Definisi

Apa itu bekuan darah?

Bekuan darah adalah hasil dari proses pengumpulan darah ke bagian tubuh yang terkoyak (cedera) yang bertujuan untuk menghentikan pendarahan ketika Anda terluka atau cedera.

Misalnya, tangan Anda tersayat benda tajam. Proses pembekuan darah kemudian terpicu. Sel-sel kecil dalam darah yang disebut trombosit kemudian dipanggil ke lokasi sayatan untuk membuat tambalan awal. Faktor pembekuan dalam darah menyebabkan reaksi berantai yang cepat yang menghasilkan pembentukan jalinan fibrin yang menyatukan trombosit. Lebih banyak trombosit secara kimiawi tertarik untuk membentuk pembekuan yang lebih kuat untuk menghentikan pendarahan.

Protein lain dalam tubuh membantu untuk menentukan penghentian proses pembekuan ketika bekuan darah telah cukup besar. Ketika luka tersembuhkan, jalinan tersebut larut dengan sendirinya dan trombosit kembali menjadi jaringan darah normal.

Seberapa umumkah bekuan darah?

Kondisi kesehatan ini sangatlah umum terjadi. Dapat mengenai pasien pada usia berapa pun. Hal ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala bekuan darah?

Anda mungkin menyadarinya ketika tersayat. Ada sedikit daerah yang bengkak di sekitar sayatan, terkadang terasa gatal, dan tentu saja menyakitkan. Gejala dari bekuan darah yang tidak terduga tidaklah berbeda. Ketika pembekuan terjadi dalam vena, maka akan ada kemerah-merahan, nyeri, pembengkakan dan mungkin terasa hangat. Terkadang, seluruh daerah yang bengkak menjadi berwarna kebiruan karena pembekuan yang besar.

Namun, jika bekuan darah terjadi dalam arteri, ini bisa jadi lebih parah. Darah mengalir dalam arteri untuk melakukan fungsi biologis seperti pernapasan, jadi jika terjadi pembekuan, Anda dapat mengalami berkeringat, sesak napas, terkadang mual, nyeri atau tekanan di dada, gangguan pencernaan. Darah tidak dapat mengalir dengan benar ke otak dapat menyebabkan linglung, kehilangan kemampuan melihat atau bicara. Stroke menandakan adanya bekuan darah yang terjadi di suatu tempat di tubuh.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami satupun tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apapun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab bekuan darah?

Bekuan darah terjadi ketika Anda tersayat. Namun, jika aliran darah terhambat atau menjadi stagnan, darah juga dapat menggumpal.

Trombosis vena dalam dan atrial fibrilasi adalah dua penyebab umum bekuan darah ketika darah bergerak dengan lambat dalam pembuluh darah. Trombosis vena dalam terjadi ketika darah yang tebal mengalir dengan lambat dan atrial fibrilasi terjadi ketika detak jantung kesulitan menjaga keteraturan sehingga memompa darah secara kacau.

Kolesterol tinggi dalam darah dapat menjadi penyebab karena terjadi penumpukan plak dalam arteri. Ketika plak ini pecah, maka darah akan mulai menggumpal.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk bekuan darah?

Ada faktor-faktor risiko yang terkait dengan beberapa kondisi yang terkenal, seperti:

  • tekanan darah tinggi
  • kadar kolesterol tinggi
  • diabetes
  • merokok
  • riwayat medis kelauarga yang berkaitan dengan serangan jantung atau stroke
  • kanker
  • orang dengan masalah imobilitas (karena cedera atau menghabiskan banyak waktu untuk duduk)
  • kelainan genetik

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana bekuan darah didiagnosis?

Hal pertama adalah memahami riwayat medis pasien untuk menentukan kondisi yang pernah terjadi yang dapat berpotensi menyebabkan bekuan darah. Bekuan darah merupakan proses alami tubuh ketika sesuatu yang salah terjadi, karenanya, memahami keadaan sepenuhnya akan membantu mengarahkan rangkaian pengobatan.

Setiap variasi bekuan darah yang tidak berbahaya menunjukkan indikasi yang berbeda karena bekuan darah dapat terjadi di manapun dalam tubuh, dari otak hingga kaki. Ultrasound, EEG, EKG, CT scan atau setiap tes penting diperlukan untuk diagnosis lebih lanjut.

Apa saja pengobatan untuk bekuan darah?

Dengan variasi kondisi bekuan darah, ada kisaran pengobatan yang tersedia dari menggunakan obat hingga operasi. Lokasi dan tingkat keparahan pembekuan akan menentukan jenis pengobatan apa yang sesuai.

Secara keseluruhan, tujuan pengobatan adalah untuk membuat darah mengalir dengan normal kembali tanpa fungsi pembekuan yang abnormal. Ada juga dapat mengambil bagian dalam proses pengobatan non-medis dengan menjalani gaya hidup sehat. Sering berolahraga untuk menjamin sirkulasi darah yang sehat bisa jadi awal yang baik.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi bekuan darah?

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi bekuan darah

  • Hidup aktif.
  • Kendalikan kolesterol dengan makan diet sehat.
  • Konsumsi makanan yang rendah lemak jenuh, kolesterol dan sodium.
  • Atasi tekanan darah Anda.
  • Kurangi berat badan.
  • Kurangi gula darah.
  • Berhenti merokok.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 9, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 9, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan