Sesekali Coba Berjalan Tanpa Alas Kaki! Ini Manfaat dan Risikonya

    Sesekali Coba Berjalan Tanpa Alas Kaki! Ini Manfaat dan Risikonya

    Seberapa sering Anda berjalan tanpa alas kaki? Ternyata, ada manfaat dari kebiasaan yang satu ini, meski masih menimbulkan pro dan kontra. Berjalan pakai sepatu atau sandal pasti lebih nyaman, tetapi tidak ada salahnya mencoba kebiasaan baru. Berikut penjelasan seputar manfaat dan risiko dari berjalan tanpa sandal dan sepatu.

    Manfaat berjalan kaki

    jalan cepat

    Sebelum mengulik manfaat berjalan tanpa alas kaki, Anda perlu tahu dulu bahwa berjalan kaki secara umum sudah memiliki manfaat baik.

    Berjalan kaki adalah salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan.

    Mengutip dari Better Health, Anda tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam karena bisa berjalan santai setidaknya 30 menit untuk mendapat manfaat seperti:

    • menyehatkan kardiovaskular,
    • memperkuat tulang dan
    • mengurangi lemak dalam tubuh,
    • meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot.

    Bahkan, berjalan kaki juga bisa mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoporosis sampai beberapa jenis kanker.

    Jalan kaki juga termasuk olahraga yang murah meriah dan tidak perlu memakai peralatan khusus.

    Bahkan, sebagian orang mulai membiasakan untuk berjalan tanpa alas kaki.

    Manfaat berjalan tanpa alas kaki

    anak jalan jinjit

    Biasanya, berjalan tanpa alas kaki Anda lakukan hanya saat berada di rumah. Akan tetapi, sekarang bisa Anda lakukan saat di luar rumah.

    Berjalan tidak memakai sandal dan sepatu sedang populer belakangan ini dengan klaim bisa menyehatkan badan.

    Mengutip dari Mayo Clinic, ada sepatu olahraga yang sangat tipis sehingga memberikan sensasi seperti bertelanjang kaki.

    Singkatnya, manfaat berjalan tanpa alas kaki untuk kesehatan yaitu:

    • meningkatkan keseimbangan tubuh,
    • mengontrol posisi kaki lebih baik saat kaki menyentuh tanah,
    • koordinasi kaki, lutut, piggang, dan otot perut lebih optimal,
    • menguatkan otot kaki sehingga bisa menahan punggung bagian bawah,
    • mengasah kepekaan kaki dan tubuh untuk meredakan rasa nyeri.

    Jonathan Kaplan, ahli bedah ortopedi di Hoag Orthopaedic Institute, menyatakan bahwa kebiasaan berjalan tanpa sepatu atau sandal dapat mengembalikan gaya alami saat berjalan.

    Untuk lebih lengkapnya, berikut manfaat dari berjalan tanpa alas kaki.

    1.Mengurangi risiko penyakit jantung

    Sebuah studi terbitan Journal of Alternative and Complementary Medicine menemukan hubungan berjalan tanpa alas kaki dengan mengurangi risiko penyakit jantung.

    Peneliti menjelaskan dalam penelitian tersebut bahwa grounding dapat mengurangi pembekuan dan pengentalan darah dalam sel darah merah.

    Pengentalan darah dalam sel darah merah adalah faktor utama dalam penyakit kardiovaskular.

    2. Mengurangi rasa sakit

    Menurut penelitian dari Journal of Inflammation Research, saat Anda berjalan menyentuh tanah langsung bisa bertindak sebagai antioksidan alami.

    Antioksidan ini melindungi sel, jaringan, dan organ dari stres oksidatif.

    Orang yang sedang mengalami nyeri otot akan merasa lebih baik setelah berjalan atau berbaring di atas tanah.

    3. Meningkatkan sirkulasi darah

    Mengutip dari RunBare, Anda menggunakan otot tambahan di kaki dan tungkai untuk membantu menyeimbangkan tubuh dan mengirim pesan ke otak saat jalan kaki.

