Pancolitis (Radang Usus Besar)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Definisi pancolitis (radang usus besar)

Radang usus besar (pancolitis) adalah peradangan yang terjadi pada seluruh lapisan organ usus besar. Kondisi ini termasuk peradangan kronis yang dapat menyebabkan bisul dalam usus atau membuat usus terluka. 

Pancolitis merupakan salah satu jenis penyakit dari kolitis ulseratif. Itu sebabnya, gejala yang dipicu oleh penyakit ini tidak jauh berbeda dengan kolitis ulseratif. 

Peradangan pada usus besar dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman. Bila peradangan semakin meluas, semakin parah gejala yang akan dialami. 

Selain itu, pancolitis dapat memengaruhi seluruh usus besar, sehingga gejala yang ditimbulkan jauh lebih menyakitkan. 

Seberapa umumkah pancolitis?

Radang usus besar merupakan gangguan sistem pencernaan yang dapat terjadi pada siapa saja. Namun, para ahli memperkirakan sekitar 15 – 20% pasien kolitis ulseratif berisiko mengalami pancolitis. 

Penyakit kronis ini sebenarnya bisa diatasi dengan perawatan dari dokter. Silakan diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan serta pencegahan dari penyakit ini.

Tanda dan gejala radang usus besar

Pancolitis memiliki gejala yang tidak jauh berbeda dengan kolitis ulseratif. Beberapa gejala radang usus besar antara lain: 

  • kram dan nyeri perut, 
  • mual dan muntah, 
  • diare, 
  • perdarahan pada anus, 
  • kram atau kejang otot,
  • demam, 
  • kelelahan, 
  • penurunan nafsu makan, serta 
  • berat badan menurun. 

Kemungkinan ada satu atau lebih gejala yang yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran tertentu akan sebuah kondisi, konsultasikan dengan dokter. 

Kapan harus periksa ke dokter?

Seiring dengan berjalannya waktu, pancolitis dapat menyebabkan luka. Dinding usus akhirnya dapat kehilangan kemampuan untuk mengolah makanan, sisa makanan yang harus dibuang, dan menyerap air. 

Akibatnya, Anda pun mengalami gejala yang mungkin perlu penanganan dari dokter, seperti: 

Penyebab dan faktor risiko

Apa penyebab radang usus besar?

Hingga saat ini baik pancolitis maupun kolitis ulseratif tidak memiliki penyebab pasti. Namun, kondisi di bawah ini yang mungkin menjadi penyebab radang usus besar.

1. Masalah pada sistem kekebalan tubuh

Salah satu kemungkinan dari penyebab peradangan pada usus besar yaitu masalah pada sistem imun

Pada saat sistem imun bermasalah, sistem kekebalan tidak hanya akan menyerang virus dan bakteri, melainkan juga sel-sel pada saluran pencernaan. 

2. Faktor keturunan

Faktor genetik atau keturunan mungkin juga bisa menjadi penyebab radang usus besar, termasuk kolitis ulseratif. Pasalnya, beberapa pasien kolitis ulseratif yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit tersebut.  

Meski begitu, kebanyakan orang dengan kolitis ulseratif tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.

Apa faktor yang meningkatkan risiko terhadap kondisi ini?

Bila Anda mengalami kolitis ulseratif, risiko terkena radang usus besar pun semakin meningkat. Selain itu, ada beberapa kondisi lainnya yang dapat menjadi faktor risiko terkena pancolitis, yaitu: 

  • sistem kekebalan tubuh lemah
  • keturunan, 
  • diet tinggi protein, 
  • usia, sering dijumpai pada pasien di bawah 35 tahun, 
  • jenis kelamin, lebih sering dialami oleh pria, dan
  • merokok. 

Komplikasi pancolitis

Bila pancolitis tidak diobati dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi, seperti: 

  • perdarahan parah, 
  • perforasi usus (usus berlubang), 
  • usus hipertrofik (usus merenggang), 
  • radang selaput perut, dan 
  • kanker usus besar

Diagnosis dan pengobatan

Bagaimana cara mendiagnosis kondisi ini?

Sama seperti penyakit peradangan usus lainnya, orang yang dicurigai mengalami pancolitis akan menjalani pemeriksaan khusus, yaitu: 

Apa saja pilihan obat dan pengobatan radang usus besar?

Peradangan pada usus besar merupakan penyakit kronis, sehingga tidak ada obat khusus yang dapat mengatasi penyakit IBD ini. Berikut ini sejumlah obat dan perawatan yang direkomendasikan dokter untuk meringankan gejala radang usus besar. 

Obat radang usus besar

Peradangan pada usus besar memang tidak dapat disembuhkan. Namun, dokter akan meresepkan obat tertentu untuk mengatasi gejala pancolitis, seperti: 

  • amino salisilat, 
  • Antibiotik, seperti metronidazole, ciprofloxacin, dan rifaximin, 
  • kortikosteroid, dan
  • obat untuk mencegah diare atau kram perut. 
Operasi

Selain obat-obatan, dokter mungkin juga akan menyarankan operasi untuk mengangkat seluruh usus besar dan rektum. Sebagai gantinya, dokter akan memasang alat khusus berkantong semacam kantong untuk menghubungkan ujung usus ke anus. 

Hal ini bertujuan agar Anda tetap dapat buang air besar seperti biasanya. Prosedur ini disebut sebagai ileoanal anastomosis. 

Bila tidak memungkinkan, dokter akan membuat permukaan permanen pada perut dan memasang kantong untuk mengumpulkan feses. 

Pengobatan pancolitis di rumah

Selain obat-obatan, dokter juga akan menyarankan Anda untuk mengubah gaya hidup demi mendukung perawatan dari dokter, yakni: 

  • membatasi susu dan produk olahan susu, 
  • makan dalam porsi pas
  • minum lebih banyak air, serta
  • mengelola stres dengan berolahraga. 

Sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi makanan dapat memicu radang usus. Namun, makanan dan minuman tertentu bisa memperburuk gejala pancolitis, terutama ketika kambuh. 

Itu sebabnya, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi atau ahli diet terkait perencanaan pola makan sesuai dengan kondisi Anda. 

Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan diskusikan dengan dokter untuk memahami solusi apa yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Selain digunakan sebagai bumbu masak rica-rica, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Herbal A-Z 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Sakit perut merupakan gejala dari masalah pencernaan yang sering muncul. Namun, apa bedanya sakit perut karena gas dan karena penyakit lain?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Begini Cara Memilih Multivitamin yang Aman dan Sesuai untuk Anda

Banyak jenis multivitamin yang ada di pasaran. Tapi yang manakah yang sesuai dengan Anda? Berikut cara memilih multivitamin yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Hati-hati, mata yang gatal bisa jadi disebabkan oleh kutu bulu mata. Wah, bagaimana bisa terjadi dan seperti apa cara mengobatinya? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Penyakit Mata 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanaman untuk kamar

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
Bekas luka

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara menghilangkan nyeri haid

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit