Bisakah Mengandalkan Obat Antivirus untuk Mengobati Flu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sesuai dengan namanya, obat antivirus atau antiviral adalah salah satu jenis obat-obatan yang dapat digunakan untuk menghambat perkembangan virus di dalam tubuh. Obat ini hadir dalam bentuk tablet, pil, sirup, maupun cairan infus atau intravena (IV), yang hanya bisa diperoleh melalui resep dokter. Lantas, apakah obat antiviral ini bisa dipakai untuk meredakan gejala flu (influenza)?

Bisakah obat antivirus mengatasi flu?

Meski tersedia dalam berbagai jenis yang ditujukan untuk berbagai penyakit berbeda, obat antivirus atau antiviral memang sering kali digunakan untuk membantu mencegah, mengatasi, sekaligus mempersingkat lama waktu virus dan gejala flu bertahan di tubuh Anda.

Berbeda dengan antibiotik yang khusus melawan serangan bakteri, obat antiviral ini bekerja lebih ampuh untuk menangkal virus yang masuk ke dalam tubuh. Ada berbagai jenis obat antivirus untuk mengatasi flu, seperti oseltamivir (Tamiflu®), zanamivir (Relenza®), peramivir (Rapivab®), amantadine, dan rimantadine.

Semua obat tersebut tidak bisa Anda dapatkan di warung atau supermarket, karena memang tidak dijual bebas dan hanya bisa diperoleh melalui resep dokter. Anda dianjurkan untuk segera minum obat antivirus setelah 48 jam kemunculan gejala flu. Ini karena proses kerja obat tersebut diyakini paling efektif di sekitar waktu tersebut.

Meski begitu, sebenarnya tubuh dapat menyembuhkan diri sendiri ketika terkena infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu ini. Untuk pulih biasanya diperlukan obat-obatan pereda gejala serta asupan makan dan minum yang baik. Sementara, obat antivirus ini baru akan diperlukan jika virus sudah menimbulkan komplikasi serius.

Disopyramide adalah obat

Bagaimana aturan konsumsi obat antivirus?

Aturan, dosis, serta jangka waktu minum obat antiviral untuk mengatasi flu pada setiap orang tidak selalu sama, tergantung dari usia, jenis obat, serta tujuan konsumsi obat tersebut. Dengan kata lain, jenis obat yang digunakan pada fase pencegahan dan pengobatan penyakit flu bisa saja berbeda.

Selain itu, cara konsumsi obat antiviral untuk mengatasi flu pun berbagai macam. Ada yang bisa diminum langsung karena berbentuk sirup atau pil seperti Tamiflu®, harus dihirup karena berbentuk bubuk seperti Relenza®, maupun diberikan melalui cairan infus seperti Rapivab®.

Khasiat obat-obatan tersebut memang terbukti ampuh untuk membantu mengatasi flu, tapi tetap ada efek samping yang berbeda untuk masing-masing jenis obat antiviral. Entah itu berupa mual, muntah, diare, dan lain sebagainya. Pastikan selalu sampaikan semua keluhan yang Anda rasakan pada dokter selama mengonsumsi obat antivirus untuk mengatasi flu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Obat Flu yang Paling Aman Diminum Ibu Hamil

Ibu hamil tidak boleh asal minum obat flu. Jika istirahat dan banyak minum putih belum cukup ampuh, coba dapatkan 6 macam obat ini di apotek.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 14/06/2019 . Waktu baca 8 menit

Pilihan Obat Dokter dan Perawatan Rumahan untuk Penyakit Kulit

Setiap penyakit kulit memiliki obat yang berbeda-beda. Agar tak salah pilih dan keliru, berikut daftar obat untuk mengobati masalah kulit.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Penyakit Kulit, Health Centers 07/05/2019 . Waktu baca 10 menit

Mengulik Khasiat Bawang Putih untuk Mengobati Batuk dan Pilek

Selain untuk penyedap masakan, bawang putih ternyata sering digunakan sebagai obat untuk mengobati flu atau pilek. Namun, benarkah ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Flu, Health Centers 13/04/2019 . Waktu baca 4 menit

Diare Langganan Muncul di Pagi Hari? Begini Mengatasinya

Sering diare di pagi hari? Mungkin ada yang salah dengan gaya hidup Anda. Namun, beberapa penyakit juga bisa jadi penyebabnya. Berikut cara mengatasi diare.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Gangguan Pencernaan, Diare, Health Centers 07/01/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kalung eucalyptus anti corona buatan kementan

Benarkah Kalung Antivirus Corona Eucalyptus Bisa Tangkal COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
mencegah anak terserang flu

4 Kebiasaan Baik untuk Mencegah Anak Terserang Flu

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020 . Waktu baca 4 menit
hbcag adalah

Kenali HBcAg, Tes untuk Mendiagnosis Penyakit Hepatitis B

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2019 . Waktu baca 4 menit
obat flu anak

Ortu Wajib Tahu, Ini Pilihan Obat Flu untuk Anak yang Aman dan Manjur

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2019 . Waktu baca 8 menit