Fibrosis Paru

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 01/07/2020 . 7 mins read
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu fibrosis paru?

Fibrosis paru adalah penyakit paru diakibatkan oleh terbentuknya jaringan parut di paru-paru. Kondisi ini menyebabkan paru-paru menjadi kaku dan tidak bisa berfungsi secara normal. Akibatnya, paru-paru tidak mendapatkan oksigen secara maksimal sehingga membuat Anda jadi kesulitan bernapas, terutama saat beraktivitas.

Jaringan parut ini terbentuk akibat adanya luka di paru-paru. Namun, pada umumnya dokter tidak bisa menentukan kondisi yang menyebabkan luka tersebut. Ketika dokter tidak tahu secara pasti apa penyebabnya, kondisi ini disebut dengan fibrosis paru idiopatik.

Kerusakan paru-paru akibat fibrosis paru tidak bisa disembuhkan, tapi obat-obatan dan terapi bisa membantu meredakan gejala-gejalanya. Untuk sebagian pasien, transplantasi (cangkok) mungkin dibutuhkan.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Jenis idiopatik adalah kondisi yang paling umum dari fibrosis paru. Dikutip dari American Lung Association, diperkirakan terdapat 50 ribu kasus baru fibrosis paru idiopatik setiap tahunnya. 

Kebanyakan pasien kondisi ini merasakan gejala pada usia 50 dan 70 tahun. Fibrosis paru adalah kondisi yang lebih umum terjadi pada pria dibandingkan dengan wanita.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala fibrosis paru?

Beberapa gejala fibrosis paru adalah:

  • Sesak napas dengan ciri napas yang terengah-engah
  • Lemas atau kelelahan 
  • Batuk kering
  • Berat badan menurun tanpa sebab
  • Nyeri otot dan sendi
  • Ujung jari kaki dan tangan membengkak

Perkembangan kondisi dan tingkat keparahannya penyakit berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang kondisinya langsung mengalami gejala yang parah, ada juga yang penyakitnya berkembang pelan-pelan dalam waktu beberapa bulan hingga tahunan.

Pasien tertentu mungkin mengalami gejala yang terus bertambah parah, misalnya sulit bernapas selama beberapa hari atau minggu. Dalam kondisi ini, pasien membutuhkan alat bantu pernapasan seperti mesin ventilator.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, bicarakan dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab fibrosis paru?

Dalam kebanyakan kasus, fibrosis paru tidak diketahui penyebabnya. Namun, menurut jenisnya, fibrosis paru dapat disebabkan oleh beberapa hal ini:

  • Memiliki penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan Sjogen’s syndrome.
  • Infeksi virus, seperti gastroesophageal reflux disease (GERD).
  • Iritasi akibat material berbahaya, seperti asbes atau silika.
  • Peradangan paru akibat menghirup spora jamur, bakteri, atau kotoran hewan.
  • Menjalani perawatan radiasi untuk paru-paru, kanker, dan luka pada paru-paru.
  • Mengonsumsi jenis obat tertentu, seperti obat-obatan dalam pengobatan kemoterapi dan obat untuk mengatasi ritme jantung abnormal yaitu amiodarone, dan obat antiradang methotrexate dan antibiotik nitrofurantoin.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan faktor risiko fibrosis paru?

Beberapa faktor risiko yang membuat Anda rentan kena fibrosis paru adalah:

  • Berusia paruh baya atau lanjut usia
  • Perokok aktif
  • Pasien dengan emfisema
  • Profesi tertentu yang berbahaya bagi paru-paru, seperti pekerja tambang, petani atau peternak, pekerja konstruksi, atau siapa saja yang berisiko terpapar polusi
  • Pengobatan kanker, terutama radiasi di area dada dan obat-obatan kemoterapi
  • Keturunan (genetik)

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini  didiagnosis?

Beberapa penyakit paru-paru adalah penyebab fibrosis paru. Karena itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan keluarga, pekerjaan, kesibukan sehari-hari, hingga gaya hidup seperti apakah Anda merokok.

Pemeriksaan lain untuk mendiagnosis fibrosis paru adalah:

  • X-ray (rontgen) dada
  • Tes pernapasan seperti spirometri untuk memeriksa fungsi paru
  • Tes darah untuk memeriksa kadar oksigen dalam darah, penyakit autoimun, dan kemungkinan infeksi
  • CT Scan resolusi tinggi (HRCT) pada dada
  • Biopsi paru
  • Tes olahraga untuk memeriksa seberapa baik kemampuan paru memindahkan oksigen dan karbon dioksida masuk dan keluar aliran darah

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk fibrosis paru?

Belum ada obat yang bisa menyembuhkan kondisi ini sepenuhnya. Pengobatan tertentu hanya bisa membantu meringankan gejala serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda untuk menentukan perawatan terbaik buat Anda.

Pilihan pengobatan untuk mengatasi fibrosis paru adalah:

Obat-obatan

Dokter Anda mungkin menawarkan obat-obatan generasi baru seperti pirfenidone (Esbriet) and nintedanib (Ofev). Obat-obatan ini mampu memperlambat fibrosis. Namun, obat-obatan bisa memberikan efek samping seperti mual, muntah, hingga munculnya ruam.

Dokter pun mungkin memberikan obat asam lambung untuk mengobati refluks asam lambung (GERD), yaitu gangguan pencernaan yang sering dialami orang dengan kondisi ini.

Terapi oksigen

Terapi oksigen tidak bisa menghentikan kerusakan paru sepenuhnya. Namun, bisa membantu Anda:

  • Bernapas lebih lancar
  • Mengurangi risiko komplikasi dari kekurangan oksigen dalam darah
  • Mengurangi tekanan darah di sisi kanan jantung
  • Meningkatkan kualitas tidur dan rasa nyaman

Anda mungkin harus menggunakan oksigen saat tidur atau berolahraga, sedangkan sebagian orang harus menggunakannya tanpa henti sepanjang hari. Karena itu, saat ini sudah banyak tabung oksigen yang mudah dibawa ke mana saja.

Rehabilitasi paru

Rehabilitasi paru dilakukan untuk membantu Anda mengendalikan gejala dan meningkatkan kenyamanan beraktivitas sehari-hari. Yang dilakukan antara lain:

  • Olahraga atau latihan fisik untuk meningkatkan ketahanan
  • Melatih teknik pernapasan untuk membantu kerja paru
  • Konseling ahli gizi
  • Edukasi soal penyakit

Transplantasi (cangkok) paru

Transplantasi bisa jadi pilihan bagi orang dengan fibrosis baru. Transplantasi bisa membantu Anda meningkatkan angka harapan hidup serta kualitas hidup secara umum. Namun, Anda mungkin berisiko terhadap penolakan organ atau infeksi akibat prosedur ini. Bicarakan dengan dokter untuk segala kemungkinannya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi fibrosis paru?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi fibrosis paru adalah:

  • Berhenti merokok: bicarakan dengan dokter soal cara terbaik berhenti merokok. Begitu juga kalau orang terdekat atau anggota keluarga Anda ada yang merokok, ada baiknya minta anggota keluarga untuk berhenti merokok karena asapnya pun bisa merusak paru-paru orang yang tidak merokok.
  • Perhatikan asupan makanan: tidak usah memaksakan diri langsung makan banyak. Batasi saja sedikit-sedikit tapi rutin. Tingkatkan juga konsumsi sayur dan buah.
  • Berolahraga rutin: baik untuk kesehatan, termasuk meningkatkan fungsi paru dan mengendalikan stres. Tanyakan pada dokter olahraga seperti apa yang cocok buat Anda.
  • Istirahat yang cukup.
  • Imunisasi: melakukan vaksinasi untuk pneumonia dan influenza, termasuk anggota keluarga Anda.
  • Ikuti anjuran dokter dan tim ahli yang menangani Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Mudah dan Efektif untuk Membersihkan Paru-Paru Perokok

Asap rokok yang dihirup penuh dengan racun yang bisa merusak paru. Oleh karena itu, yuk cari tahu berbagai cara untuk membersihkan paru-paru perokok.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/01/2020 . 5 mins read

Mungkinkah Lupus Bisa Menimbulkan Komplikasi Pada Organ Paru?

Selain menyerang sendi dan kulit, lupus juga menimbulkan komplikasi pada organ lain, termasuk paru. Seperti apa gejala dan pengobatan yang perlu diketahui?

Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 08/11/2019 . 9 mins read

3 Tips Memilih Tipe Bronkodilator yang Tepat untuk Orang dengan PPOK

Bronkodilator merupakan obat untuk PPOK. Supaya tidak salah, simak tips memilih jenis bronkodilator yang cocok untuk pasien PPOK berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 19/10/2019 . 5 mins read

Menguak Penyebab dan Jenis-jenis Hipertensi Paru yang Umum

Penyebab hipertensi paru beragam dan umumnya dipicu oleh penyakit tertentu. Lantas, apa saja penyakit itu dan apa saja jenis hipertensi paru?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Health Centers 06/09/2019 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

Latihan pernapasan asma

Teknik Latihan Pernapasan untuk Mengurangi Gejala Asma

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . 4 mins read
hidup dengan sebelah paru

Manusia Hidup dengan Sebelah Paru, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/03/2020 . 5 mins read
Paru pasien COVID-19 sembuh

Fungsi Paru Berkurang Setelah Pasien COVID-19 Sembuh, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 18/03/2020 . 4 mins read
cara membersihkan paru-paru perokok pasif

7 Cara Efektif Membersihkan Paru-Paru Perokok Pasif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/02/2020 . 6 mins read