Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Cara Membersihkan Kulit Berminyak agar Bebas Jerawat

5 Cara Membersihkan Kulit Berminyak agar Bebas Jerawat

Bagi pemilik wajah berminyak, membersihkan muka adalah salah satu ritual perawatan kulit yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, bila tidak tepat, bukan tidak mungkin hal ini justru membuat minyak wajah semakin banyak. Lantas, bagaimana cara yang tepat?

Cara membersihkan kulit berminyak

Dalam membersihkan kulit yang cenderung berminyak, pastikan Anda mengikuti setiap langkahnya dengan baik.

Dengan begitu, ritual perawatan ini bisa membantu secara optimal dalam mengendalikan produksi minyak (sebum) berlebih.

Berikut cara yang bisa Anda coba di rumah.

1. Pastikan dulu kulit memang berminyak

tes untuk mengetahui jenis kulit

Cara membersihkan kulit berminyak yang pertama adalah mengetahui tipe kulit yang Anda miliki.

Minyak berlebih pada wajah tidak hanya dialami orang dengan tipe kulit berminyak.

Kulit kombinasi juga bermasalah dengan penumpukan minyak wajah di area T-zone (hidung dan sekitar dahi).

Untuk mengetahui tipe kulit Anda, usapkan tisu penyerap minyak pada wajah setelah Anda cuci muka dengan air dan sabun.

Jika memiliki kulit berminyak, tisu akan basah sekalipun Anda telah mengeringkan muka. Sebaliknya, tisu yang tetap kering menunjukkan Anda memiliki tipe kulit kering.

Apabila tisu basah hanya saat mengusap hidung, Anda mempunyai kulit kombinasi.

2. Memilih pembersih yang paling cocok

Cara membersihkan kulit berminyak selanjutnya adalah memilih pembersih wajah yang paling cocok.

Biasanya, sabun pembersih ini mengandung bahan aktif asam salisilat.

Anda bisa menggunakan produk pembersih yang bebas lilin dan minyak sehingga tidak memperparah kondisi kulit berminyak Anda.

Jika kulit Anda berminyak dan sensitif, sebaiknya Anda menghindari produk yang dengan parfum.

Hindari pula penggunaan scrub yang kasar agar kulit tidak iritasi bahkan terluka.

Selain itu, pastikan pula sabun mampu menghilangkan kotoran, keringat, dan minyak berlebih tanpa mengiritasi atau membuat kulit kering dan terasa tertarik.

Idealnya, pembersih wajah untuk kulit adalah tidak memicu komedo, jerawat, dan alergi kulit.

Pastikan pembersih juga mudah dibilas agar tidak meninggalkan residu.

3. Suhu air yang tepat

kulit berminyak

Banyak orang beranggapan bahwa cuci muka dengan air panas adalah cara membersihkan kulit berminyak yang paling tepat.

Air panas dipercaya bisa membantu membersihkan semua kotoran, debu, dan minyak yang menempel di kulit selama seharian. Padahal, hal ini tidaklah tepat.

Faktanya, air panas justru dapat membuat kulit terlalu kering. Kulit yang terlalu kering malah rentan mengalami dehidrasi.

Dalam merespons kondisi dehidrasi ini, kelenjar minyak memproduksi sebum lebih banyak lagi guna mengembalikan kesimbangan kelembapan kulit.

Alih-alih menggunakan air panas, pakailah air dengan suhu hangat alias suam-suam kuku untuk membersihkan kulit berminyak.

Air hangat membantu mengurangi kotoran dan minyak berlebih tanpa membuat kulit terasa kering.

Agar proses membersihkan wajah lebih optimal, pijat wajah dengan lembut dengan pembersih wajah selama kurang lebih 30 detik. Lalu, bilas dengan air hangat.

4. Cuci muka secukupnya

Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia menyarankan pemilik kulit berminyak untuk membersihkan wajah dengan sabun setidaknya 2-3 kali sehari.

Waktu yang tepat untuk mencuci muka adalah pada pagi, malam, dan setelah berkeringat. Namun, jangan terus-menerus membersihkan muka.

Terlalu sering mencuci muka dapat menyebabkan kulit menjadi terlalu kering dan lagi-lagi memicu minyak berlebih.

5. Lakukan eksfoliasi

cara pakai toner

Sebagai cara membersihkan kulit berminyak, eksfoliasi membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang terjebak dan menyumbat pori-pori.

Bila Anda ingin menggunakan eksfoliasi dengan toner, Anda bisa mengaplikasikannya pada kapas.

Sebaiknya, pilih bahan eksfoliasi dengan asam salisilat. Lakukan eksfoliasi dengan toner setelah Anda mencuci muka dengan sabun.

Selain mengelupas sel kulit mati, fungsi toner adalah untuk menurunkan kadar pH kulit dan membersihkan kotoran yang tidak dapat terangkat sabun muka.

Setelah itu, lanjutkan dengan toner, serum, dan pelembap yang bersifat menghidrasi.

Melansir jurnal Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology, asam salisilat tidak hanya mengelupas sel kulit mati, tapi juga larut dalam minyak kulit.

Hal ini membuat asam salisilat masuk lebih jauh ke lapisan dalam kulit untuk membersihkan pori-pori sehingga mengurangi komedo dan mencegah jerawat.

Tips lain membersihkan kulit berminyak

Anda juga bisa membersihkan kulit berminyak dengan masker lumpur atau mud mask. Umumnya, jenis masker ini menggunakan bahan kaolin dan bentonite.

Kedua zat aktif tersebut membantu mengangkat kotoran dan minyak berlebih dengan cepat.

Masker lumpur juga membantu menyamarkan pori-pori yang tampak besar. Namun, efek masker alami untuk mengecilkan pori-pori hanyalah ilusi semata.

Masker alami tidak sepenuhnya merubah ukuran pori-pori. Ukuran pori-pori kulit tetap sama.

Anda bisa melakukan perawatan masker lumpur sebanyak seminggu sekali untuk mengatasi minyak berlebih pada wajah.

Anda juga bisa menjalani perawatan medis di dokter kulit bersertifikat untuk membersihkan wajah berminyak, seperti facial dan mikrodermabrasi.

Selain membersihkan kulit secara optimal, selalu gunakan tabir surya dengan SPF 30 ke atas pada siang hari untuk perlindungan terbaik dari risiko kerusakan kulit.

Verifying...


Pernah alami gangguan menstruasi?

Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

HowStuffWorks, Health, Care, Cleansing, & Tips. (2009). Top 10 Tips for Cleansing Oily Skin. Retrieved 14 September 2018, from https://health.howstuffworks.com/skin-care/cleansing/tips/10-tips-for-cleansing-oily-skin.htm#page=10

How to control oily skin. (2021). Retrieved 14 September 2018, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/dry/oily-skin

Oily skin: 6 treatments, causes, and prevention. (2021). Retrieved 14 September 2018, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/321090

Maia Campos, P., Melo, M., & Mercurio, D. (2019). Use of Advanced Imaging Techniques for the Characterization of Oily Skin. Frontiers In Physiology, 10. doi: 10.3389/fphys.2019.00254

Mukhopadhyay, P. (2011). Cleansers and their role in various dermatological disorders. Indian Journal Of Dermatology, 56(1), 2. doi: 10.4103/0019-5154.77542

Choi, Y., Suh, H., Yoon, M., Min, S., Kim, J., & Jung, J. et al. (2010). A study of the efficacy of cleansers for acne vulgaris. Journal Of Dermatological Treatment, 21(3), 201-205. doi: 10.3109/09546630903401454

Lu, J., Cong, T., Wen, X., Li, X., Du, D., He, G., & Jiang, X. (2019). Salicylic acid treats acne vulgaris by suppressing AMPK / SREBP 1 pathway in sebocytes. Experimental Dermatology, 28(7), 786-794. doi: 10.1111/exd.13934

Arif, T. (2015). Salicylic acid as a peeling agent: a comprehensive review. Clinical, Cosmetic And Investigational Dermatology, 455. doi: 10.2147/ccid.s84765

How to select a sunscreen. (2021). Retrieved 1 November 2021, from https://www.aad.org/public/everyday-care/sun-protection/sunscreen/how-to-select-sunscreen

Evaluation of the medicinal use of clay minerals as antibacterial agents. (2021). International Geology Review. Retrieved from https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00206811003679737

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari Diperbarui Feb 25
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro