Perkembangan Bayi 5 Bulan atau 20 Minggu

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/06/2020
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 20 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver IIperkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Menggerakkan tangan dan kaki secara bersamaan dan terus-menerus.
  • Mengangkat kepalanya sendiri hingga 90 derajat.
  • Duduk, meski masih perlu harus ditopang.
  • Menumpukan berat tubuhnya pada kaki.
  • Menelungkupkan tubuh dan menahan berat tubuh dengan dadanya.
  • Menggulingkan tubuhnya sendiri.
  • Berubah posisi dari berbaring menjadi duduk, atau dari berdiri menjadi duduk.
  • Menunjukkan respons saat mendengar suara bel atau lonceng.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Tertawa lepas ketika Anda mengajaknya bercanda atau bicara.
  • Memekik kencang juga mengubah suara.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Memegang mainan maupun objek lainnya.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya sekitar 180 derajat.
  • Mengenali wajah orang-orang terdekatnya.
  • Tersenyum kembali saat diajak bercanda.
  • Mengenali tangannya sendiri.
  • Mulai mampu meraih benda-benda atau mainan di sekitarnya.

Kemampuan motorik kasar

Pada perkembangan bayi usia 20 minggu atau 5 bulan ini, si kecil lebih mantap lagi dalam menggunakan kemampuan motorik kasarnya. Contohnya, ia sudah dapat menggulingkan tubuhnya ke berbagai arah, dan bayi bisa duduk dengan baik meski masih perlu sandaran.

Perkembangan bayi Anda di usia 20 minggu atau 5 bulan ini juga mampu duduk dari posisi berdiri, dan bangun untuk duduk dari posisi berbaring.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Si kecil telah lancar mengucapkan “ooh” dan “aah” saat ada yang mengajaknya berkomunikasi dan bercanda. Bayi di perkembangan usia 20 minggu atau 5 bulan juga bisa tertawa lepas dan memekik kencang.

Bahkan, mengubah suaranya saat mengoceh seolah berusaha membentuk suatu kata yang jelas meski kemampuan bicara bayi belum baik.

Kemampuan motorik halus

Setelah berhasil memegang mainan maupun objek dengan baik, perkembangan bayi usia 20 minggu atau 5 bulan telah mampu meraih sesuatu yang berada di dekatnya. Tidak hanya itu saja, bayi juga bisa menyatukan kedua tangan dan dan bermain dengan tangannya.

Kemampuan sosial dan emosional

Jika di fase bayi baru lahir kemampuan indra masih terbatas, berbeda di usia 5 bulan ini. Anda masih akan terus menyaksikan senyuman si kecil saat diajak bicara dan bercanda.

Terkadang, perkembangan si kecil di umur 20 minggu atau 5 bulan juga tampak bisa tersenyum sendiri ketika melihat suatu hal yang menarik perhatiannya.

Bukan itu saja, perkembangan bayi di usia 20 minggu atau 5 bulan juga mampu mengenali wajah orang-orang terdekatnya, serta kemampuan dan fungsi tangannya.

Apa yang dilakukan untuk membantu perkembangan di usia 5 bulan?

Bila Anda membiarkan bayi menelungkup, dia akan merentangkan lengan dan kakinya, serta melengkungkan punggungnya ke atas. Latihan ini bagus untuk memperkuat otot leher dan membantu perkembangan bayi usia 20 minggu atau 5 bulan agar bisa duduk sendiri.

Anda bisa menerapkan kebiasaan rutin sebelum tidur guna melatih perkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan. Contohnya makan malam, mandi, memakaikan baju tidur, membacakan cerita, bernyanyi atau memainkan musik, hingga si kecil terlelap tidur.

Kebiasaan ini selain membuat si kecil tidur lebih nyaman juga dapat memperkuat ikatan batin dengan si kecil. Anda dan pasangan bisa bergantian untuk melakukan kebiasaan ini. Misalnya ibu memandikan bayi, ayah membacakan cerita dongeng.

Kesehatan Bayi Usia 20 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter terkait perkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan?

Jika memang bayi Anda tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan terkait kesehatan dan pertumbuhan bayi pada usia 20 minggu atau 5 bulan ini.

Lalu, di usia 5 bulan, berat badan bayi ada kemungkinan akan semakin bertambah dua kali lipat apabila dibandingkan pada saat baru lahir.

Dikutip dari Pregnancy Birth & Baby, berat badan akan bertambah sekitar 550 gram serta panjang badan sekitar 2cm. Namun, perlu diingat apanila pertumbuhan setiap bayi akan berbeda sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir berlebihan,

Akan tetapi, jangan ragu untuk berkonsultasi  dengan dokter apabila ada masalah terkait perkembangan si kecil di usia 20 minggu atau 5 bulan yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di usia perkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan, yakni:

1. Sindrom guncangan bayi

Sindrom guncangan bayi (shaken baby syndrome/SBS) adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan cedera otak. Sindrom guncangan bayi terjadi ketika seseorang mengguncang bayi terlalu keras, menyebabkan otak bayi berpindah di dalam tengkorak.

Bayi sangat rentan karena otot leher bayi belum cukup kuat untuk menyokong kepala. Situasi ini, jika berlanjut, bisa menyebabkan cedera serius, kebutaan, kerusakan mata, hingga gangguan mental.

Bahkan, ia juga dapat mengalam kejang-kejang, kelumpuhan, kerusakan otak permanen sampai kematian pada perkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan.

SBS mungkin muncul ketika Anda bermain dengan bayi terlalu agresif. Aktivitas biasa macam menggelitik saat berinteraksi dengan anak atau saat di dalam mobil di atas jalan yang kasar bukan penyebab sindrom ini.

Setelah mengalami guncangan yang keras mungkin tampak gejala seperti bayi kolik, terlalu mengantuk, muntah, tidak nafsu makan, sulit bernapas, atau mudah marah.

Jika Anda mencurigai bayi terkena SBS pada usia 20 minggu atau 5 bulan, hubungi dokter anak atau bawa ia ke rumah sakit secepatnya. Kondisi bayi mungkin memburuk dan dia akan mengalami kerusakan otak permanen jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat.

2. Feses bayi berwarna hitam

Jika feses atau pup bayi berwarna hitam, kemungkinan besar asupan zat besi di dalam darah bayi terlalu banyak.

Pada sebagian bayi, saat bakteri memasuki saluran pencernaan, tubuh akan membuang bakteri melalui feses menyebabkan feses jadi berwarna coklat tua, hijau atau hitam.

Hal ini bukan kondisi serius dan tidak perlu dicemaskan di perkembangan bayi usia 20 minggu atau 5 bulan. Sebab, beberapa studi menunjukkan bahwa sejumlah kecil zat besi di dalam feses tidak akan membuat bayi sulit mencerna atau merasa tidak nyaman.

Namun, tambahan zat besi untuk bayi tidak disarankan karena kebanyakan bayi sudah cukup mendapatkan zat besi dari ASI, susu formula, dan sereal.

Apabila feses bayi di perkembangan usia 20 minggu atau 5 bulan berwarna kehitaman dan disertai dengan gejala yang tidak wajar, segera bawa ke rumah sakit terdekat.

Hal-hal yang perlu Diperhatikan

Apa yang harus diperhatikan pada perkembangan di usia 5 bulan?

Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam perkembangan bayi usia 20 minggu atau 5 bulan:

1. Merangsang anak untuk melakukan aktivitas fisik

Banyak orangtua terlalu fokus terhadap perkembangan intelektual dan fisik bayi, sehingga masalah kesehatan tubuhnya tidak begitu diperhatikan. Padahal, kesehatan tubuh bayi di perkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan secara menyeluruh juga perlu perhatian.

Untuk merangsang perkembangan kemampuan motoriknnya, cobalah ajak melakukan aktivitas fisik.

Pada tahap ini, Anda hanya bisa membantu perkembangan bayi 20 minggu untuk duduk dengan cara menempatkan bantal di sisi-sisi tubuhnya agar ia bisa duduk dengan tegak.

Anda juga bisa menempatkan mainan di sekitar bayi untuk merangsang kemampuan geraknya dalam meraih mainan tersebut. Intinya, buatlah suasana yang menyenangkan saat Anda membiarkan bayi bermain atau bayi merangkak.

Anda bisa mengajak melatih perkembangan bayi 20 minggu atau 5 bulan untuk berbicara dengan menjelaskan apa yang sedang ia lakukan. Hal ini dilakukan agar anak menyadari betapa menyenangkan aktivitas fisik sedang ia lakukan.

2. Hindari terlalu membatasi aktivitas bayi

Bayi yang selalu duduk di dalam kereta dorong (stroller bayi) atau di atas kursi khusus anak atau tas gendong tidak pernah berkesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Akibatnya, bayi akan menjadi anak yang pasif dan lemah.

Berapa pun umurnya, termasuk di perkembangan usia 20 minggu atau 5 bulan ini, bayi sebaiknya tetap aktif. Dengan posisi telungkup, bayi berusia 3-4 bulan umumnya sudah mampu membalikkan badannya.

Semua aktivitas ini adalah rangsangan alami untuk melatih lengan dan kaki pada perkembangan di usia 20 minggu atau 5 bulan, ketika ia berada di ruangan luas tanpa batasan apapun.

3. Mengajak bayi berolahraga

Bayi harus berolahraga dengan cara yang alami. Banyak aktivitas bisa menyenangkan bagi Anda dan bayi, dan membantu si kecil untuk dapat berinteraksi dengan anak lainnya.

Bila Anda memutuskan untuk mengambil kelas olahraga khusus bayi, pertimbangkan hal-hal ini:

  • Apakah gurunya sudah terlatih? Apakah olahraganya aman? Tanyakan dokter sebelum mendaftar. Awasi dengan baik. Olahraga apapun dengan gerakan yang mengguncang sangat berbahaya. Olahraga jenis ini mungkin akan membuat anak stres daripada membuatnya senang.
  • Apakah anak senang? Bila dia tidak tersenyum atau tertawa saat olahraga, dia mungkin tidak terlalu suka. Berhati-hatilah terutama jika anak tampak bingung atau takut saat dipaksa melakukan hal yang membuatnya tidak nyaman.
  • Apakah alat yang digunakan memang khusus untuk bayi? Alat olahraga khusus untuk bayi biasanya berwarna cerah, berbentuk aneka ragam, tidak keras, tersusun dari bahan yang aman untuk bayi, dan tentunya tidak terlihat membahayakan.

4. Biarkan bayi mengenali dirinya sendiri

Memaksa bayi berlatih, atau melakukan apapun yang membuatnya tidak siap atau tidak tertarik bisa mengakibatkan dampak negatif, termasuk pada perkembangan bayi usia 20 minggu atau 5 bulan.

Biarkan bayi berolahraga hanya kalau Anda memperhatikan bahwa bayi bisa mengerti ketika dia tidak suka atau merasa tidak nyaman.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 21 minggu?

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Murkoff, Heidi. What to Expect, The First Year. New York: Workman Publishing Company, 2009. Print. Page 289-309

Denver II Developmental Milestones. http://www.somaticpractice.net/trainings/touch_skills/resources/charts/Denver_II_Developmental_Screening_Test.pdf Accessed on November 15th, 2019.

Sleep Position: Why Back is Best. (2020). Retrieved 5 June 2020, from https://healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/Sleep-Position-Why-Back-is-Best.aspx

Your baby's growth and development - 5 months old. (2020). Retrieved 5 June 2020, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/babys-growth-and-development-5-months-old

Dosman, C., Andrews, D., & Goulden, K. (2012). Evidence-based milestone ages as a framework for developmental surveillance. Paediatrics & Child Health, 17(10), 561-568. doi: 10.1093/pch/17.10.561

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mengatasi Sembelit (Susah BAB) pada Bayi

Sembelit bisa menyerang bayi. Jangan khawatir, lihat cara mengatasi sembelit pada bayi sekaligus obat untuk meringankan gejalanya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Bermain Bersama Membuat Otak Bayi dan Orangtua Makin Terhubung

Bermain bersama bayi tidak hanya terasa menyenangkan, tapi juga bisa memperkuat ikatan emosional Anda dan buah hati. Ini penjelasan ilmiahnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Bayi Sering Mengeluarkan Air Liur, Apakah Ini Normal?

Bila Anda perhatikan, bayi memang sering mengeluarkan air liur. Namun, tahukah Anda apa penyebabnya? Apakah ini adalah hal yang normal?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Kenali Berbagai Masalah Perkembangan Bayi Sejak Dini

Penting bagi orangtua memerhatikan tanda masalah perkembangan bayi. Semakin cepat masalah ini ditemukan, semakin cepat pula perawatan bisa diberikan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020
Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020
Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020