4 Alasan Kenapa Anak Suka Pilih-pilih Makan (Psst.. Tidak Sama Dengan Susah Makan, Lho!)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Sudah capek masak ini itu, tapi anak hanya mau makanan yang itu-itu saja setiap harinya? Kalau sudah begini, orangtua mana yang tidak gemas melihat kelakukan putra atau putrinya, terlebih khawatir kalau asupan nutrisi anak tidak terpenuhi secara optimal. Namun, jangan serta-merta langsung memarahinya dulu! Sudahkah Anda tahu sebenarnya apa penyebab anak pilih-pilih makan?

Anak pilih-pilihan makan berbeda dengan anak susah makan

wasting adalah

Secara umum, pilih-pilih makan atau yang juga akrab disebut picky eating adalah fase yang lumrah terjadi di masa perkembangan anak. Anak dikatakan pilih-pilih makan ketika hanya mau jenis makanan yang sama hampir setiap hari.

Akibatnya, variasi makanan yang dimakan anak sangat kurang karena sering menolak berbagai jenis makanan, terutama yang masih asing menurut mereka. Namun yang sebaiknya dipahami, anak yang hobinya pilih-pilih makan tidak sama dengan anak yang susah makan.

Menurut Isu Gizi yang dimuat dalam Proceedings of the Nutrition Society, susah makan pada anak berisiko membuatnya kekurangan asupan zat gizi tertentu. Ini dikarenakan kurang memadainya asupan makanan anak sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan zat gizinya.

Anak yang susah makan juga bisa memiliki tubuh yang kurang akibat sulit menambah berat badan. Bahkan, anak cenderung ketergantungan pada suplemen makanan tertentu guna menjaga keseimbangan nutrisi tubuh.

Penyebab pilih-pilih makan pada anak bisa karena berbagai hal, dan dialami oleh usia berapa pun. Namun melansir peer-reviewed dari Frontiers in Pediatric, kebiasaan ini biasanya terjadi di sekitar usia 2-6 tahun.

Apa penyebab anak suka pilih-pilih makan?

aturan makan anak

Ada sejumlah alasan yang mendasari penyebab anak senang pilih-pilih makan. Beberapa anak mungkin meniru kebiasaan orang-orang terdekatnya yang juga sering memilah-milah makanan.

Sementara beberapa lainnya memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi terhadap rasa, bau, serta tekstur, sehingga membuatnya lebih selektif dengan makanan. Secara garis besarnya, berikut beragam penyebab mengapa anak suka pilih-pilih makan (picky eating):

1. Punya trauma dengan makanan tertentu

Nancy Zucker, selaku direktur utama di Duke Center for Eating Disorders, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa penyebab anak suka pilih-pilih makan biasanya karena suatu hal. Menurutnya, anak-anak memiliki anggapannya sendiri mengenai aroma, tekstur, dan rasa suatu makanan.

Itulah mengapa ketika hendak mencoba makan jenis makanan baru untuk pertama kalinya, anak biasanya akan mengamati makanan tersebut dengan seksama terlebih dahulu. Jika anak menilai tampialn makanan tersebut tidak menarik, biasanya mereka enggan untuk mencobanya.

Namun jika setelah mencobanya ternyata rasa makanan tersebut tidak seenak tampilannya, ini yang kemudian membuat anak seolah “trauma” untuk memakannya kembali. Atau bahkan, pengalaman buruk tersebut bisa menjadi alasan kenapa anak sering susah diminta mencoba makanan baru.

Alhasil, anak mungkin merasa cemas ketika dihadapkan dengan jenis makanan baru, atau dipaksa untuk makan kembali makanan yang tidak disukainya.

2. Masalah motorik oral

Penyebab lain yang membuat anak sering pilih-pilih makan yakni karena adanya masalah motorik oral atau mulut. Kondisi inilah yang kemudian membuat anak mengalami kesulitan dalam menggigit atau pun mengunyah makanan di mulut.

Singkatnya, merasa kesulitan saat makan makanan tertentu biasanya membuat si kecil lebih memilih jenis makanan yang mudah, ketimbang perlu usaha ekstra untuk memakannya.

3. Kondisi medis tertentu

Di sisi lain, memiliki satu atau lebih kondisi medis juga bisa menjadi penyebab anak pilih-pilih makan. Dijelaskan oleh Sri Devi Mageandran, seorang terapis bicara di KK Women’s and Children’s Hospital, Singapore, bahwa salah satunya yakni penyakit GERD.

GERD atau gastroesophageal reflux disease merupakan kondisi yang membuat asam lambung terasa naik sampai ke dada dan kerongkongan. Oleh karena tidak membuat nyaman, anak yang mengalami kondisi ini biasanya sulit menelan sesuatu.

Hal inilah yang membuat anak cenderung lebih selektif dalam memilih makanan, sehingga hanya mau makan makanan yang itu saja. Bahkan terkadang, anak bisa saja malas makan sama sekali.

4. Meniru perilaku orangtua

Selain dari beberapa penyebab anak pilih-pilih makan yang telah disebutkan seblumnya, faktor antara orangtua dan anak juga memiliki andil tersendiri. Pernyataan tersebut disimpulkan berdasarkan hasil dari penelitian yang dimuat dalam Isu Gizi yang dipublikasikan pada Proceedings of the Nutrition Society.

Penelitian di dalam jurnal tersebut menyebutkan bahwa usia 3 tahun merupakan masa rentan di mana anak lebih selektif saat makan. Ada tiga faktor berbeda yang diprediksi menjadi penyebab anak suka pilih-pilih makan. Meliputi sebelum dan selama kehamilan, masa menyusui, dan tahun-tahun pertama kehidupan anak.

Khusus di beberapa tahun awal kehidupan anak, ini merupakan masa ideal di mana anak gemar meniru perilaku atau kebiasaan orang terdekatnya, terlebih orangtua. Atas dasar itulah, beberapa penelitian di dalam isu seputar gizi tersebut menemukan bahwa ada kecenderungan anak pilih-pilih makan jika orangtuanya juga melakukan hal yang sama.

Bagaimana cara menangani anak yang suka pilih-pilih makan?

masalah makan pada anak

Sebelum kehabisan akal dalam menghadapi si kecil yang hobi pilih-pilih makan, berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:

Pahami selera makan anak

Ketika anak sedang tidak lapar atau sudah kenyang, jangan paksa untuk makan atau menghabiskan sisa makanannya. Sebab alih-alih membuat anak mau makan jenis makanan baru, cara tersebut justru membuat anak merasa tidak nyaman saat makan.

Anak butuh waktu adaptasi

Berikan anak beberapa waktu untuk mencobanya dan terbiasa dengan jenis makanan baru yang Anda sajikan. Sebab mungkin butuh waktu lebih dari sekali sampai akhirnya anak bisa menyukai makanan tersebut.

Buat waktu makan semenyenangkan mungkin

Berkreasilah dengan membentuk sajian makanan di piring anak menjadi bentuk menarik yang bisa membangkitkan selere makannya. Sayuran berwarna cerah juga bisa Anda berikan. Selain membuat tampilan makanan lebih beragam, menambahkan sayuran dapat memancing keinginan anak untuk mencoba dan menyukainya.

Beri contoh yang baik

Salah satu penyebab anak sering pilih-pilih makan secara tidak langsung bisa karena pengaruh orang terdekatnya. Jadi apabila Anda ingin asupan makanan anak bisa lebih beragam, sebaiknya beri contoh yang sama dengan bersama-sama memakan makanan tersebut.

Makan di meja makan

Menempatkan anak di meja makan akan mencegahnya untuk makan sambil menonton TV atau pun memegang gadget. Cara ini dapat lebih meminimalisir anak dari gangguan dari alat-alat elektronik, sehingga membantunya agar lebih fokus saat makan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca