3 Cara Jitu Mengatasi Kadar Kolesterol Tinggi pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 05/01/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak hanya orang dewasa, kadar kolesterol tinggi juga bisa dialami oleh anak. Walaupun hal ini tidak biasa, namun Anda perlu lebih waspada jika anak Anda memiliki faktor risiko seperti diabetes, obesitas, riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi. Jika anak mengalami kondisi ini, risiko terhadap masalah jantung akan lebih besar saat anak tumbuh dewasa. Oleh karenanya, kondisi ini harus diatasi sejak dini.

Cara mengatasi kadar kolesterol tinggi pada anak

Pada umumnya, pemeriksaan kolesterol dilakukan saat Anda berusia di atas 20 tahun, tapi tidak ada salahnya jika anak Anda memiliki risiko yang tinggi, pemeriksaan dilakukan antara usia 2-8 tahun dan dapat diulang antara usia 12-16 tahun.

Kadar kolesterol total anak normalnya dibawah angka 170 dan batasnya berada pada angka 199. Maka dari itu, anak yang memiliki kadar kolesterol lebih dari angka tersebut sudah dianggap sebagai anak yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Untuk mengatasi kondisi ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu anak menurunkan kadar kolesterolnya.

1. Atur nutrisi si kecil

sumber protein untuk anak

Sebagai orangtua, Anda harus mendampingi anak untuk mengatur nutrisi yang terdapat pada makanannya. Dengan artian, Anda harus terus memonitor atau mengawasi apa saja makanan yang disantap anak dari pagi hingga malam.

Misalnya, Anda bisa membantu menentukan menu makan anak, sejak dari sarapan hingga makan malam. Bahkan, Anda juga harus mengatur camilan yang dikonsumsi anak sehari-hari.

Menu sarapan sehat untuk anak

Untuk menu sarapan yang baik demi mengatur kadar kolesterol tinggi pada anak, Anda bisa menyiapkan buah-buahan, sereal, oatmeal, atau yoghurt. Makanan-makanan tersebut baik dimakan saat sarapan. Tetapi, pilih jenis sereal atau oatmeal yang tidak mengandung gula.

Lalu, untuk pilihan yoghurt, Anda bisa memilihkan yoghurt rendah lemak. Untuk memastikannya, Anda harus berbelanja sendiri kebutuhan makan anak.

Menu makan siang dan makan malam anak

Tidak hanya sarapan, demi menjaga kadar kolesterol anak agar tidak tinggi, Anda juga harus mengatur menu makan siang dan makan malamnya. Untuk siang dan malam, anak lebih baik mengonsumsi makanan yang dikukus atau dipanggang. Sebaiknya, hindari menggoreng makanan untuk anak.

Anda juga bisa menggunakan roti gandum daripada roti putih biasa. Selain itu, jangan lupa untuk menyiapkan buah-buahan segar setelah makan siang dan makan malam.

Menu camilan sehat untuk anak

Tidak hanya makan, anak juga suka nyemil. Oleh sebab itu orangtua juga harus mengatur menu camilan sehat untuk anak. Misalnya, siapkan buah-buahan, sayur, roti atau sereal. Hindari memberikan apalagi membiasakan anak mengonsumsi minuman manis, jus buah, atau minuman bersoda.

2. Coba ganti kebiasaan makan anak

porsi makan siang anak

Tidak hanya mengatur menu makanan sehari-hari demi menurunkan kadar kolesterol tinggi, orangtua juga diharapkan mendorong anak mengganti kebiasaan makannya.

Artinya, jika kebiasaan makan anak kurang sehat, orangtua harus menemukan pengganti makanan yang lebih sehat untuk anak. Misalnya, ganti keju biasa yang biasanya dikonsumsi anak dengan keju rendah lemak. Selain itu, jika anak Anda suka mengonsumsi es krim atau yoghurt, bantu pilihkan es krim dan yoghurt yang rendak lemak.

Anda juga disarankan untuk mengganti kebiasaan anak mengonsumsi kuning telur. Jika anak Anda suka mengonsumsi telur secara utuh, coba berikan bagian putihnya saja.

Tidak hanya mengganti, Anda juga harus membatasi makanan yang kurang sehat namun disukai anak. Contohnya, jangan membiasakan anak mengonsumsi makanan cepat saji atau makanan olahan.

Jika Anda makan di luar bersama keluarga, pilih tempat makan yang sekiranya menyediakan menu makanan khusus untuk anak atau menu makanan sehat.

3. Ajak anak berolahraga rutin

Anak-anak juga harus dibiasakan berolahraga demi mengurangi kadar kolesterol tinggi. Tidak harus berolahraga hingga kehabisan energi, setidaknya tubuh anak aktif bergerak.

Pilih kegiatan olahraga yang sesuai dengan kesukaan anak. Misalnya, jika anak suka bermain air, ajak anak berenang. Namun, jika anak Anda lebih suka bersepeda, maka temani anak bersepeda setidaknya seminggu dua atau tiga kali.

Jika anak tidak suka melakukan kegiatan olahraga, ajak anak bermain di taman, agar bertemu dengan teman-teman sebayanya. Sehingga, meski tidak berolahraga, anak akan tetap aktif bergerak dan berlarian bersama dengan teman-teman.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Pola Makan untuk Mengatasi Kolesterol Tinggi di Usia Muda

Memiliki kadar kolesterol yang tinggi di usia yang muda? Berikut panduan pola makan untuk mengatasi kolesterol tinggi yang menyerang di usia produktif Anda.

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 15/07/2018 . Waktu baca 5 menit

4 Resep Smoothie yang Aman untuk Kolesterol Tinggi

Bukan cuma segar dan enak, smoothie juga memberikan khasiat untuk berbagai penyakit. Salah satunya smoothie untuk menurunkan kolesterol. Berikut resepnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 30/06/2018 . Waktu baca 4 menit

Hasil Tes Kolesterol Tidak Akurat, Apa Penyebabnya?

Anda mungkin sering menemukan hasil tes kolesterol yang menunjukkan 'LO' atau 'HI'. Hasil ini bisa saja menandakan hasilnya tidak akurat. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/05/2018 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Membedakan Gejala Multiple Sclerosis Dengan Stroke?

Gejala multiple sclerosis dan stroke memang mirip. Namun, keduanya adalah penyakit yang berbeda. Berikut perbedaan keduanya berdasarkan gejala.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Stroke, Health Centers 17/03/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan penurun kolesterol

7 Makanan Penurun Kolesterol untuk Tubuh yang Lebih Sehat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 08/11/2019 . Waktu baca 7 menit
kolesterol tinggi sesak napas

Sering Sesak Napas? Awas, Penyebabnya Bisa Jadi Kolesterol Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2019 . Waktu baca 4 menit
penyebab kolesterol tinggi karena keturunan

Mungkinkah Kadar Kolesterol Tinggi Itu Masalah Keturunan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/02/2019 . Waktu baca 4 menit
obat kolesterol untuk ibu hamil

Kadar Kolesterol Meningkat, Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Penurun Kolesterol?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 04/10/2018 . Waktu baca 4 menit