7 Makanan yang Harus Dihindari Saat Sedang Sakit Perut

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Makan, adalah hal yang paling menyenangkan untuk dilakukan. Namun, jika Anda mengalami diare, mual, atau bahkan maag, Anda mungkin akan berpikir ulang untuk makan karena perut Anda sedang tidak bersahabat. Meskipun sakit pada perut tidak akan berlangsung lama, namun memilih makanan yang kurang tepat untuk dikonsumsi akan membuat sakit perut berlangsung lebih lama.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa makanan yang perlu Anda hindari saat Anda sedang sakit perut.

1. Bawang putih

Ekstrak bawang putih adalah salah satu suplemen terbaik bagi jantung Anda, namun, konsumsi bawang putih saat perut Anda sakit dapat menyebabkan nyeri meningkat karena bawang putih mengandung fruktans, senyawa yang dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sakit perut, kembung, dan ketidaknyamanan.

2. Gula halus

Makanan yang manis ini dapat menyebabkan kadar insulin Anda meningkat sehingga akan terjadi fluktuasi gula darah dalam tubuh. Meskipun tidak akan berdampak langsung pada perut Anda, namun, konsumsi gula halus saat perut Anda sakit dapat membuat tubuh Anda berkeringat dan gemetar.

3. Susu

Salah satu makanan yang sulit dicerna oleh tubuh adalah susu, karena susu mengandung laktosa gula yang tidak mudah dicerna tubuh. Sehingga, jika Anda tetap minum susu saat Anda mengalami diare, maka diare Anda akan memburuk.

4. Kafein

Kafein (seperti teh, kopi, dan soda) akan merangsang motilitas (kemampuan bergerak atau berpindah tempat) saluran pencernaan yang akan membuat isi yang ada di dalam saluran pencernaan bergerak lebih cepat melalui sistem pencernaan Anda, sehingga jumlah yang berlebihan tersebut dapat menyebabkan Anda diare.

Selain itu, soda merupakan salah satu produk makanan yang perlu dihindari karena kandungan asam sitrat dan natrium benzoat didalam soda. Bahan kimia tersebut bersifat keras pada perut Anda. Jadi jika Anda sedang mengalami diare, kafein hanya akan memperburuk masalah pencernaan Anda.

5. Makanan pedas

Meskipun makanan pedas selalu menggugah selera untuk makan, namun, jika Anda sedang mengalami mual, muntah, atau bahkan diare, sebaiknya Anda menghindari makanan pedas hingga keadaan lebih baik.

6. Makanan asam

Selain makanan pedas yang harus dihindari saat Anda sedang mual, muntah, atau diare; makanan lainnya yang perlu dihindari adalah makanan asam seperti saus tomat, buah yang bersifat asam seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, atau anggur yang dapat menyebabkan masalah pencernaan.  

Selain itu, meskipun anggur merah dan hitam mengandung resveratrol, antioksidan yang telah terbukti memiliki banyak manfaat kesehatan, namun konsumsi anggur terlalu banyak justru dapat menyebabkan mual dan diare karena kandungan fruktosa dan tanin di dalamnya.

7. Makanan berlemak

Saat perut Anda sedang bermasalah, ada baiknya Anda untuk menghindari makanan berlemak (seperti mentega, es krim, daging merah, dan keju) untuk sementara waktu karena makanan berlemak tersebut akan merangsang kontraksi pada saluran pencernaan Anda yang dapat memperlambat pengosongan lambung, memperburuk sembelit, atau menyebabkan diare lebih buruk.

Makanan yang baik untuk mengatasi sakit perut

Lalu, apa yang harus Anda makan saat perut Anda sedang sakit? Berikut adalah beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk membuat kondisi perut Anda membaik:

1. Nasi

Tanpa disadari, nasi adalah makanan utama yang dapat mengurangi kram pada perut. Nasi kaya akan magnesium dan kalium, yang keduanya akan membantu Anda dalam mengurangi kram dan rasa sakit pada perut. Nasi juga rendah serat dibanding biji-bijian lainnya. Selain itu, nasi juga tinggi akan pati resisten yang dapat menyerap racun dan membantu racun keluar dari tubuh Anda.

2. Pisang

Pisang adalah sumber makanan yang dapat dikonsumsi saat Anda sedang merasa sakit perut; namun pisang yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat perut Anda sakit adalah pisang yang setengah matang, karena pisang yang terlalu matang (yang berwarna kuning cerah) justru dapat menyebabkan kram perut. Pisang yang setengah matang mengandung jumlah tinggi magnesium, kalium, dan vitamin B6 yang adalah tiga nutrisi yang dapat membantu Anda mengurangi kram dan rasa sakit pada perut.

3. Yogurt non-susu

Berbeda dengan susu, yogurt justru salah satu produk yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat perut Anda sedang sakit karena bakteri yogurt adalah salah satu yang paling menenangkan untuk saluran pencernaan dan ampuh untuk mengurangi kram, kembung, dan membantu pencernaan. Untuk mendapatkan manfaat dari yoghurt tanpa kandungan susu di dalamnya, Anda dapat mencoba kedelai, kelapa, atau susu yogurt almond yang tidak mengandung pemanis buatan atau tambahan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Kaki Terasa Lemas Tiba-Tiba? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Apakah Anda pernah merasakan tiba-tiba kaki lemas? Cari tahu penyebabnya, apakah karena penyakit berbahaya atau hanya sekadar kelelahan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Otak dan Saraf 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Diare dan sembelit adalah penyakit pencernaan yang sangat umum. Namun, tahukah Anda kalau penyakit hati juga menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Enzim SGOT dan SGPT

Salah satu tes yang dianjurkan untuk dilakukan ketika Anda sakit adalah pemeriksaan SGOT dan SGPT. Pemeriksan apa itu dan apa artinya kalau tinggi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 12 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi sakit punggung

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
zat aditif adalah msg

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
obat mimisan alami

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bercak putih di puting

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit