backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

3

Tanya Dokter
Simpan

7 Cara Cuci Muka Kulit Berminyak agar Bebas Jerawat

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 02/12/2022

7 Cara Cuci Muka Kulit Berminyak agar Bebas Jerawat

Bagi pemilik wajah berminyak, membersihkan muka adalah salah satu ritual  yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, bila tidak tepat, bukan tidak mungkin hal ini justru membuat minyak wajah semakin banyak. Lantas, bagaimana cara membersihkan kulit berminyak yang tepat?

Cara membersihkan kulit berminyak

Dalam membersihkan tipe kulit yang cenderung berminyak, pastikan Anda mengikuti setiap langkahnya dengan baik.

Dengan begitu, ritual perawatan ini bisa membantu secara optimal dalam mengendalikan produksi minyak (sebum) berlebih.

Berikut cara cuci muka untu kulit berminyak yang bisa Anda coba di rumah.

1. Cuci tangan dan ikat rambut Anda

Cara pertama cuci muka yang benar untuk kulit berminyak adalah dengan mencuci tangan sebelum menyentuh wajah. 

Jika tangan Anda kotor, bakteri atau debu bisa saja menempel di kulit berminyak sehingga berpotensi menimbulkan jerawat. 

Cuci tangan menggunakan sabun antibakteri selama 20 detik kemudian bilas dengan air hingga bersih.

Bagi Anda yang memiliki rambut panjang atau berponi, ada baiknya mengikat rambut terlebih dahulu sebelum cuci muka.  

Rambut yang basah dan mengenai wajah bisa membuat kulit jadi rentan terkena bakteri dan kotoran yang menempel di rambut. 

2. Gunakan pembersih wajah yang paling cocok

tes untuk mengetahui jenis kulit

Cara membersihkan kulit berminyak selanjutnya adalah memilih pembersih wajah yang paling cocok.

Biasanya, sabun pembersih ini mengandung bahan aktif asam salisilat.

Anda bisa menggunakan produk pembersih yang bebas lilin dan minyak sehingga tidak memperparah kondisi kulit berminyak Anda.

Selain itu, pastikan pula sabun mampu menghilangkan kotoran, keringat, dan minyak berlebih tanpa mengiritasi atau membuat kulit kering dan terasa tertarik. 

Pastikan pembersih juga mudah dibilas agar tidak meninggalkan residu.

3. Hindari produk yang mengiritasi

Idealnya, pembersih wajah untuk kulit adalah tidak memicu komedo, jerawat, dan alergi kulit.

Jadi, cara yang benar jangan gunakan sabun batangan untuk cuci muka kulit berminyak

Sebagian besar produk sabun batang di pasaran mengandung surfaktan yang bisa mengikis lapisan pelindung kulit.

Bahan tersebut dapat mengubah keseimbangan pH kulit sehingga memungkinkan pertumbuhan bakteri lebih banyak di kulit. 

Jika kulit Anda berminyak dan sensitif, sebaiknya Anda menghindari produk yang mengandung parfum.

Hindari pula penggunaan scrub yang kasar agar kulit tidak iritasi bahkan terluka.

4. Tentukan suhu air yang tepat

kulit berminyak

Banyak orang beranggapan bahwa cuci muka dengan air panas adalah cara membersihkan kulit berminyak yang paling tepat.

Faktanya, air panas justru dapat membuat kulit terlalu kering. Kulit yang terlalu kering malah rentan mengalami dehidrasi.

Dalam merespons kondisi dehidrasi ini, kelenjar minyak memproduksi sebum lebih banyak lagi guna mengembalikan kesimbangan kelembapan kulit. 

Alih-alih menggunakan air panas, pakailah air dengan suhu hangat alias suam-suam kuku sebagai cara membersihkan kulit berminyak.

Air hangat membantu mengurangi kotoran dan minyak berlebih tanpa membuat kulit terasa kering.

5. Cuci wajah secara menyeluruh

Jika memakai riasan, bersihkan wajah dengan metode double cleansing. Ini adalah cara cuci muka yang benar agar kulit berminyak bebas jerawat. 

Pertama, gunakan milk cleanser dan toner untuk membersihkan riasan. Kedua, bersihkan wajah dengan sabun cuci muka kulit berminyak yang sudah Anda pilih. 

Gunakan sabun cuci muka untuk membersihkan seluruh bagian wajah dengan gerakan memutar secara perlahan. 

Pastikan untuk membersihkan semua area, yakni dagu, dahi, hidung, pipi, dan leher. Lalu, bilas hingga wajah benar-benar bersih. 

Agar proses membersihkan wajah lebih optimal, pijat wajah dengan lembut dengan pembersih wajah selama kurang lebih 30 detik.

Lalu, bilas dengan air hangat atau suam-suam kuku. 

6. Lakukan eksfoliasi

cara pakai toner

Sebagai cara membersihkan kulit berminyak, eksfoliasi membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang terjebak dan menyumbat pori-pori.

Bila Anda ingin menggunakan eksfoliasi dengan toner, Anda bisa mengaplikasikannya pada kapas.

Sebaiknya, pilih bahan eksfoliasi dengan asam salisilat. Lakukan eksfoliasi dengan toner setelah Anda mencuci muka dengan sabun.

Selain mengelupas sel kulit mati, fungsi toner adalah untuk menurunkan kadar pH kulit dan membersihkan kotoran yang tidak dapat terangkat sabun muka.

Setelah itu, lanjutkan dengan toner, serum, dan pelembap yang bersifat menghidrasi.

7. Cuci muka secukupnya

Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia menyarankan pemilik kulit berminyak untuk membersihkan wajah dengan sabun setidaknya 2 – 3 kali sehari.

Waktu yang tepat untuk cuci muka kulit berminyak adalah pada pagi, malam, dan setelah berkeringat.

Namun, jangan terus-menerus membersihkan muka sekalipun kulit berminyak. 

Terlalu sering mencuci muka dapat menyebabkan kulit menjadi terlalu kering dan lagi-lagi memicu minyak berlebih.

Tips lain membersihkan kulit berminyak

Anda juga bisa membersihkan kulit berminyak dengan masker lumpur atau mud mask. Umumnya, jenis masker ini menggunakan bahan kaolin dan bentonite.

Kedua zat aktif tersebut membantu mengangkat kotoran dan minyak berlebih dengan cepat.

Masker lumpur juga membantu menyamarkan pori-pori yang tampak besar. Namun, efek masker alami untuk mengecilkan pori-pori hanyalah ilusi semata.

Masker alami tidak sepenuhnya merubah ukuran pori-pori. Ukuran pori-pori kulit tetap sama.

Anda bisa melakukan perawatan masker lumpur sebanyak seminggu sekali untuk mengatasi minyak berlebih pada wajah.

Anda juga bisa menjalani perawatan medis di dokter kulit bersertifikat untuk membersihkan wajah berminyak, seperti facial dan mikrodermabrasi.

Selain membersihkan kulit secara optimal, selalu gunakan tabir surya dengan SPF 30 ke atas pada siang hari untuk perlindungan terbaik dari risiko kerusakan kulit.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 02/12/2022

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan