home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Baru Pertama Kali Brazilian Waxing? Yuk, Cari Tahu Info Lengkapnya!

Baru Pertama Kali Brazilian Waxing? Yuk, Cari Tahu Info Lengkapnya!

Ada cukup banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mencukur atau menghilangkan rambut di kemaluan Anda. Salah satu caranya adalah dengan melakukan brazilian waxing. Apakah brazilian waxing aman untuk Anda? Berikut adalah tips serta penjelasan lengkapnya.

Apa itu brazilian waxing?

brazilian waxing

Brazilian waxing adalah salah satu metode menghilangkan atau mencukur rambut di area kemaluan dengan bersih.

Mengutip dari Kids Health, metode ini tergolong sangat efektif untuk menghilangkan rambut dalam jangka waktu yang lama.

Terapis akan merapikan sekaligus menghilangkan rambut yang berada pada area bagian depan tulang kemaluan, bagian luar, antara paha atas, sekaligus sekitar anus.

Namun, Anda juga bisa memilih untuk menghilangkan semua atau menyisakan sedikit rambut pada area depan vagina.

Apa yang harus diperhatikan sebelum melakukan prosedur?

Dapat dikatakan bahwa proses brazilian waxing adalah mencabut rambut kemaluan dari akarnya. Maka dari itu, tidak menutup kemungkinan proses ini akan cukup menyakitkan.

Apalagi, jika Anda mempunyai jenis kulit sensitif dan tingkat toleransi rasa sakit tergolong rendah.

Berikut adalah hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan brazilian waxing.

  • Pilih salon atau klinik yang telah tersertifikasi.
  • Usahakan untuk tidak memilih waktu yang berdekatan dengan masa menstruasi.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri 30 menit sebelum prosedur.
  • Pastikan rambut kemaluan Anda tidak terlalu pendek, minimal 1 cm agar terapis lebih mudah menariknya.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan

Pastikan bahwa kulit kemaluan Anda sehat dan tidak sedang bermasalah untuk mencegah kulit semakin iritasi hingga penyakit kelamin.

Apabila kulit vagina sedang berjerawat atau luka, biasanya terapis menyarankan untuk melakukan brazilian waxing di lain hari.

Selain itu, Anda juga sebaiknya menghindari konsumsi alkohol serta kafein di hari yang sama karena bisa mengakibatkan pori-pori kulit mengencang sehingga waxing jadi lebih sakit.

Pastikan pula Anda mengonsumsi obat pereda nyeri yang aman seperti parasetamol atau ibuprofen.

Bagaimana prosedur brazilian waxing?

proses brazilian waxing

Biasanya, terapis membutuhkan waktu sekitar 30 – 45 menit dalam melakukan waxing jenis ini.

Durasi brazilian waxing tergantung dari seberapa banyak terapis perlu menghilangkan rambut pada area vagina. Berikut adalah proses atau prosedur dari Brazilian waxing.

  1. Lalu, terapis akan membersihkan area vagina untuk mencegah infeksi.
  2. Akan ada proses pre-wax terlebih dahulu seperti memberikan minyak atau bedak.
  3. Setelah itu, terapis akan mengoleskan lilin khusus pada rambut kemaluan.
  4. Selanjutnya, terapis meletakkan kain atau kertas strip selama beberapa detik.
  5. Apabila sudah menempel cukup kuat, terapis akan menarik ke arah berlawanan.
  6. Jika masih ada sisa rambut, terapis akan membersihkannya dengan penjepit atau pinset.
  7. Terakhir, terapis akan mengoleskan krim atau serum khusus untuk meredakan kemerahan.

Pastikan Anda menggunakan jenis pakaian longgar agar terasa nyaman dan mencegah terjadinya gesekan serta risiko folikulitis.

Perawatan setelah brazilian waxing

Setelah proses waxing selesai, jangan lupa untuk merawat area vagina seperti di bawah ini.

  • Saat timbul rasa nyeri atau kemerahan, Anda bisa mengompres dengan air dingin atau oleskan salep.
  • Hindari aktivitas seksual setidaknya dalam jangka waktu 24 jam.
  • Tidak berolahraga atau sauna terlebih dahulu karena keringat juga bisa memicu iritasi kulit.
  • Tidak mandi menggunakan air panas setelah melakukan prosedur.
  • Menggunakan celana yang longgar untuk mencegah iritasi.

Tenang saja, Anda bisa langsung berkegiatan meski baru selesai melakukan prosedur brazilian wax.

Efek samping brazilian wax

Biasanya, saat rambut kemaluan sudah tumbuh lebat, tidak ada salahnya untuk sedikit mencukurnya dengan gunting agar rapih dan mencegah rasa gatal.

Namun, ada pula wanita yang ingin menghilangkan rambut pada area vagina karena ini merupakan suatu keputusan pribadi.

Anda juga perlu mengetahui jika menghilangkan rambut kemaluan seperti brazilian waxing lebih banyak efek sampingnya daripada manfaatnya.

Mengutip dari Mayo Clinic, tidak ada alasan medis atau higienis saat menghilangkan sebagian atau seluruh rambut kemaluan. Adapun beberapa efek samping yang dapat terjadi, seperti:

Apa pun pilihan Anda untuk mencukur bulu kemaluan, termasuk brazilian wax, pastikan untuk melakukannya di tempat terpercaya dengan terapis berpengalaman.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hair removal: How to wax. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/hair/how-to-wax

ISSM, J., E-newsletter, I., Us, C., Conditions, S., Ejaculation, D., & Dysfunction, E. et al. (2013). What are the health risks of removing women’s pubic hair? | ISSM. Retrieved 23 March 2021, from https://www.issm.info/sexual-health-qa/what-are-the-health-risks-of-removing-womens-pubic-hair/

Pubic hair removal: Are there benefits?. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/pubic-hair-removal/faq-20455693

Fitzpatrick, M. (2007). Brazilian bikini wax and the designer vagina. The British Journal Of General Practice, 57(545), 1005. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2084124/

Everything You Need to Know About Offering Body Hair Waxing Services in Your Esthetics Practice.(2021). Retrieved 23 March 2021, from https://www.estheticianedu.org/body-hair-waxing/

What’s the Best Way to Remove Excess Pubic Hair? (for Teens) – Nemours KidsHealth. (2021). Retrieved 23 March 2021, from https://kidshealth.org/en/teens/sideburns.html

DeMaria, A., Flores, M., Hirth, J., & Berenson, A. (2014). Complications related to pubic hair removal. American Journal Of Obstetrics And Gynecology, 210(6), 528.e1-528.e5. doi: 10.1016/j.ajog.2014.01.036

Butler, S., Smith, N., Collazo, E., Caltabiano, L., & Herbenick, D. (2015). Pubic Hair Preferences, Reasons for Removal, and Associated Genital Symptoms: Comparisons Between Men and Women. The Journal Of Sexual Medicine, 12(1), 48-58. doi: 10.1111/jsm.12763

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal diperbarui 2 minggu lalu
x