home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Waxing atau Mencukur: Mana yang Paling Ampuh Menghilangkan Bulu di Badan?

Waxing atau Mencukur: Mana yang Paling Ampuh Menghilangkan Bulu di Badan?

Pertumbuhan bulu yang lebat di badan kadang dianggap menarik oleh beberapa orang. Namun tidak bagi sebagian lainnya yang justru merasa kurang percaya diri. Atas dasar inilah, banyak orang yang giat menghilangkan bulu pada tubuh dengan menempuh beragam metode ampuh.

Waxing dan mencukur adalah dua di antaranya yang paling sering digunakan. Sebenarnya, lebih baik pakai metode waxing atau mencukur, ya?

Apa bedanya waxing dan mencukur?

Sama-sama dapat menghilangkan bulu yang tampak mengganggu di tubuh, kerap membuat waxing dan mencukur disamaartikan begitu saja. Padahal, baik waxing dan mencukur punya beberapa perbedaan mendasar dalam prosesnya.

Jadi, sebelum menentukan mana yang lebih baik dari waxing atau mencukur, lebih baik teliti dulu hal-hal berikut ini:

Beda tekniknya

Mayoritas orang sulit membedakan kedua metode dalam menghilangkan bulu ini. Mudahnya, alat yang digunakan dalam waxing dan mencukur berbeda sehingga otomatis teknik yang dilakukan pun tidak sama.

Waxing melibatkan pemakaian lilin cair yang dioleskan pada kulit, kemudian ditutup dengan handuk atau kain kassa di atasnya.

Kulit yang telah ditutup ini lalu ditekan-tekan selama beberapa saat, sampai akhirnya ditarik sesuai sesuai arah tumbuhnya bulu.

Sementara untuk mencukur, dapat dilakukan dengan menggunakan alat cukur biasa maupun alat cukur listrik.

Beda kecepatan bulu tumbuh kembali

Sebelum memutuskan ingin menggunakan metode waxing atau mencukur, sebaiknya pertimbangkan durasi ketahanan bulu setelah dicabut. Sebab, beda cara yang dipakai maka berbeda pula kecepatan bulu untuk tumbuh kembali.

Pada waxing, bulu di badan baru akan tumbuh setelah kurang lebih 3-6 minggu kemudian. Sedangkan ketika Anda mencukur bulu, hanya butuh waktu 1-3 hari sampai akhirnya bulu tumbuh kembali.

Beda area sasaran

Sebenarnya, entah itu waxing atau mencukur, bisa dilakukan di bagian tubuh mana pun. Dengan catatan, tetap dilakukan dengan teliti dan penuh hati-hati. Melansir dari laman Web MD, bulu yang tumbuh di wajah, kaki, ketiak, hingga sekitar area kewanitaan boleh dihilangkan dengan cara waxing.

Atau pilihan lainnya, Anda bisa pakai metode mencukur untuk memangkas bulu di area kaki, wajah, serta lengan. Mencukur umumnya tidak dianjurkan untuk dilakukan di sekitar area kewanitaan.

Alasannya karena mencukur berisiko menimbulkan iritasi akibat gesekan langsung dari alat cukur dengan kulit. Ini tentunya akan membahayakan kulit di area kewanitaan yang cenderung lebih sensitif.

Beda efek samping

Kulit berisiko mengalami kemerahan disertai dengan munculnya benjolan kecil bila Anda memilih pakai teknik waxing. Bahkan, infeksi bisa juga muncul di sekitar folikel rambut tempat di mana bulu berada.

Begitu pula dengan teknik mencukur yang bisa menimbulkan dampak berupa bulu yang tumbuh ke dalam setelahnya, meski tidak selalu.

Sumber: Rebel Circus

Jadi, lebih baik pilih waxing atau mencukur?

Pada dasarnya, kedua metode untuk menghilangkan bulu ini aman dilakukan asalkan sesuai dengan aturan penggunaannya. Misalnya pada waxing, biasanya kriteria panjang bulu yang boleh di-wax adalah sekitar 0,5 cm.

Berbeda lagi dengan aturan pada mencukur, yang mengharuskan Anda membasahi kulit terlebih dahulu dengan menggunakan sabun atau busa cukur guna mencegah terjadinya iritasi. Selain itu, Anda bisa mempertimbangkan perbedaan antara waxing dan mencukur yang meliputi kelebihan serta kekurangannya.

Sebab dari sini, nantinya Anda akan menemukan teknik menghilangkan bulu mana yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Ambil contoh, bulu yang ingin Anda hilangkan ada di sekitar bagian kewanitaan, tentu Anda lebih disarankan menggunakan metode waxing daripada pakai alat cukur.

Tak jarang, biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan waxing pun jauh lebih mahal ketimbang mencukur. Ya, ini karena mencukur biasanya dapat dilakukan sendiri di rumah hanya dengan bermodalkan alat cukur, busa cukur, dan kaca.

Sedangkan untuk waxing, idealnya harus dilakukan oleh seorang terapis kecantikan yang telah berpengalaman. Bahkan meskipun waxing bisa dilakukan di rumah, biaya yang harus Anda keluarkan pun tidak semurah mencukur biasa.

Namun Anda tidak perlu khawatir. Apapun metode penghilang bulu yang Anda pilih, baik pakai waxing atau mencukur, risiko terjadinya ruam maupun iritasi bisa dicegah dan diobati, kok. Caranya dengan menggunakan produk krim perawatan kulit yang telah dilengkapi dengan kandungan Centella Asiatica di dalamnya.

Ini merupakan tanaman herbal alami yang manfaatnya sudah tidak perlu diragukan lagi untuk menenangkan kulit yang mengalami iritasi, sekaligus mempercepat regenerasi kulit. Alhasil, kulit sehat dan terawat pun bisa dengan mudah Anda dapatkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Waxing Vs. Shaving Legs. https://www.livestrong.com/article/261641-waxing-vs-shaving-legs/ Diakses pada 1 November 2018.

Hair Removal Options. https://www.webmd.com/beauty/cosmetic-procedures-hair-removal#1 Diakses pada 1 November 2018.

For Wome Only: Best Choices for Hair Removal. https://www.webmd.com/beauty/features/for-women-only-best-choices-for-hair-removal#1 Diakses pada 1 November 2018.

Shaving vs. Waxing: What’s Better for Your Skin? https://health.clevelandclinic.org/shaving-vs-waxing-whats-better-for-your-skin/ Diakses pada 1 November 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 26/03/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x