5 Tips Menyiapkan Kamar Bayi yang Bersih dan Aman untuk Si Kecil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Apa saja yang Anda perlu Anda siapkan untuk menyambut kelahiran si buah hati? Ternyata bukan cuma perlengkapan bayi, lho. Anda juga perlu menyiapkan kamar bayi yang bersih, aman, dan nyaman untuk si buah hati. Jika Anda masih bingung bagaimana menyiapkan kamar yang sesuai untuk si mungil, simak tipsnya berikut ini.

Tips menyiapkan kamar bayi 

Menyiapkan kamar khusus untuk bayi merupakan salah satu cara mencegah kematian mendadak pada bayi menurut NHS atau National Health Service di Inggris.

Namun, menyiapkan kamar bayi bukan hanya mengutamakan dekorasi dan warna cat kamar yang lucu saja. Anda perlu memastikan bahwa kamar tersebut bersih, aman, dan nyaman bagi si kecil. Supaya tidak bingung, perhatikan beberapa tipsnya berikut ini.

1. Pilih lokasi yang strategis

Lokasi kamar bayi sangat penting untuk Anda pertimbangkan. Kamar bayi harus berdekatan dengan kamar Anda. Meski terpisah, Anda jadi lebih mudah mengawasinya. Apalagi jika Anda harus bolak-balik di malam hari. Tenaga yang perlu Anda keluarkan bisa diminimalisir. Si kecil tentunya jadi lebih cepat ditangani.

Sebaliknya, Anda akan sangat repot jika lokasi kamar bayi agak jauh atau berbeda lantai dengan kamar Anda. Ini akan memakan banyak waktu dan membuat Anda kewalahan karena harus naik turun tangga.

Hindari juga kamar yang terlalu dekat dengan ruang tamu. Ini karena mungkin bayi jadi lebih mudah terganggu bila Anda sedang menerima tamu di rumah.

2. Pastikan suhu kamarnya sesuai

Selain lokasi kamar, pengaturan suhu dalam kamar juga perlu Anda perhatikan. Pilih ruangan yang dilengkapi ventilasi untuk pertukaran udara. Akan lebih baik jika ruangan tersebut dilengkapi dengan jendela sehingga sinar matahari dapat masuk.

Sinar matahari dapat menerangi kamar dan mencegah pertumbuhan jamur yang bisa memicu alergi pada bayi. Jika pengaturan suhu sudah sesuai, bayi tentu akan merasa nyaman dan tidak kepanasan.

3. Pilih peralatan bayi yang memang dibutuhkan

Jika kamar sudah siap, langkah selanjutnya adalah memilih perabotan yang akan ditempatkan di dalam kamar. Anda mungkin menemukan berbagai perlengkapan bayi yang lucu dan menggemaskan, tapi bukan berarti semuanya harus disimpan di kamar bayi.

Terlalu banyak perabotan membuat kamar jadi sempit dan sumpek. Jadi, Anda perlu memilih beberapa barang saja yang memang diperlukan. Beberapa perabotan yang perlu ada di kamar bayi misalnya boks bayi, beberapa mainan, lemari untuk menyimpan pakaian, selimut, atau popok, dan meja kecil untuk meletakan perlengkapan bayi. Siapkan boks khusus untuk menyimpan mainan anak supaya tidak berantakan.

4. Pastikan semua perlengkapan bayi sudah aman

Setelah memilih perlengkapan dan perabotan yang cocok di kamar bayi, Anda perlu memeriksa keamanannya. Untuk barang-barang yang dapat dibongkar-pasang, pastikan pemasangannya sudah benar dan kuat. Jangan lupa, lakukan pemeriksaan ini secara berkala.

5. Jaga kebersihan kamar dan perlengkapan bayi

Kebersihan perlengkapan bayi juga harus diutamakan. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh bayi masih lemah, ini membuat mereka rentan dengan berbagai penyakit. Penyakit datangnya bisa dari mana saja, termasuk dari kuman dan bakteri yang menempel pada barang-barang perlengkapan bayi yang tidak bersih.

Tenang saja, cukup mudah untuk menjaga kebersihan kamar dan perlengkapan bayi. Anda bisa mencuci boks bayi, alas ganti popok, handuk, sprei, selimut, sarung bantal, dan boneka bayi dengan cairan antiseptik yang ampuh membunuh kuman.

6. Memilih warna cat untuk kamar bayi

Meski kelihatannya sepele, pemilihan warna cat ternyata juga penting. Pemilihan warna yang tidak sesuai bisa memengaruhi suasana hati bayi dan orangtuanya. Sebaiknya, pilih warna yang kalem dan tenang, seperti warna-warna pastel.

Warna yang lembut tersebut bisa membuat bayi dan ibunya merasa tenang dan santai. Terciptanya suasana tersebut tentu memperdalam ikatan anak dengan ibu dan ayahnya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca