek.

Obat yang mengandung dekongestan atau antihistamin mampu mengatasi gejala telinga tersumbat karena pilek, flu, atau alergi. Pastikan untuk membaca dan mengikuti aturan pakai pada label obat.

Jika masalah telinga tersumbat dan nyeri tidak kunjung hilang, segera periksakan diri ke dokter.

Dengan demikian, Anda dapat mengetahui penyebab pasti dari kondisi telinga Anda, serta mendapatkan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How to pop your ears – McGovern Medical School. (n.d.). Retrieved 15 March 2021, from https://med.uth.edu/orl/online-ear-disease-photo-book/appendix/how-to-pop-your-ears/ 

Eustachian Tube Dysfunction: Causes, Symptoms and FDA Advice – Family Doctor. (2020). Retrieved 15 March 2021, from https://familydoctor.org/condition/eustachian-tube-dysfunction/ 

By the way, doctor: Plugged-up feeling in an ear – Harvard Health Publishing. (2020). Retrieved 15 March 2021, from https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/by-the-way-doctor-plugged-up-feeling-in-an-ear 

Plugged ears: What is the remedy? – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 15 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/expert-answers/plugged-ears/faq-20058092#:~:text=If%20your%20ears%20are%20plugged,and%20keeping%20your%20mouth%20shut

Earwax blockage – Mayo Clinic. (2019). Retrieved 15 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/earwax-blockage/diagnosis-treatment/drc-20353007 

Ear infection (middle ear) – Mayo Clinic. (2019). Retrieved 15 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ear-infections/symptoms-causes/syc-20351616 

How to unclog stuffy ears – Piedmont Healthcare. (n.d.). Retrieved 15 March 2021, from https://www.piedmont.org/living-better/how-to-unclog-stuffy-ear 

Short, KR., Habets, MN., Payne, J., Reading, PC., Diavatopoulos, DA., Wijburg, OL. (2013). Influenza A virus induced bacterial otitis media is independent of virus tropism for α2,6-linked sialic acid. Virology Journal, 128(10). https://doi.org/10.1186/1743-422X-10-128 

Passali, D., Passali, G. C., Lauriello, M., Romano, A., Bellussi, L., & Passali, F. M. (2014). Nasal Allergy and Otitis Media: A real correlation?. Sultan Qaboos University medical journal, 14(1), e59–e64. https://doi.org/10.12816/0003337

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 15/03/2021
x