Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Segudang Manfaat Minyak Biji Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit

    Segudang Manfaat Minyak Biji Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit

    Minyak bunga matahari adalah minyak yang dihasilkan dari lemak biji bunga matahari. Selain digunakan sebagai bahan masakan, minyak jenis ini juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Apa saja manfaat minyak biji bunga matahari untuk kesehatan kulit Anda?

    Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

    Berbagai manfaat minyak biji bunga matahari untuk kesehatan kulit

    Minyak yang terbuat dari ekstrak kuaci ini ternyata memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan kulit Anda, seperti:

    Keempat senyawa dalam minyak biji bunga matahari tersebut memiliki manfaat masing-masing untuk menjaga kesehatan kulit Anda, antara lain:

    1. Aman dan lembut untuk kulit

    komedo hitam

    Minyak biji bunga matahari bersifat non-comedogenic. Ini artinya, minyak biji bunga matahari tidak membuat kulit rentan berkomedo karena sifatnya tidak menyebabkan iritasi kulit serta tidak menyumbat pori.

    Kandungan asam oleatnya membuat minyak ini mudah terserap kulit sehingga tidak menyumbat pori Jika pori-pori tidak tersumbat, risiko munculnya komedo pun semakin rendah.

    Oleh karena itu, minyak biji bunga matahari ini dapat digunakan pada hampir semua jenis kulit.

    2. Mengandung antioksidan

    mengembalikan kesehatan kulit wajah

    Selain bersifat non-comedogenic, minyak biji bunga matahari juga mengandung senyawa antioksidan.

    Senyawa antioksidan tersebut berasal dari vitamin E yang ada pada minyak ini. Fungsinya adalah untuk mengurangi bahaya yang diperoleh dari radikal bebas yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.

    Jika kulit kekurangan vitamin E dan terlalu sering terpapar sinar matahari, kulit Anda akan lebih cepat menua dan menyebabkan timbulnya keriput.

    Oleh karena itu, antioksidan dalam vitamin E pada minyak biji bunga matahari membantu Anda mengurangi penuaan kulit tersebut.

    Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari Brazil yang mengungkapkan bahwa antioksidan pada vitamin E menetralisasi oksigen pada membran sel. Maka itu, sel-sel di dalam kulit menjadi lebih terlindungi dibandingkan mereka yang tidak menggunakan vitamin E.

    3. Menjaga lapisan perlindungan kulit

    vitamin untuk kulit agar selalu sehat

    Tidak hanya mencegah bahaya radikal bebas akibat paparan sinar matahari, minyak biji bunga matahari bisa digunakan untuk menjaga lapisan perlindungan kulit.

    Menurut sebuah penelitian dari Pediatric Dermatology, minyak biji bunga matahari cenderung lebih efektif untuk membuat kulit lebih lembap. Bahkan, minyak tersebut juga membantu menjaga keutuhan lapisan luar kulit.

    Hal ini mungkin dikarenakan kandungan asam linoleat pada minyak berwarna kuning ini membantu kulit untuk menjaga penghalang alami kulit.

    Penghalang kulit tersebut bertugas untuk mempertahankan kadar kelembapan kulit, sehingga cocok untuk Anda yang memiliki kulit kering atau eksim.

    4. Membantu menyembuhkan luka

    kena luka bakar

    Khasiat lainnya dari minyak biji bunga matahari untuk kulit adalah membantu mempercepat penyembuhan luka. Hal ini dikarenakan minyak tersebut mengandung asam oleat.

    Pernyataan tersebut dibuktikan melalui sebuah penelitian dari jurnal Immunobiology. Hasilnya menunjukkan bahwa sifat antiradang dari asam oleat bisa mengurangi peradangan pada kulit, sehingga proses penyembuhan luka semakin cepat.

    Akan tetapi, belum ada penelitian yang menggunakan manusia untuk melihat proses penyembuhan tersebut, sehingga dibutuhkan studi lebih lanjut agar lebih pasti.

    Minyak biji bunga matahari memang bisa digunakan untuk menjaga kesehatan kulit Anda. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakannya karena dikhawatirkan bisa menimbulkan alergi pada jenis kulit tertentu.


    Pernah alami gangguan menstruasi?

    Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Addor F. (2017). Antioxidants in dermatology. Anais brasileiros de dermatologia, 92(3), 356–362. doi:10.1590/abd1806-4841.20175697 accessed 01 November 2019. 

    Cardoso, C., Favoreto Jr., S., Oliveira, L., Vancim, J., Barban, G., Ferraz, D., & Silva, J. (2011). Oleic acid modulation of the immune response in wound healing: A new approach for skin repair. Immunobiology, 216(3), 409-415. doi: 10.1016/j.imbio.2010.06.007 accessed 01 November 2019. 

    Danby, S., AlEnezi, T., Sultan, A., Lavender, T., Chittock, J., Brown, K., & Cork, M. (2012). Effect of Olive and Sunflower Seed Oil on the Adult Skin Barrier: Implications for Neonatal Skin Care. Pediatric Dermatology, 30(1), 42-50. doi: 10.1111/j.1525-1470.2012.01865.x accessed 01 November 2019. 

    Lio, MD, P. (2015). Skin barrier benefits of sunflower seed oil. Retrieved 1 November 2019, from https://www.dermatologytimes.com/dermatology/skin-barrier-benefits-sunflower-seed-oil 

    Whelan, C. (2019). Sunflower Oil for Skin: Benefits, Limits, and How to Use It. Retrieved 1 November 2019, from https://www.healthline.com/health/sunflower-oil-for-skin 

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui Dec 09, 2019
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
    Next article: