×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Perkembangan Setiap Minggu

Apa yang perlu Anda ketahui tentang merawat bayi yang berumur 24 minggu?

Oleh Data medis direview oleh dr. Le Thi My Duyen.

Perkembangan & Kebiasaan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi saya di minggu 24?

Bayi sekarang bisa melihat dan mendengarkan dunia hampir sama baiknya dengan Anda. Kemampuan berkomunikasi bayi juga berkembang pesat, terbukti dengan jeritannya, suara-suara riang, dan perubahan oktaf suara. Suaranya bisa menunjukkan sikapnya atau respon terhadap benda—seperti kebahagiaan, keingintahuan atau bahkan kepuasan dalam pemecahan masalah.

Di minggu terakhir bulan ke-5, bayi mungkin mampu:

  • Berdiri berpegangan pada seseorang atau benda
  • Berusaha untuk mengambil mainan yang jauh dari jangkauannya
  • Mencoba mendapatkan mainan yang jauh dari jangkauannya
  • Mengoper kubus atau benda lain dari satu tangan ke tangan lain
  • Mencari benda yang terjatuh, menggaruk dan mengambil benda kecil dengan menggunakan tangan (jadi jangan taruh dekat dengan anak)
  • Melihat dan mendengarkan hampir sama seperti orang dewasa
  • Berceloteh, menggabungkan huruf vokal dan konsonan menjadi ga-ga-ga, ba-ba-ba, ma-ma, da-da-da.

Apa yang harus saya lakukan dengan bayi saya di minggu 24?

Anda bisa menyemangati bayi dengan berceloteh dengan bayi dan bermain kata (“Domba membuat suara ‘mbeee’”, atau kucing membuat suara ‘meooong”). Atau saat Anda mendengarkan bayi berkata satu silabel yang tidak dapat Anda mengerti apa maksudnya, beri respon dengan hangat melalui pertanyaan macam,”Ya, ini mobil! Lihat cat merah yang berkilap ini?” Bayi akan senang untuk melanjutkan ceritanya.

Kesehatan & Keamanan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 24?

Kebanyakan dokter tidak akan melakukan tes kesehatan bulan ini. Di sisi positif, ini berarti bayi tidak memiliki masalah serius; di sisi negatif, Anda tidak akan tahu seperti apa pertumbuhan bayi. Anda harus menyiapakan pertanyaan untuk pemeriksaan bulan depan, tapi jangan takut menghubungi dokter segera bila memiliki masalah yang mencemaskan Anda yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus saya ketahui di minggu 24?

Ada beberapa hal yang Anda ketahui:

Vaksinasi

Dokter mungkin menyarankan suntikan vaksin hepatitis B, tetanus, polio, batuk rejan, dan rotavirus. Vaksin pneumococcal akan membantu melawan meningitis, pneumonia dan infeksi telinga karena bakteri; Vaksin Hib melawan bakteri Haemophilus influenzae tipe B (penyebab meningitis, pneumonia, dan epiglottitis karena bakteri); dan vaksin rotavirus melawan virus penyebab flu perut. Pada musim influenza, bayi juga memerlukan vaksin influenza.

Bagaimana cara membantu bayi agar tidak takut dengan suntikan?

Tanyakan kepada dokter atau perawat apakah lebih baik membiarkan bayi di dalam ruangan daripada membaringkannya di atas meja saat disuntik. Tetap tenang dan alihkan perhatian bayi dengan berbicara dengannya dengan bahasa yang lembut. Anda bisa memberikan susu botol, dot, atau ASI segera untuk menenangkan bayi yang menangis. Beberapa bukti menunjukkan bahwa menyusui saat bayi mendapat suntikan mungkin membantu meredakan tangisannya.

Namun, suntikan ini tidak dijamin melindungi bayi Anda sepenuhnya. Beberapa vaksin perlu diberikan beberapa kali dalam periode tertentu untuk memastikan anak menjadi benar-benar kebal. Anak yang tidak diberi vaksin lebih berisiko terkena penyakit daripada anak yang hanya sekali disuntik. Reaksi parah yang muncul saat vaksinasi tergolong amat langka. Jadi, hal terbaik adalah memberikan vaksin lengkap untuk bayi. Awasi anak dengan baik setelah suntikan dan beri tahu dokter jika ada reaksi serius pada anak.

Alergi makanan

Untuk anak dalam keluarga yang memiliki riwayat alergi, dokter akan memberikan peringatan:

  • Tunda pemberian makanan padat. Saat ini, para ahli percaya bahwa potensi alergi akan berkurang. Maka, kebanyakan dokter menyarankan untuk menunda sapihan, terutama bila Anda atau pasangan Anda atau anggota keluarga memiliki gen alergi.
  • Lanjutkan menyusui. Anak yang diberi susu formula lebih mudah terkena alergi daripada anak ASI mungkin karena susu adalah penyebab reaksi alergi yang relatif umum. Jika Anda menyusui, tetap lanjutkan sepanjang tahun pertama. Anda juga bisa memberikan susu kedelai murni, tapi harap ingat bahwa ada sejumlah anak yang mungkin alergi kedelai. Untuk sejumlah anak, susu formula protein yang lebih encer akan lebih cocok.
  • Tawarkan beragam makanan padat secara bertahap. Bila ada anggota keluarga dengan riwayat alergi, bayi Anda harus mencobanya sedikit demi sedikit. Anda harus memberi makanan baru untuk bayi selama beberapa minggu sebelum berlanjut ke jenis makanan baru. Jika bayi mengalami gejala seperti pusing, ruam (termasuk ruam karena popok), terlalu sering muntah, mendesah atau pilek, hentikan memberi makanan itu segera selama setidaknya beberapa minggu. Anda hanya perlu memberi makanan ini lagi jika tubuh bayi bisa menyerapnya lagi tanpa bahaya apapun.
  • Tawarkan makanan bebas alergi dulu pertama-tama. Beras lebih jarang menyebabkan reaksi alergi dan paling sering disarankan para ahli sebagai makanan pemula. Barley dan oat juga makanan hipoalergenik. Buah dan sayuran jarang menyebabkan iritasi pada anak, tapi banyak ahli menyarankan bahwa Anda tidak memberi makan beri dan tomat, atau kerang, kacang polong, dan kacang-kacangan. Anda harus menghindari makanan penyebab alergi macam kacang tanah, sejumlah bumbu dapur dan cokelat saat anak berusia 3 tahun.

Kebanyakan alergi pada anak sering hilang saat mereka bertambah besar. Jadi, walaupun anak sangat sensitif terhadap susu, gandum atau makanan lainnya, tetap sabar menunggu gejala alergi hilang dalam beberapa tahun.

Gunakan punggung untuk menggendong bayi dengan aman

Ketika bayi bisa duduk sendiri, sekalipun dalam waktu singkat, ini saatnya dia siap dibawa menggunakan tali pengaman bayi. Beberapa orangtua merasa sangat nyaman dan praktis. Yang lain merasa ini membuat otot menjadi nyeri. Beberapa bayi senang dan diangkat tinggi dari kursi sementara yang lain merasa tidak senang dengan kursi yang tidak stabil ini.

Untuk mengetahui apakah anak cocok dengan kursi seperti ini, biarkan anak mencoba kursi belakang saat Anda mencoba sampelnya. Jika Anda menggunakan kain gendongan bayi, selalu pastikan bayi tetap terikat dengan baik. Anda juga harus tahu bahwa posisi ini membuat bayi bisa melakukan banyak hal di belakang Anda daripada hanya melihat-lihat sekitar termasuk mengambil kaleng dari rak di supermarket, menjatuhkan vas bunga di toko hadiah, mengumpulkan dedaunan dari semak-semak dan pohon di taman. Ketika membeli tas macam ini, Anda harus mengetahui perkiraan jarak-misalnya saat Anda masuk ke dalam elevator yang sesak atau melewati pintu yang rendah.

Perhatian

Apa yang harus saya perhatikan di minggu 24?

Di bawah ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

Ajarkan bayi cara menggunakan cangkir

Mengajarkan bayi cara menggunakan cangkir memberikan banyak manfaat. Pertama, dia akan belajar bahwa ada banyak minuman dan cara minum selain ASI atau susu botol. Mengetahui cara menggunakan cangkir, mereka akan dengan mudah berhenti minum ASI atau susu botol. Sebagai tambahan, penggunaan cangkir juga membantu anak minum air, jus, atau susu lebih mudah dan Anda tidak perlu menambah ASI atau susu botol. Gunakan tips ini untuk membantu anak:

  • Tunggu sampai bayi bisa duduk dengan sanggaan. Ini membantu mengurangi risiko tersedak atau terhambatnya pernapasan.
  • Pilih cangkir yang cocok. Setiap anak mungkin memiliki cangkir favorit. Anda harus mencoba menggunakan berbagai jenis cangkir sampai Anda menemukan cangkir yang paling dia sukai. Beberapa anak senang memiliki cangkir bergagang satu atau dua, yang lain lebih memilih tanpa gagang.
  • Pilih cangkir yang aman. Saat memegang cangkir, anak mungkin melemparkannya ke atas lantai dan kehilangan kesabaran dengan membanting meja. Jadi pastikan menggunakan cangkir yang tahan banting. Cangkir yang berat di bagian dasarnya tidak akan mudah jatuh. Gelas kertas atau plastik, bahkan yang tidak bisa pecah, tidak akan membantu melatih bayi karena gampang sobek atau retak.
  • Jangan terlalu protektif. Bayi hanya akan belajar jika Anda membiarkannya melakukan kesalahan. Ajarkan bayi untuk minum cangkir mungkin menciptakan kekacauan. Terkadang, air akan tumpah membasahi dagu atau perut bayi. Tidak masalah. Bayi lama kelamaan akan menjadi lebih terampil. Anda bisa membantunya dengan memakaikan celemek bayi tahan air. Jika Anda sedang memangku bayi, Anda bisa memakai handuk persegi atau celemek tahan air untuk mengurangi kekacauan.
  • Ciptakan rasa nyaman. Pastikan bayi merasa nyaman di pangkuan Anda, di atas kursi makan bayi.
  • Berikan bayi minuman yang cocok. Cara termudah dan terbersih adalah dengan air putih. Sekali dia bisa minum air putih dengan cangkir, Anda bisa menggantinya dengan ASI atau susu formula (jangan memberikan susu saat bayi berusia setahun) atau jus buah encer. Manfaatkan air putih, tergantung selera bayi: beberapa bayi lebih suka minum segelas jus daripada susu sementara yang lain sejak awal suka susu.
  • Gunakan teknik. Hanya tuangkan sedikit cairan di dalam cangkir. Tahan gelas di mulut bayi dan dengan pelan masukkan beberapa tetes ke dalam mulutnya. Ambil cangkir untuk memberi kesempatan bayi menelan tanpa tersedak. Berhenti bila bayi merasa sudah cukup dengan berbalik, mengambil cangkir, atau mulai membuat masalah. Sekalipun dengan tips ini, Anda masih bisa melihat sisa cairan dari dalam mulut bayi. Ingat mengulanginya beberapa kali, tetap sabar, gigih dan berusaha, dan Anda akan sukses.
  • Dorong anak untuk berpartisipasi. Dia mungkin mencoba mengambil cangkir dari tangan Anda dengan pikiran “Aku bisa minum sendiri.” Biarkan bayi mencoba. Beberapa bayi bisa menggunakan gelas pada usia dini. Jangan kecewa bila bayi menumpahkan semua isi, karena ini adalah bagian dari proses belajar.
  • Jangan memaksa bayi. Jika bayi masih menolak menggunakan cangkir setelah beberapa kali mencoba dan bahkan setelah Anda mencoba cairan dan jenis cangkir yang berbeda-beda, jangan paksa bayi untuk minum dengan cangkir. Taruh cangkir di atas rak selama beberapa minggu. Saat ingin mencoba lagi, Anda bisa menggunakan cangkir dengan aksi sedikit berlebihan (“Lihat apa yang Mama punya untuk kamu!”). Ini bisa membuat bayi lebih senang. Atau Anda bisa meninggalkan cangkir kosong untuk dilihat bayi, seperti mainan pada saat Anda menunggu untuk mencoba kembali.

Seperti apa pertumbuhan bayi pada minggu ke-25?

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca