Periode Perkembangan

Perkembangan Bayi di Usia 16 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Perkembangan Bayi Usia 16 Minggu

Perkembangan bayi 16 minggu cukup beragam, sebagai orangtua mungkin Anda penasaran apa saja yang sudah bisa dilakukan si kecil di usia tersebut.

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 16 minggu?

Faktanya, memasuki perkembangan bayi 16 minggu sudah dapat melakukan push-up kecil. Jadi ketika sedang tengkurap, bayi mungkin akan mengangkat kepala dan bahunya dengan lengannya. Hal ini akan memperkuat otot dan membuatnya punya jarak pandang yang lebih jauh.

Bahkan bayi usia 16 minggu sedang di masa mencoba berguling dari belakang ke depan, atau sebaliknya. Anda bisa mendorongnya berguling dengan cara memancing dengan menggoyangkan mainan di sebelahnya sehingga dia akan berusaha berguling sampai dia tertarik untuk kembali mencobanya. Puji usahanya dan tersenyumlah.

Pada masa perkembangan bayi 16 minggu, si kecil sudah bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Mengangkat kaki saat digendong
  • Mengambil benda
  • Melihat ke sumber suara secara langsung, terutama suara Anda
  • Mengucapkan ocehan atau coletehan suara
  • Saat berbaring, dia bisa mengangkat kepala dan bahu dengan mendorong tangannya. Aktivitas ini bisa membantu memperkuat otot dan memperluas jarak pandang bayi. Bahkan bayi bisa mengejutkan Anda dan dirinya saat berguling dari posisi berbaring dan sebaliknya.

Apa yang harus saya lakukan dengan bayi usia 16 minggu?

Anda bisa membantu mendorong bayi usia 16 minggu untuk berguling dengan menggoyangkan mainan dengan lembut di lokasi bayi sering berguling. Puji usaha anak dan tersenyumlah kepadanya. Terkadang Anda perlu menenangkannya karena keterampilan baru akan membuatnya sedikit takut dan malu.

Kesehatan Bayi Usia 16 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter?

Setiap dokter punya cara tersendiri untuk memeriksa kesehatan bayi tergantung situasi tertentu. Tes fisik secara keseluruhan serta jumlah dan jenis teknik diagnosis dan prosedur akan beragam tergantung kondisi anak. Dokter mungkin akan:

  • Mengukur berat dan tinggi badan Anda, lingkar kepala dan kemajuan perkembangan bayi setelah lahir
  • Pemeriksaan fisik
  • Menyuruh Anda mempertimbangkan pemeriksaan berikutnya terkait dengan cara memberi makan, tidur, pertumbuhan dan cara menjaga bayi.

Anda juga harus mempertimbangkan masalah yang muncul lebih dari sebulan pada, misalnya masalah menyusui yang mulai berkurang. Catat informasi dan arahan dari dokter, serta informasi penting (berat dan tinggi badan, lingkar kepala, tanda lahir, vaksinasi, penyakit, obat-obatan yang diberikan, hasil tes anak) untuk merekam kesehatan bayi.

Apa yang harus saya ketahui tentang bayi usia 16 minggu?

Supaya perkembangan bayi 16 minggu lebih optimal, ada beberapa hal yang harus diketahui orangtua, seperti:

1. Obesitas

Obesitas biasanya terjadi pada orang dewasa. Padahal, bayi mungkin saja mengalami obesitas atau kelebihan berat badan juga. Memang, bayi yang terlihat gemuk sangat menggemaskan. Hal ini yang membuat banyak orangtua tak sadar jika buah hatinya mengalami gangguan kesehatan.

Beberapa bayi terlihat gemuk saat lahir, dan beberapa lainnya mulai menjadi gemuk seiring bertambahnya usia. Akan tetapi tidak selalu karena pola makan yang tidak sehat atau bayi jarang bergerak, yang mungkin karena bayi tidak mengembangkan otot dengan sempurna. Situasi ini bisa membaik saat usia bertambah.

Tubuh yang gempal bukan pertanda anak akan menjadi obesitas saat beranjak dewasa. Banyak anak mulai menurunkan berat badan saat mulai merangkak dan belajar berjalan.

Seiring bertambahnya umur, Anda bisa mendorongnya untuk bermain di atas tempat tidur atau alas datar tapi aman, dan Anda bisa menyusui hanya saat bayi benar-benar lapar. Ini akan membantu mengurangi kemungkinan obesitas.

2. Permainan yang disukai si kecil

Bayi usia 15 minggu Anda mungkin sangat senang saat Anda melemparkannya ke udara dan menangkapnya berulang kali. Namun, aksi ini sangat berbahaya.

Beberapa cara bermain dengan bisa sangat berbahaya untuk anak dengan usia di bawah 2 tahun. Bayi mungkin bisa cedera saat digoyangkan atau digendong tinggi-tinggi.

Karena beban kepala bayi sama dengan keseluruhan berat tubuh, otot leher belum sepenuhnya berkembang sehingga kekuatan kepala bayi untuk menyokongnya sangat lemah.

Ketika diguncang, kepala bayi miring ke belakang dan depan, yang menyebabkan benturan otak dengan tengkorak. Cedera otak dapat mengakibatkan pembengkakan, pendarahan, tekanan atau kerusakan saraf dan bayi Anda mungkin akan terpengaruh secara mental maupun fisik di sepanjang hidupnya.

Matanya juga bisa terkena. Jika retina terpisah karena orangtua melemparkan anak ke udara, sarafnya juga akan terluka, yang mana bisa memengaruhi penglihatan bayi, dan mengakibatkan kebutaan.

Cedera juga bisa muncul ketika bayi diguncang saat bermain dengannya. Jadi, hindari bermain kasar dan selalu sangga kepala dan leher bayi dengan tangan Anda.

Selain itu, hindari menggoyangkan bayi saat menggendongnya (lebih baik dudukkan bayi di dalam kereta dorong). Ini bukan berarti Anda tidak bisa bermain dengan bayi, Anda masih bisa bermain dengan lembut dan mengutamakan keselamatannya.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus saya perhatikan dari bayi usia 16 minggu?

Ketika memasuki perkembangan bayi 16 minggu, sebaiknya Anda perhatikan beberapa hal berikut: 

Bayi masih menggunakan dot

Hal ini bisa membuat anak merasa nyaman termasuk ketika sedang disusui, minum dengan botol susu, mendengarkan lagu pengantar tidur atau bahkan ketika sedang mengisap dot.

Bila sudah menjadi kebiasaan, akan sulit untuk berhenti. Kalau Anda tidak ingin sang buah hati kecanduan dot atau empeng, coba berhenti sementara untuk membiarkan bayi mengisap empeng.

Pada usia ini kemampuan bayi untuk mengingat dalam durasi terbatas, jadi anak akan mudah lupa dengan dot jika tidak lagi diberikan.

Untuk membuat bayi lebih nyaman saat tidak ada dot, cobalah menimangnya, menyanyikan lagu pengantar tidur, membiarkan bayi mengisap lengan baju Anda (atau tangan sendiri).

Bila bayi tampak tidak siap untuk meninggalkan dot, Anda bisa membatasi penggunaan dot dengan membiarkan bayi menggunakannya hanya pada tidur siang atau malam hari.

 

Sumber
Yang juga perlu Anda baca