home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Cara Memakai Sheet Mask Agar Manfaatnya Maksimal

Cara Memakai Sheet Mask Agar Manfaatnya Maksimal

Pakai sheet mask termasuk cara merawat kulit wajah yang bisa dilakukan di rumah. Sayangnya, beberapa orang belum tahu tips dan trik cara pakai jenis masker ini agar hasilnya maksimal di kulit. Simak cara memakai sheet mask agar hasilnya maksimal berikut.

Cara memakai sheet mask agar hasilnya maksimal

Sekilas, mengaplikasikan sheet mask di wajah bukanlah hal yang sulit. Berdasarkan cara yang ada pada kemasannya, Anda cukup menempelkan masker di wajah, lalu disesuaikan dengan letak lubang pada mata, hidung, dan mulut.

Meski demikian, ternyata ada aturan tak tertulis yang bisa membuat penggunaannya semakin maksimal. Apa saja?

1. Wajib bersihkan kulit wajah dulu

Sebelum pakai sheet mask, Anda wajib membersihkan wajah terlebih dahulu dengan cara double cleansing. Metode ini dapat membuat wajah Anda dua kali lebih bersih.

Langkah ini sangat penting untuk dilakukan, terutama setelah Anda bepergian dan menggunakan make up. Sebab, kandungan bahan pada make up yang dibiarkan terlalu lama di wajah dapat menimbulkan iritasi kulit serta jerawat.

Selain itu, double cleansing dapat memastikan kulit Anda menyerap setiap manfaat serum masker. Dengan masih adanya make up atau tanpa mencuci muka sebelumnya, ini akan membuat manfaat serum tidak bisa terserap dengan baik ke dalam tubuh.

2. Menyesuaikan letak masker dengan tepat

Lembar sheet mask biasanya mempunyai 1 ukuran yang sama untuk semua wajah. Pada beberapa bentuk wajah, terkadang lubang masker tidak pas dengan posisi mata, hidung, dan mulut Anda.

Agar posisi masker tepat, coba tekan menggunakan jari agar masker tidak mengambang. Usahakan keseluruhan lembar sheet mask menyentuh kulit Anda.

3. Pijat wajah

Cara agar serum pada sheet mask dapat menyerap lebih maksimal yaitu dengan memijat wajah Anda. Supaya lebih mudah, Anda bisa menggunakan alat berupa roller wajah.

Roller wajah berguna untuk membantu penyerapan serum menjadi lebih merata. Selain itu, penggunaannya selama minimal lima menit dapat membantu kelancaran aliran darah wajah. Hasilnya, keriput teratasi dan wajah terlihat lebih segar dan rileks.

Apabila tidak ada roller, coba pijat lembut wajah saat pakai sheet mask menggunakan salah satu jari yang bersih. Pijat lembut area pipi, hidung, dan dahi agar serum terserap baik.

4. Pakai pelembap setelah maskeran

Untuk memaksimalkan serum sheet mask agar bekerja baik di wajah, “kunci” serum dengan menggunakan pelembap. Oleskan produk pelembap yang biasa Anda gunakan saat serum sudah mulai mengering.

Penggunaan pelembap untuk wajah menjadi cara untuk menghalangi penguapan serum yang sudah terserap kulit wajah agar tidak keluar setelah memakai sheet mask.

Kesalahan saat memakai sheet mask

Selain mengetahui cara memakai sheet mask yang benar, perlu juga diketahui beberapa kekeliruan yang harus dihindari supaya penggunaannya tidak sia-sia. Di bawah ini daftarnya.

1. Membuang sisa serum dalam kemasan sheet mask

Pada sheet mask, biasanya akan tersisa banyak serum di bungkusnya. Terkadang, banyak orang yang langsung membuang bungkusnya setelah menempelkan sheet mask.

Padahal, serum yang masih ada pada kemasan merupakan bagian paling penting dari produk sheet mask. Maka itu, jangan biarkan serum terbuang percuma. Peras serum yang masih tersisa pada bungkus sheet mask setelah Anda menggunakannya.

Serum yang telah tertampung bisa dimanfaatkan untuk melembapkan bagian kulit yang kering. Misalnya, Anda bisa memijat serum pada leher, dada, tangan, atau kaki.

Selain itu, Anda bisa mengumpulkan sisa serum yang diletakkan pada wadah kecil. Potong dua kapas bulat, celupkan ke dalam serum dan letakkan di bawah mata. Ini dapat membantu mengatasi garis halus dan lingkaran hitam di bawah mata.

2. Memakai sheet mask terlalu lama

Banyak orang menganggap bahwa semakin lama pakai sheet mask atau bahkan sampai kering, hasilnya akan semakin baik. Padahal, cara memakai sheet mask yang terlalu lama tidak dianjurkan.

Hal tersebut dikarenakan saat masker dipakai terlalu kering, nantinya ia dapat menyerap kembali kelembapan yang ada di kulit wajah Anda. Akhirnya, manfaat sheet mask jadi tidak efektif lagi.

Dengan demikian, pakailah sheet mask selama yang dianjurkan dalam informasi label pada kemasan produk atau biasanya sekitar 15 – 20 menit saja.

3. Asal memilih produk sheet mask

Mungkin Anda tergoda membeli masker karena kemasannya yang menarik. Namun, sebaiknya jangan asal saat memilih produk sheet mask.

Pilihlah produk masker yang bebas pewangi dan bebas paraben. Bila masker yang digunakan mengandung bahan kimia yang keras, alih-alih mendapatkan kulit yang sehat, kulit malah akan menjadi sensitif.

Sesuaikan juga kandungan dalam masker dengan kebutuhan Anda. Misalnya jika jenis kulit Anda kering, pilih sheet mask yang mengandung hyaluronic acid.

Sedangkan jika kulit Anda termasuk dalam tipe kulit berminyak, Anda mungkin membutuhkan sheet mask dengan kandungan asam salisilat.

Berbeda lagi jika tujuannya ingin mengurangi garis-garis halus di wajah, sheet mask yang memiliki kandungan antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, atau ferulic acid bisa menjadi pilihan yang tepat.

Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap bahan tertentu, tetaplah ingat untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter spesialis kulit sebelum membeli masker.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Face Washing: Do’s and Don’ts. (2017). Vital Records. Retrieved 16 March 2021, from https://vitalrecord.tamhsc.edu/face-washing-dos-donts/

Miyaji, A., Sugimori, K. and Hayashi, N., 2018. Short- and long-term effects of using a facial massage roller on facial skin blood flow and vascular reactivity. Complementary Therapies in Medicine, 41, pp.271-276. Retrieved 16 March 2021.

Do Face Masks Actually Work or Are They Just a Fad? (2019). Cleveland Clinic. Retrieved 16 March 2021, from https://health.clevelandclinic.org/do-face-masks-actually-work-or-are-they-just-a-fad/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 21/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro