3 Perubahan Fisik yang Dialami Laki-laki Setelah Jadi Ayah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Menjadi orangtua adalah sebuah pengalaman yang bisa mengubah hidup Anda hingga 180 derajat. Apalagi saat si kecil baru saja lahir. Mulai dari kegiatan sehari-hari, pemikiran, dan perasaan Anda jadi tercurah sepenuhnya untuk buah hati tersayang. Bagi wanita yang baru saja melahirkan, wajar saja kalau tubuhnya mengalami berbagai macam perubahan. Misalnya muncul selulit atau berat badan bertambah. Kehamilan dan proses persalinan memang bisa membawa banyak perubahan pada ibu. Lalu, bagaimana dengan perubahan pada ayah baru? Adakah perbedaan yang dialami laki-laki sebelum dan sesudah bayinya lahir?

Banyak ayah baru melaporkan bahwa selama istrinya hamil hingga anaknya lahir, mereka juga mengalami berbagai perubahan. Yang paling banyak dikeluhkan adalah perubahan suasana hati, mual, cepat lelah, dan berat badan bertambah. Berbagai kondisi ini rupanya tak langsung kembali seperti biasanya ketika anak yang dinanti-nanti sudah lahir. Setelah bertemu dengan bayinya, laki-laki justru akan merasakan macam-macam perubahan pada dirinya, baik secara fisik maupun psikologis. Penasaran kan perubahan fisik apa saja yang dialami ayah setelah bayinya lahir? Ini dia penjelasan lengkapnya.

BACA JUGA: Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

1. Perubahan hormon

Perubahan pada ayah baru yang paling besar terjadi di dalam tubuhnya. Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal di Amerika Serikat, Proceedings of The National Academy of Sciences, laki-laki mengalami perubahan hormon yang cukup signifikan setelah anaknya lahir.

Pada umumnya laki-laki memiliki kadar hormon testosteron yang tinggi. Hormon tersebut sangat memengaruhi sifat agresif pada laki-laki. Namun, penelitian yang dilakukan tahun 2013 tersebut berhasil mengamati bahwa para ayah baru mengalami penurunan kadar testosteron dalam jumlah yang cukup berarti. Hal ini membuat ayah baru jadi lebih lemah lembut ketika menghabiskan waktu bersama bayinya. Perubahan tersebut juga memudahkan ayah untuk merawat ibu dan bayi setelah proses persalinan, hal yang mungkin jadi lebih sulit dilakukan laki-laki dengan kadar testosteron yang tinggi.  

Seiring dengan menurunnya hormon testosteron, laki-laki yang anaknya baru saja lahir juga mengalami peningkatan hormon estrogen, oksitosin, dan vasopresin. Ketiga hormon ini bisa Anda temukan dalam jumlah yang melimpah pada wanita yang baru saja melahirkan. Ternyata, ayah yang anaknya baru lahir juga mengalami perubahan yang serupa dengan istrinya. Hormon-hormon tersebut bertanggung jawab untuk membantu ayah membangun ikatan batin yang lebih kuat dengan putra atau putri kecilnya.

Pasalnya, hormon oksitosin yang diproduksi laki-laki dan perempuan bertanggung jawab untuk mengirim sinyal tertentu pada otak. Sinyal yang diterima antara lain berupa perasaan kasih sayang dan kepedulian. Sementara itu, hormon vasopresin pada laki-laki berfungsi untuk memicu kelekatan (attachment) antara ayah dan bayinya.   

BACA JUGA: Peran Ayah Sejak Dini Pengaruhi Perkembangan Anak Hingga Dewasa

2. Perubahan pada otak

Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli saraf di Bar-Ilan University, Israel, perubahan pada ayah baru bisa dilihat pada bagian-bagian otaknya. Penelitian tersebut mengamati aktivitas otak pada ayah yang berperan cukup aktif dalam mengurus bayinya yang baru lahir. Hasil dari pengamatan tersebut menunjukkan adanya jaringan-jaringan baru yang aktif dan bekerja pada otak ayah baru.

Beragam jaringan otak tersebut bertanggung jawab untuk mengolah perasaan dan pemahaman sosial. Biasanya wanita yang baru saja bersalin juga akan mengalami perubahan jaringan otak yang serupa. Para ahli percaya bahwa perubahan ini terjadi supaya ayah baru bisa mengayomi dan menjaga bayinya dengan baik.

Karena lahirnya jaringan-jaringan baru pada otak laki-laki, ayah pun jadi semakin peka terhadap kebutuhan dan kondisi bayinya. Sebuah eksperimen di Prancis membuktikan bahwa ayah baru mampu membedakan tangisan bayinya dari bayi lain. Dalam eksperimen tersebut, baik ayah dan ibu diminta untuk menentukan yang mana tangisan bayinya dari antara lima bayi lain. Ternyata para ayah dan ibu peserta eksperimen tersebut berhasil menentukan tangisan bayinya dalam persentase sejumlah 90%. Padahal, sebelumnya kemampuan para ayah untuk mengenali bayinya sendiri kerap kali diragukan.

3. Berat badan bertambah

Dulu, fenomena laki-laki yang mengalami gejala kehamilan layaknya wanita sering dianggap sebagai suatu bentuk simpati atau bela rasa terhadap pasangannya yang hamil. Proses tersebut dipandang sebagai suatu proses psikologis semata. Namun, baru-baru ini sebuah studi yang dilakukan oleh Tufts University di Amerika Serikat mencoba untuk menelaah kembali perubahan-perubahan fisik yang dialami laki-laki, salah satunya adalah berat badan bertambah.

BACA JUGA: Berat Badan Berlebih Bikin Tubuh Anda Lebih Tua 10 Tahun

Menurut para ahli yang terlibat, manusia merupakan salah satu spesies yang unik karena kewajiban untuk membesarkan anak berlaku untuk pasangan suami istri, bukan hanya pada satu orang saja. Sistem ini dikenal dengan sebutan biparenting. Spesies lain yang juga menerapkan sistem ini adalah primata jenis marmoset (monyet jempol) dan monyet tarmarin. Pengamatan yang dilakukan terhadap spesies-spesies tersebut menunjukkan bahwa monyet jantan juga mengalami perubahan fisik layaknya monyet betina yang hamil dan melahirkan.

Pada monyet jantan yang pasangannya sedang hamil, berat badan mereka bertambah hingga 20% lebih banyak. Penelitian terhadap primata ini pun menjadi batu loncatan untuk memahami kenapa laki-laki yang baru saja menjadi ayah juga mengalami perubahan fisik meskipun mereka tidak hamil atau melahirkan.

Perubahan pada ayah baru berupa berat badan bertambah bisa jadi disebabkan oleh perubahan hormon. Selain itu, bertambahnya berat badan juga mungkin terjadi karena tubuh ayah menyiapkan energi dan kekuatan yang lebih besar. Energi dan kekuatan tersebut akan sangat berguna saat merawat bayinya.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca