home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Fungsi Toner untuk Kulit Wajah dan Tips Memilih yang Terbaik

Fungsi Toner untuk Kulit Wajah dan Tips Memilih yang Terbaik

Toner adalah salah satu produk skincare yang mengandung bahan aktif untuk menghilangkan kotoran, minyak, hingga sisa makeup. Selain itu, fungsi toner juga dapat menambah kelembapan pada kulit supaya tidak kering setelah mencuci muka.

Apa itu toner?

toner untuk menghilangkan bekas jerawat

Toner merupakan produk perawatan kulit yang bahan utamanya air. Biasanya toner digunakan untuk menghapus sisa makeup, kotoran, dan minyak berlebih yang masih menempel pada kulit setelah Anda mencuci muka.

Toner umumnya juga mengandung berbagai bahan aktif dengan kegunaan tersendiri. Beberapa di antaranya yakni gliserin untuk menjaga kulit tetap lembap, ekstrak herbal dan bunga sebagai antioksidan, serta niacinamide untuk kulit agar cerah.

Berdasarkan kandungan dan fungsi, jenis toner dibagi dua yaitu hydrating toner (toner pelembap) dan exfoliating toner (toner eksfoliasi). Keduanya sama-sama bisa menjadi toner yang bagus asalkan sesuai dengan kebutuhan wajah Anda. Berikut perbedaannya.

1. Hydrating toner

Hydrating toner adalah toner dengan kegunaan untuk melembapkan wajah. Produk ini juga membantu mempersiapkan kulit untuk perawatan selanjutnya, sebab kulit yang lembap mampu menyerap bahan-bahan dalam produk skin care dengan lebih baik.

Toner pelembap dibuat dari bahan-bahan yang memberikan kelembapan atau bekerja dengan mengunci air dalam sel-sel kulit. Bahan yang digunakan antara lain hyaluronic acid, gel lidah buaya, dan vitamin E.

2. Exfoliating toner

Exfoliating toner bagus untuk melakukan eksfoliasi sel kulit mati yang menempel pada wajah. Toner jenis ini akan membersihkan kulit dari sisa kotoran yang tidak dapat dibersihkan di langkah sebelumnya serta cocok untuk menghilangkan sisa makeup dari wajah.

Toner eksfoliator umumnya dibuat dari alpha dan beta-hydroxy acid (AHA dan BHA) atau turunannya seperti glycolic acid dan salicylic acid. Selain membersihkan, zat ini juga bisa meringankan masalah noda hitam ringan serta timbulnya kerutan.

Apa fungsi toner?

penggunaan toner

Toner merupakan langkah kedua dari proses pembersihan. Manfaatnya, bila digunakan dengan benar, adalah dapat membantu menghilangkan kelebihan minyak dan sel kulit mati yang mungkin tersisa di wajah setelah mencuci muka.

Toner yang bagus dapat membantu kulit untuk menyerap bahan-bahan aktif dalam produk skin care dengan lebih cepat. Namun, hal ini hanya berlaku untuk kulit lembap karena kulit lembap dapat menyerap produk lebih baik daripada kulit kering.

Berikut adalah berbagai fungsi toner untuk kulit Anda.

1. Menyeimbangkan pH

Toner wajah dapat membantu menyeimbangkan pH alias tingkat keasaman kulit Anda. Nilai pH diukur dari skala 0 – 14, dengan skala 7 di tingkat yang netral. Nilai pH dari kulit yang sehat adalah sedikit asam, yakni di antara 4,7 dan 5,75.

Apabila kulit memiliki nilai pH yang sesuai, wajah Anda tidak akan rentan mengalami masalah kulit akibat minyak berlebih. Kulit pun akan tampak lebih cerah, halus, serta tahan melawan infeksi bakteri penyebab jerawat.

2. Detoksifikasi

Racun yang berasal dari zat buatan industri kimia dan lingkungan dapat memengaruhi kesehatan dan penampilan kulit. Toner wajah bekerja dengan menghilangkan racun tersebut maupun zat sisa lainnya dari kulit Anda.

Inilah mengapa toner yang bagus dapat membantu wajah Anda terlihat lebih cerah dan sehat. Beragam manfaat jangka panjang lain yang mungkin Anda rasakan yakni hilangnya jerawat, bekas jerawat, dan berkurangnya keriput.

3. Menyusutkan dan mengencangkan pori

Pori-pori wajah yang besar memudahkan kotoran, minyak, dan racun untuk memasuki kulit serta menyebabkan iritasi dan infeksi. Pemakaian toner secara teratur dapat mengencangkan pori-pori wajah Anda dan mencegah masalah tersebut.

Dengan menggunakan toner, minyak dan racun yang menempel pada permukaan kulit menjadi lebih sedikit. Hal ini dapat membuat wajah lebih segar dan bersih, minyak berkurang, serta mencegah jerawat.

4. Mengatasi jerawat

Jerawat dapat menyebabkan nyeri dan meninggalkan bekas luka pada wajah. Dengan menghapus penumpukan minyak, zat sisa, dan lapisan sel kulit mati, toner membantu mengurangi jumlah noda dan jerawat pada wajah serta mencegah jerawat timbul kembali.

5. Melembapkan dan menutrisi kulit

Toner dapat memenuhi kebutuhan cairan yang diperlukan untuk menjaga kelenturan, kehalusan, kelembapan dan penampilan wajah yang lebih muda. Banyak toner wajah juga menyediakan vitamin dan nutrisi penting lainnya untuk menjaga kulit tetap sehat.

Kulit yang lembap lebih terlindung dari tanda-tanda penuaan kulit dan dapat menjadi dasar makeup yang efektif sebelum pemakaian produk kosmetik lain. Jadi, pastikan Anda tidak melewatkan toner dalam rangkaian skincare harian.

6. Menambah lapisan pelindung pada kulit

Dengan menyediakan kelembapan dan nutrisi penting yang dibutuhkan kulit, toner yang bagus akan memperbaiki lapisan pelindung di permukaan kulit. Hal ini membuat kulit lebih tahan dan tidak rentan terhadap kerusakan lingkungan.

7. Meningkatkan manfaat produk skincare lainnya

Setiap formula toner memiliki fungsi tertentu, misalnya ekstrak eucalyptus yang dapat menenangkan, hyaluronic acid dan natrium PCA yang dapat mengontrol minyak dan melembapkan, ekstrak ginseng yang dapat merangsang sirkulasi darah, dan lain-lain.

Bahan-bahan ini pada dasarnya membantu membuat kulit lebih sehat. Bila kulit Anda sehat, jaringannya mampu menyerap bahan aktif dalam produk skincare lain dengan lebih efektif. Hasilnya, manfaat produk-produk selanjutnya akan lebih terasa.

Tips memilih toner yang bagus untuk wajah

cara pakai toner

Setelah mengetahui tipe kulit Anda, cobalah untuk memilih toner yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit wajah Anda. Berikut adalah tips singkat yang bisa Anda coba saat memilih toner.

1. Toner untuk kulit sensitif atau kering

Jika Anda memiliki kulit wajah yang kering dan sensitif, cobalah untuk menggunakan toner tanpa kandungan alkohol. Toner dengan kandungan gliserin, butilena glikol, dan hyaluronic acid dapat membantu menghidrasi kulit Anda.

2. Toner untuk kulit berminyak atau rentan berjerawat

Tidak jauh berbeda dengan kulit sensitif, penggunaan toner bebas alkohol juga berlaku pada kulit yang berjerawat. Selain bebas alkohol, toner dengan kandungan alpha hydroxy acid (AHA) mampu membuat kulit Anda lebih cerah dan bersih.

Jika Anda merasakan geli ketika memakainya, hal tersebut menandakan bahwa toner tersebut mempunyai nilai pH yang tepat. Selain itu, penggunaan toner yang memiliki kandungan salicylic acid juga baik untuk jenis kulit satu ini.

3. Toner untuk kulit normal

Bagi Anda yang memiliki kulit normal, tidak perlu khawatir. Cukup lihat apakah toner yang Anda pakai memiliki kandungan:

  • koenzim Q10,
  • asam hialuronat, serta
  • gliserin dan Vitamin C.

Langkah selanjutnya adalah menggunakan toner sesuai dengan cara yang disarankan. Tentu saja, Anda tidak bisa asal memakai toner tanpa membaca atau mengetahui bagaimana cara penggunaannya.

Cara memakai toner yang benar

Toner dapat digunakan sebagai pembersih, tepatnya setelah Anda mencuci muka dan sebelum Anda mengoleskan produk pelembap wajah. Caranya mudah, tinggal tuangkan produk pada kapas dan oleskan dengan lembut ke seluruh area wajah dan leher.

Setelah memakai toner, Anda boleh mengoleskan pelembap segera walaupun kulit masih terasa lembap. Namun, untuk produk lainnya seperti obat jerawat, tabir surya, atau retinoid, Anda harus menunggu beberapa saat hingga kulit benar-benar kering.

Mengoleskan produk selain pelembap pada kulit yang masih basah dengan toner bisa menyebabkan kulit jadi terasa panas, perih, bahkan iritasi. Tak hanya itu, keampuhan kerja produk perawatan kulit Anda juga bisa berkurang.

Toner adalah produk dengan kandungan yang beragam untuk memenuhi kebutuhan setiap jenis kulit berikut masalah yang dibawanya. Untuk memilih toner yang bagus, kenali dahulu tipe kulit Anda dan kandungan yang Anda butuhkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

InformedHealth.org [Internet]. Cologne, Germany: Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG); 2006-. Skin care for acne-prone skin. 2013 Jan 16 [Updated 2019 Sep 26].

Surber C., Abels C., Maibach H. (2018). pH of the Skin: Issues and Challenges. Curr Probl Dermatol. Basel, Karger, 54, pp 132-142.

Do You Really Need a Skin Care Routine? (2020). Retrieved 5 November 2020, from https://www.nm.org/healthbeat/healthy-tips/do-you-really-need-a-skin-care-routine

Mukhopadhyay P. (2011). Cleansers and their role in various dermatological disorders. Indian J Dermatol, (56) pp.2-6.

Alpha Hydroxy Acids. (2020). Retrieved 5 November 2020, from https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetic-ingredients/alpha-hydroxy-acids

Understanding the ingredients in skin care products. (2020). Retrieved 5 November 2020, from my.clevelandclinic.org/health/articles/10980-understanding-the-ingredients-in-skin-care-products

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Adinda Rudystina Diperbarui 28/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro