Porsi Makan Siang Anak yang Ideal Agar Si Kecil Selalu Aktif dan Sehat

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Makan siang penting bagi anak sebagai “bekal” untuk menyediakan simpanan energi saat beraktivitas sepanjang hari. Tanpa makan siang yang cukup, energi yang didapat anak mungkin akan kurang optimal, sehingga bisa berpengaruh pada kegiatan dan kondisi fisik tubuhnya. Sebaliknya, porsi makan siang untuk anak juga tidak boleh terlalu berlebihan.

Maka dari itu, penting bagi para orangtua untuk mengetahui porsi makan siang yang ideal bagi anak. Berapa seharusnya, ya?

Kenali dulu kebutuhan kalori anak

perilaku anak

Mengetahui berapa porsi makan siang yang tepat untuk anak bukan hanya berguna dalam membantu mengatur jumlah dan komposisi makanannya. Di sisi lain, hal ini juga akan memastikan bahwa asupan yang diberikan oleh orang tua dapat mencukupi kebutuhan gizi harian sang anak.

Ibaratnya, makan siang merupakan sarana untuk “mengisi” kembali simpanan energi yang mungkin telah habis digunakan anak untuk beraktivitas sejak pagi hari. Ini karena persediaan energi yang diperoleh anak dari sarapan, biasanya sudah mulai habis di siang hari.

Padahal, persediaan energi tersebut berguna untuk mengoptimalkan tubuh anak dalam beraktivitas. Itu sebabnya, anak perlu mengisi kembali energinya melalui makan siang, sampai tiba saatnya makan malam.

Sebelum beranjak ke porsi makan siang yang tepat untuk anak, Anda perlu menentukan dulu berapa kalori yang dibutuhkan anak dalam sehari. Kebutuhan kalori setiap orang, termasuk anak-anak, sebenarnya tidak bisa disamaratakan.

Penentuan kebutuhan kalori dilandaskan atas berbagai faktor. Mulai dari jenis kelamin, usia, berat badan, tinggi badan, hingga aktivitas fisik harian.

Menurut Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan, rata-rata kebutuhan kalori anak berkisar antara 1500-2000 kalori per hari. Sebagai cara mudahnya, Anda bisa memperkirakan kebutuhan kalori anak dengan menggunakan Kalkulator Kalori Hello Sehat, atau bisa diakses dari link ini http://bit.ly/kalkulatorkebutuhankalori.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan perhitungan jelas mengenai kebutuhan kalori anak, yang akan berpengaruh pada porsi makan siang hariannya.

Porsi makan siang yang ideal sesuai kebutuhan kalori anak

makanan sehat untuk anak makanan bergizi untuk anak

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa kebutuhan kalori setiap anak tidak selalu sama. Jadi, ada kemungkinan porsi makan siang masing-masing anak juga akan bervariasi.

Namun secara umumnya, porsi makan siang seharusnya bisa memenuhi sekitar 40-50 persen dari total kebutuhan kalori harian. Katakanlah misalnya kebutuhan kalori anak sekitar 1500 kalori dalam sehari.

Dengan begitu, porsi makan siang anak idealnya mampu memenuhi 750 kalori. Setelah didapat angka tersebut, barulah dibagi lagi ke dalam beberapa bahan makanan. Meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah di dalam satu piring makan anak.

Mengatur komposisi makanan sesuai porsi makan siang anak

Pedoman gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan RI, menyarankan Anda untuk membagi isi piring ke dalam beberapa bagian.

Pertama, yakni makanan pokok sekitar 2/3 dari 1/2 isi piring. Makanan pokok bisa mencakup nasi, mi, bihun, roti, dan penggantinya. Lauk pauk terbagi atas lauk hewani atau yang berasal dari hewan, dan lauk nabati dari tumbuhan.

Lauk pauk setidaknya harus memenuhi 1/3 dari 1/2 isi piring. Sedangkan untuk sisanya, ada sayur yang memiliki porsi 2/3 piring dan buah-buahan sekitar 1/3 dari 1/2 isi piring.

Supaya lebih mudah, berikut ilustrasi pembagian porsi makan anak, termasuk untuk makan siang:

Sumber: Kementerian Kesehatan

Jika sudah mengerti mengenai pembagian porsi dalam satu piring makan, Anda bisa mempraktikkannya langsung saat menyajikan porsi makan siang anak. Berikut contoh menu makan siang untuk kebutuhan 750 kalori:

  • 2-3 centong nasi putih: 150 gram (gr)
  • 1 mangkuk sedang bakso daging sapi: 85 gr
  • 2-3 buah tahu goreng: 20 gr
  • 1 mangkuk sedang sayur tumis sawi: 100 gr
  • 1 buah mangga: 50 gr

Setiap sumber makanan mengandung aneka zat gizi yang berbeda-beda. Itu sebabnya, selalu pastikan anak mendapatkan beragam sumber makanan dalam satu piring makannya, guna memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 29, 2019 | Terakhir Diedit: November 28, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca