home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Makanan yang Bisa Membuat Kulit Makin Berminyak

3 Makanan yang Bisa Membuat Kulit Makin Berminyak

Kulit yang berminyak merupakan salah satu masalah wajah yang memang kadang bikin rasa percaya diri menurun. Selain perawatan kulit yang salah, ada juga penyebab lain yang bisa membuat kulit jadi mengkilap minyak. Ya, memang ada beberapa makanan penyebab kulit berminyak. Makanan tersebut bisa mendorong produksi minyak di wajah Anda. Apa saja jenis makanan penyebab kulit berminyak?

Ketahui dulu penyebab kulit berminyak

Umumnya, tiap kulit punya kelenjar minyak dan sebum yang fungsinya untuk mengeluarkan minyak pada pori-pori kulit. Sebetulnya minyak di kulit juga tidak selalu buruk kehadirannya. Ini karena minyak pada kulit berfungsi untuk melindungi dan melembapkan kulit wajah.

Selain itu, penyebab kulit wajah berminyak antara lain adalah hormon yang tidak seimbang, genetika atau keturunan, stres, serta penggunaan kosmetik yang salah atau tidak cocok.

Apa saja makanan penyebab kulit berminyak?

1. Beras dan gandum putih

Beras dan gandum putih (seperti tepung terigu) umumnya mengandung serat yang baik untuk tubuh. Sayangnya, ketika diproses untuk diolah, kedua sumber makanan tersebut banyak yang kehilangan serat dan nutrisinya.

Beras dan gandum putih juga mengandung indeks glikemik tinggi yang akan berimbas pada gula darah Anda. Nah, sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa makanan tinggi glikemik dapat membuat kulit memproduksi minyak dan jerawat berlebih. Untuk menurunkan indeks glikemik, gantilah nasi putih dengan nasi merah dan pilih roti yang dibuat dari gandum utuh (whole wheat).

2. Makanan manis bergula

Makanan manis dan mengandung gula pastinya juga punya kadar glikemik yang tinggi. Menurut Lela Altman, seorang dokter dari Bastyr Center for Natural Health, untuk menghindari kulit berminyak Anda harus mengurangi makan makanan manis.

Altman menyarankan untuk menjalankan diet yang kaya akan buah, sayuran, dan serat dengan kadar gula rendah seperti gula tebu dan sirup jagung, sebagai cara alami untuk mencegah munculnya jerawat. Kurangi makanan bergula seperti permen, kue, dan makanan ringan lainnya.

Konsumsilah makanan dengan pemanis alami seperti buah, ubi, mangga, dan apel. Smoothies buah dan air putih dengan lemon adalah alternatif minuman sehat yang bisa Anda konsumsi.

3. Lemak

Santapan berlemak memang sudah umum bisa menyebababkan kulit berminyak dan jerawat. Namun ada sumber lemak baik lainnya yang bagus dan bisa mengontrol lemak jahat penyebab jerawat muncul. Asam lemak omega-3 adalah jenis lemak baik yang memiliki zat antiradang.

Mengonsumsi lebih banyak asam lemak omega-3 dapat mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh. Karena itulah tubuh akan jauh lebih sehat dan akan membantu Anda memiliki kulit yang bebas jerawat sekalipun Anda memiliki kulit berminyak. Anda bisa mengonsumsi sumber makanan berlemak sehat seperti buah alpukat, ikan, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 02/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x