    Lewat menggunakan otot tambahan, sama halnya dengan olahraga, sirkulasi darah untuk kaki akan meningkat.

    4. Meningkatkan postur dan keseimbangan tubuh keseluruhan

    Menurut Medical Daily, berjalan tanpa alas kaki dapat memaksa tubuh untuk melatih dan memperkuat otot-otot kecil pada kaki.

    Otak belajar untuk memperhatikan sinyal dari kaki sehingga meningkatkan postur dan keseimbangan tubuh.

    The Foundation for Health in Aging mengatakan bahwa studi mengenai berjalan di atas batu dapat membantu para orang tua meningkatkan keseimbangan dan kekuatan mereka.

    5. Meningkatkan suasana hati

    Penelitian dari Explore menjelaskan bahwa stres dan depresi bisa berkurang dengan kebiasaan berjalan tanpa alas kaki.

    Kebiasaan ini bisa membuat tubuh merasakan berbagai macam bentuk dan tekstur tanah dan jalanan yang Anda injak.

    Tubuh akan terfokus pada keseimbangan sehingga lebih melepaskan hormon kortisol atau stres.

    Risiko berjalan tanpa alas kaki

    Meski memiliki banyak manfaat, kebiasaan berjalan tidak memakai sandal atau sepatu bisa menimbulkan efek samping.

    Ada banyak kondisi yang memungkinkan Anda mengalami cedera saat jalan bertelanjang kaki di luar ruangan.

    Jadi, Anda juga harus tetap berhati-hati, ya!

    Beberapa kekurangan berjalan kaki tanpa alas kaki yaitu:

    • kemungkinan masuknya bakteri, infeksi jamur, dan virus akibat bertelanjang kaki,
    • adanya kutil plantar dan infeksi virus pada permukaan yang kotor,
    • kutu air dan infeksi jamur juga menempel pada permukaan yang basah lainnya,
    • kemungkinan menginjak pecahan kaca atau paku yang dapat menyebabkan infeksi tetanus,
    • terkena cacing tambang ketika kaki memiliki kontak langsung dengan kotoran hewan, yang biasanya terdapat pada pasir dan rumput.

    Berjalan kaki tanpa alas kaki memiliki kelebihan dan kekurangan untuk tubuh.

    Bila Anda ingin mengurangi risiko di atas, sebaiknya hindari berjalan di permukaan jalan yang tajam.

    Selain itu, lakukan kebiasaan berjalan tanpa alas kaki selama 5 menit setiap harinya agar tubuh menjadi sehat.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Should you skip the running shoes and go barefoot?. (2021). Retrieved 1 November 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/expert-answers/barefoot-running-shoes/faq-20058003

    Perkins, K., Hanney, W., & Rothschild, C. (2014). The Risks and Benefits of Running Barefoot or in Minimalist Shoes. Sports Health: A Multidisciplinary Approach, 6(6), 475-480. doi: 10.1177/1941738114546846

    Franklin, S., Grey, M., Heneghan, N., Bowen, L., & Li, F. (2015). Barefoot vs common footwear: A systematic review of the kinematic, kinetic and muscle activity differences during walking. Gait & Posture, 42(3), 230-239. doi: 10.1016/j.gaitpost.2015.05.019

    Does Walking Barefoot Have Health Benefits?. (2021). Retrieved 1 November 2021, from https://www.healthline.com/health/walking-barefoot#benefits

    Barefoot Benefits | runbare.com. (2021). Retrieved 1 November 2021, from http://www.runbare.com/barefoot-benefits

    Walking for good health – Better Health Channel. (2021). Retrieved 1 November 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/walking-for-good-health

    Earthing (Grounding) the Human Body Reduces Blood Viscosity—a Major Factor in Cardiovascular Disease | The Journal of Alternative and Complementary Medicine. (2021). Retrieved 1 November 2021, from https://www.liebertpub.com/doi/full/10.1089/acm.2011.0820

     

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui Nov 04, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita