Benarkah Rokok Menyebabkan Penggumpalan Darah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada berbagai risiko gangguan kesehatan akibat merokok yang sudah banyak diketahui. Salah satu yang mungkin jarang diketahui adalah penggumpalan darah pada perokok. Meski penggumpalan atau pembekuan darah adalah hal yang normal, tapi bisa terjadi gangguan kesehatan jika terjadi penggumpalan darah yang tidak normal. Namun, benarkah merokok menyebabkan penggumpalan darah yang tidak normal?

Proses rokok menyebabkan penggumpalan darah

Penggumpalan atau pembekuan darah merupakan respons dari tubuh ketika seseorang mengalami luka.  Secara cepat, darah membeku atau menggumpal untuk menghentikan pendarahan akibat luka tersebut. Meski demikian, penggumpalan darah bisa berlangsung tidak normal. Perokok merupakan satu dari golongan berisiko tinggi penggumpalan darah yang tidak normal.

Rokok telah terbukti merusak tubuh manusia. Kandungan rokok yang terdiri dari nikotin, tar, karbon monoksida, dan lainnya disebut berbahaya dan dapat menyebabkan penggumpalan darah di tubuh manusia.

Ketika masuk ke dalam tubuh, kandungan berbahaya dalam rokok tersebut membuat sel-sel darah lebih lengket dari biasanya. Kandungan tersebut juga merusak lapisan pembuluh darah.

Dengan begitu, darah akan sangat mudah menempel pada dinding yang akhirnya terbentuk gumpalan. Proses penggumpalan darah ini yang kemudian disebut dengan trombus.

Bila terjadi trombus, darah yang seharusnya mengalir ke organ-organ vital menjadi terhalang dan terbatas. Beberapa organ yang mungkin terkena dampak, seperti jantung, otak, kaki, bahkan hingga ke paru-paru.

Gejala-gejala saat terjadi penggumpalan darah

Penggumpalan darah terbagi ke dalam dua tipe. Bila terjadi di arteri, seperti di jantung atau otak, disebut gumpalan atau trombosis arterial. Tipe penggumpalan darah ini dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Seseorang yang memiliki kondisi ini perlu mendapatkan perawatan darurat, terutama bila merasakan gejala seperti, dada sakit, napas yang pendek, terkulai di bagian bawah wajah, atau secara tiba-tiba mengalami kelumpuhan di beberapa bagian tubuh.

Tipe yang kedua, yaitu bila penggumpalan darah yang terjadi di vena. Tipe ini memang terjadi dalam waktu yang sangat lambat, tetapi tetap saja mengancam penderitanya.

Kasus paling serius dalam penggumpalan darah di vena, yaitu bila terbentuk gumpalan darah pada kaki yang disebut deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam. Bila tidak diobati, penyakit tersebut dapat menyerang paru-paru, yang disebut dengan emboli paru.

Gejala yang dirasakan di tiap tipe penggumpalan darah berbeda-beda, tergantung dari lokasi terjadinya penggumpalan darah.

  • Tangan atau kaki

Pada kondisi ini, gejala yang dirasakan, seperti terjadi pembengkakan, rasa sakit, kaki atau tangan menjadi lembek, ada sensasi rasa hangat, atau perubahan warna kulit menjadi kemerahan.

  • Jantung

Penggumpalan darah di jantung dapat menyebabkan serangan jantung. Kondisi ini dapat menyebkan dada terasa sakit atau terasa berat, sakit kepala ringan, dan sesak napas. 

  • Perut

Gejala yang mungkin bisa dirasakan pada penggumpalan darah di bagian ini, seperti nyeri pada perut dan adanya pembengkakan. Namun, mesti diperhatikan pula bahwa tak selamanya gejala terebut disebabkan oleh penggumpalan darah. Bisa juga gejala tersebut terjadi karena adanya virus di perut atau keracunan makanan.

  • Otak

Penggumpalan di otak bisa mengakibatkan stroke. Gejala yang dirasakan, yaitu sakit kepala mendadak dan parah, berbarengan dengan gejala lainnya, yaitu kesulitan berbicara atau melihat secara tiba-tiba.

  • Paru-paru

Penggumpalan darah di paru-paru dikenal dengan emboli paru. Gejala pada kondisi ini diantaranya napas pendek secara tiba-tiba, sakit dada, atau detak jantung yang cepat. Masalah pernapasan seperti batuk darah juga menjadi salah satu gejalanya.

Rokok dapat menyebabkan penggumpalan darah tidak normal yang menimbulkan gangguan kesehatan serius. Untuk menghindari hal tersebut, disarankan untuk segera berhenti merokok. Jika membutuhkan bantuan, Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk cara berhenti merokok yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Tips untuk Tetap Sehat Meski Selalu Terpapar Asap Rokok

Lakukan tips untuk membersihkan paru-paru ini sebagai cara untuk mengatasi bahaya asap rokok yang mudah masuk ke dalam tubuh atau tidak sengaja terhisap.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 17 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Efektif Membersihkan Paru-Paru Perokok Pasif

Perokok pasif punya bahaya kesehatan yang sama dengan perokok aktif. Jangan tunda lagi, praktikkan cara membersihkan paru-paru untuk perokok pasif berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 13 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Trombosis Sinus Cavernosus

Trombosis Sinus Cavernosus (TSC)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
hematohidrosis keringat darah

Hematohidrosis Adalah Keringat Berdarah, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
DVT deep vein thrombosis adalah trombosit vena dalam

Deep Vein Thrombosis (DVT)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 7 menit
bahaya penggumpalan darah

Bahaya Penggumpalan Darah di Kaki Akibat Duduk Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 November 2020 . Waktu baca 6 menit