home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Manfaat dan Cara Aman Pakai Skin Care yang Mengandung Asam Aktif

Manfaat dan Cara Aman Pakai Skin Care yang Mengandung Asam Aktif

Salah satu bahan utama yang sering ditemukan dalam produk perawatan kulit wajah (skin care) adalah asam aktif. Kandungan asam aktif pada skin care umumnya terdapat dalam bentuk Alpha-hydroxy Acids (AHA) dan asam salisilat atau yang lebih populer dikenal dengan BHA.

Kegunaan skin care dengan asam aktif

Kandungan asam aktif dalam produk perawatan kulit berperan dalam proses eksfoliasi kulit wajah. Skin care dengan asam aktif bahkan dikhususkan sebagai produk eksfoliasi kimia.

Eksfoliasi sendiri merupakan tahapan terpenting dalam perawatan kulit. Secara alamiah, kulit terus memproduksi lapisan kulit baru dalam jangka waktu tertentu.

Namun, proses regenerasi kulit yang terjadi tidak secepat proses matinya sel-sel kulit lama. Akibatnya, lapisan kulit lama akan menumpuk, menyumbat pori-pori, dan menghambat perkembangan regenerasi kulit baru.

Kandungan asam aktif berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati sehingga pori-pori kulit kembali bersih. Asam aktif memiliki kemampuan menerobos ke dalam lapisan kulit untuk mengangkat kotoran, kulit mati, atau meluruhkan penumpukan minyak di dalam pori-pori.

Seperti yang telah disebutkan, jenis asam aktif dalam skin care kulit bisa bervariasi dengan kekuatan potensi asam aktif yang berbeda pula, termasuk AHA dan BHA.

Potensi asam aktif seperti BHA lebih kuat dibandingkan produk dengan AHA. Ditambah dengan tingkat kelarutan minyak yang tinggi, BHA bisa menyerap lebih jauh ke dalam kulit.

Dilansir dari laporan ilmiah berjudul Hydroxy Acids, jika AHA hanya bisa terserap hingga lapisan kulit terluar (epidermis), BHA bisa masuk ke dalam pori-pori (lapisan dermis) untuk menghilangkan minyak berlebih dan sel-sel kulit mati.

Cara terbaik menggunakan produk dengan asam aktif

menggunakan skin care toner asam aktif

Selain fungsi eksfoliasi, kandungan asam aktif juga bermanfaat untuk meningkatkan skin barrier yaitu kemampuan kulit menjaga hidrasi dan kelembapannya. Selebihnya, asam aktif seperti glikolik (termasuk dalam AHA) juga berguna untuk mengurangi garis-garis halus, kerutan, dan hiperpigmentasi akibat paparan sinar matahari.

Untuk memperoleh manfaat dari asam aktif secara optimal, Anda perlu memperhatikan beberapa hal serta menerapkan aturan pemakaian yang tepat. Banyak yang menyangsikan penggunaan produk perawatan kulit dengan kandungan asam aktif karena berisiko memicu terjadinya inflamasi atau peradangan, terutama pada tipe kulit sensitif dan berjerawat.

Kandungan asam aktif pada produk perawatan sebenarnya sudah diformulasikan dalam konsentrasi yang aman sehingga menyehatkan kulit. Inflamasi kulit sering terjadi justru karena kesalahan pemakaian skin care yang memiliki kandungan asam aktif.

Standar formula yang efektif pada skin care dengan asam aktif adalah mengandung 10-15 % untuk AHA (dalam bentuk asam glikolik). Sementara untuk skin care dengan BHA, asam bekerja efektif dalam konsentrasi 1-2 %. Dalam kosentrasi tersebut, kedua jenis asam aktif ini seharusnya aman digunakan dalam perawatan kulit setiap hari.

Akan tetapi, apakah boleh menggunakan dua jenis skin-care yang sama-sama memiliki kandungan asam aktif? Ahli dermatologi Dr. Caren Campell, menjelaskan kombinasi dua asam aktif sama dengan dua tahap pembersihan kulit wajah (double-cleansing). Kombinasi yang memberi hasil lebih efektif adalah saat AHA dan BHA dipakai bersamaan.

Ikutilah cara pemakaian skin-care dengan kandungan asam aktif seperti berikut ini untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan

  • Hindari kombinasi produk asam aktif (AHA dan BHA) dengan vitamin C. Kombinasi keduanya bisa meningkatkan keasaman kulit sehingga pH hulit tidak seimbang.
  • Hindari penggunaan BHA dengan kandungan benzoil peroksida.
  • Hindari pemakaian BHA dengan retinol bersamaan.
  • Gunakan tabir surya atau sunscreen ketika menggunakan produk dengan asam aktif.
  • Gunakan produk yang mengandung BHA terlebih dahulu sebelum produk dengan AHA.

Secara teori tetap kombinasi dua asam aktif tetap aman dilakukan, namun Anda tetap perlu berhati-hati akan meningkatnya risiko iritasi kulit, terutama untuk kulit sensitif.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Understanding Skin Care Product Ingredients. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/10980-understanding-the-ingredients-in-skin-care-products

Face Acids: Types, Benefits, and How to Choose the Best One. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/face-acids-types-anti-aging#mandelic-acid

AHA vs. BHA: Choosing an Exfoliant, Acid Types, Products. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://www.healthline.com/health/aha-vs-bha

Lactic Acid: The AHA You Should Be Using for Brighter Skin. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://www.verywellhealth.com/lactic-acid-skin-care-4178819

Migala, J., & Ross Radusky, M. (2020). 6 Skin-Care Ingredient Combinations That Don’t Mix | Everyday Health. Retrieved 21 April 2020, from https://www.everydayhealth.com/skin-beauty/skin-care-ingredient-combinations-that-dont-mix/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fidhia Kemala Diperbarui 30/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri