Apa itu disseminated intravascular coagulation (dic)?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu disseminated intravascular coagulation (dic)?

Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) adalah kondisi terjadinya pembekuan darah pada pembuluh darah kecil tubuh. Pembekuan darah ini dapat mengurangi atau menghambat aliran darah melalui pembuluh darah, yang dapat merusak organ tubuh.

Pada DIC, peningkatan pembekuan menggunakan platelet dan faktor pembekuan pada darah. Platelet adalah fragmen sel darah yang menempel untuk menutup luka kecil pada dinding pembuluh darah dan menghentikan perdarahan. Faktor pembekuan adalah protein yang diperlukan untuk pembekuan darah normal.

Dengan sedikitnya platelet dan faktor pembekuan pada darah, perdarahan serius dapat terjadi. DIC dapat menyebabkan perdarahan internal dan eksternal.

Perdarahan internal terjadi pada bagian dalam tubuh. Perdarahan eksternal terjadi di bawah atau dari kulit atau mukosa. (Mukosa adalah jaringan yang melapisi beberapa organ dan rongga tubuh, seperti hidung dan mulut.)

Seberapa umumkah disseminated intravascular coagulation (dic)?

Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Disseminated Intravascular Coagulation dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala disseminated intravascular coagulation (dic)?

Perdarahan, kadang dari beberapa lokasi pada tubuh, adalah salah satu dari gejala DIC. Perdarahan dari jaringan mukosa (pada mulut dan hidung) serta perdarahan dari area eksternal lainnya dapat terjadi. Selain itu, DIC dapat menyebabkan perdarahan internal.

Gejala lainnya meliputi:

  • Pembekuan darah
  • Berkurangnya tekanan darah
  • Mudah memar
  • Perdarahan pada rektum atau vagina
  • Bintik-bintik merah pada permukaan kulit (petechiae)

Jika Anda memiliki kanker, DIC umumnya mulai dengan perlahan, dan pembekuan pada pembuluh darah lebih umum terjadi daripada perdarahan berlebih.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab disseminated intravascular coagulation (dic)?

Apabila protein yang digunakan pada proses pembekuan darah normal menjadi terlalu aktif, DIC dapat terjadi. Infeksi, trauma berat (seperti cedera otak), peradangan, operasi dan kanker diketahui berkontribusi terhadap kondisi ini.

Beberapa penyebab yang lebih jarang meliputi:

  • Suhu tubuh yang sangat rendah (hipotermia)
  • Gigitan ular berbisa
  • Pankreatitis
  • Luka bakar
  • Komplikasi selama kehamilan

Anda juga dapat mengalami DIC apabila Anda mengalami shock.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk disseminated intravascular coagulation (dic)?

Ada banyak faktor risiko untuk Disseminated Intravascular Coagulation, yaitu:

  • Pernah melakukan operasi
  • Pernah melahirkan
  • Pernah mengalami keguguran
  • Pernah melakukan transfusi darah
  • Pernah menerima anestesi
  • Pernah mengalami sepsis atau infeksi darah akibat jamur atau bakteri
  • Pernah memiliki beberapa jenis kanker, terutama leukemia
  • Pernah mengalami kerusakan serius pada jaringan seperti cedera pada kepala, luka bakar atau trauma
  • Pernah mengalami penyakit hati

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana disseminated intravascular coagulation (dic) didiagnosis?

DIC dapat diidentifikasi melalui beberapa tes yang terkait dengan level platelet, faktor pembekuan dan komponen darah lainnya. Namun tidak ada prosedur standar. Berikut adalah beberapa tes yang dapat dilakukan jika dokter menduga DIC.

  • fibrin degradation product
  • pemeriksaan darah lengkap
  • partial thromboplastin time
  • D-dimer test
  • fibrinogen serum
  • prothrombin time

Apa saja pengobatan untuk disseminated intravascular coagulation (dic)?

Perawatan DIC tergantung pada penyebab kondisi. Penentuan dan perawatan penyebab adalah tujuan utama. Untuk mengatasi masalah pembekuan, Anda dapat diberikan antikoagulan yang disebut heparin untuk mengurangi dan mencegah pembekuan. Namun, heparin mungkin tidak diberikan jika Anda memiliki kekurangan platelet parah atau berdarah berlebihan.

Orang-orang dengan DIC akut memerlukan rawat inap, seringkali dalam unit perawatan intensif (ICU), dimana perawatan bertujuan untuk memperbaiki masalah yang menyebabkan DIC dan menjaga fungsi organ.

Perawatan dukungan dapat meliputi:

  • Transfusi plasma untuk menggantikan faktor pembekuan darah jika perdarahan berat.
  • Obat pengencer darah (heparin) untuk mencegah pembekuan darah apabila jumlah besar darah membeku.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi disseminated intravascular coagulation (dic)?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi Disseminated Intravascular Coagulation:

Jika Anda memiliki disseminated intravascular coagulation (DIC), tanyakan dokter seberapa sering Anda harus melakukan perawatan lanjutan dan tes darah. Tes darah dapat membantu melihat seberapa baik darah Anda membeku.

Anda juga mungkin memerlukan obat pengencer darah untuk mencegah pembekuan darah atau menjaga pembekuan darah dari membesar. Jika Anda menggunakan pengencer darah, beri tahu tim medis Anda. Pengencer darah dapat terlalu mengencerkan darah Anda dan penyebabkan perdarahan. Banyak perdarahan setelah jatuh, cedera, mudah memar atau perdarahan dapat menunjukkan bahwa darah Anda terlalu encer.

Selain itu, bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan obat atau produk yang dijual bebas, seperti vitamin, suplemen atau obat herbal. Beberapa produk ini juga dapat mempengaruhi pembekuan darah dan perdarahan. Sebagai contoh, aspirin dan ibuprofen dapat mengencerkan darah Anda terlalu banyak. Hal ini dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Jika Anda memerlukan operasi, dokter dapat menyesuaikan jumlah obat yang Anda konsumsi sebelum, saat dan setelah operasi untuk mencegah perdarahan. Prosedur ini dapat dilakukan untuk operasi gigi, namun jarang dilakukan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017

Yang juga perlu Anda baca