Anak Cuma Mau Makan Pasta, Apakah Baik Bagi Kesehatannya?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 08/01/2020
Bagikan sekarang

Pasta kerap menjadi pilihan praktis orangtua untuk memenuhi kebutuhan nutrisi buah hatinya di tengah kesibukan. Hal ini tidak mengherankan, mengingat anak bisa memperoleh asupan energi, karbohidrat, protein, lemak, dan kandungan nutrisi lainnya dengan makan seporsi pasta.

Meski demikian, apakah menyehatkan bila anak hanya makan pasta setiap hari?

Apakah pasta menyehatkan bagi anak?

resep pasta untuk anak

Pasta adalah sumber karbohidrat yang terbuat dari gandum kaya protein, air, dan terkadang telur. Seiring meningkatnya selera masyarakat, sebagian besar jenis pasta kini dibuat dari gandum biasa, jelai (barley), atau soba (buckwheat).

Pasta pada dasarnya cukup kaya akan nutrisi. Sebagai gambaran, satu porsi spageti matang tanpa topping seberat 140 gram mengandung 221 kalori, 1,3 gram lemak, 8 gram protein, 43 gram karbohidrat, 2,5 gram serat, serta vitamin dan mineral.

Itu baru pasta polos tanpa bahan tambahan. Jika anak makan pasta dengan ayam, minyak zaitun, sayuran, keju, atau bahan lainnya, nilai nutrisinya tentu lebih besar lagi. Dengan kata lain, Anda bisa mengatur kandungan nutrisi pasta sesuai selera.

Satu hal yang menjadi perhatian adalah pasta yang kini banyak dikonsumsi merupakan pasta olahan. Biji-bijian yang menjadi bahan bakunya tidak lagi memiliki lapisan kulit ari. Dampaknya, serat dan nutrisi pasta olahan lebih rendah, tapi kalorinya tetap tinggi.

Rendahnya kandungan serat pada pasta olahan akan membuat anak susah merasa kenyang. Karbohidrat sederhana pada pasta olahan juga cepat dicerna sehingga anak lebih cepat lapar. Akibatnya, anak mungkin lebih sering makan dengan porsi besar.

Apakah anak boleh sering makan pasta?

resep membuat pasta

Orang dewasa perlu membatasi asupan karbohidrat sederhana seperti yang terdapat pada pasta dan makanan manis. Pasalnya, karbohidrat sederhana berkaitan erat dengan meningkatnya risiko obesitas, penyakit jantung, serta diabetes.

Walau demikian, hal ini tidak selalu berlaku pada anak-anak. Anak-anak membutuhkan banyak kalori dan nutrisi selama masa pertumbuhan, termasuk karbohidrat sederhana.

Makan pasta dapat mendukung pertumbuhan anak dengan cara berikut:

1. Membuat anak yang pilih-pilih makanan lebih suka makan

Anda bisa mengolah pasta dengan berbagai bahan sehingga anak yang suka pilih-pilih makanan sekalipun akan menyukainya. Tanyakan si kecil apa makanan favoritnya. Olah bersama pasta dan Anda akan membuatnya lebih suka makan.

2. Sumber energi dan karbohidrat yang besar

Karbohidrat akan memberikan banyak energi, dan inilah yang Anda cari dari makanan untuk masa pertumbuhan anak. Agar kebutuhan seratnya juga terpenuhi, coba selingi makanan anak dengan pasta dari tepung gandum utuh (whole-grain pasta).

3. Sumber protein untuk tumbuh-kembang anak

Makan pasta tidak hanya memberikan anak energi dan karbohidrat, tapi juga protein. Seporsi pasta bahkan sudah memenuhi lebih dari 30 persen kebutuhan protein anak dalam sehari. Protein amat penting untuk pertumbuhan tubuh dan otak buah hati Anda.

Tips agar pasta semakin menyehatkan bagi anak

pasta untuk anak

Anak boleh saja sering memakan pasta asalkan dilengkapi dengan bahan-bahan kaya nutrisi. Melansir hasil penelitian oleh Nutritional Strategies, Inc. pada laman Pasta Fits, konsumsi pasta dapat memenuhi kebutuhan beragam nutrisi anak.

Agar pasta yang Anda buat lebih menyehatkan, coba lakukan tips berikut:

  • Mencampurkan pasta olahan dengan pasta gandum utuh.
  • Menambahkan tomat, jamur, bawang putih, alpukat, dan paprika.
  • Menambahkan sumber protein seperti ayam, daging sapi, ikan, telur, dan keju.
  • Menggunakan minyak yang lebih sehat seperti minyak zaitun atau minyak kanola.
  • Menambahkan kacang-kacangan atau biji-bijian.

Pasta adalah sumber makanan kaya energi dan karbohidrat. Orang dewasa memang perlu membatasi konsumsi pasta. Namun, bagi anak yang menjalani masa pertumbuhan, makan pasta adalah salah satu cara menyenangkan mencukupi kebutuhan nutrisi harian.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Porsi Makan Siang Anak yang Ideal Agar Si Kecil Selalu Aktif dan Sehat

Makan siang merupakani "bekal" untuk menyediakan simpanan energi saat anak beraktivitas. Sudahkah Anda tahu berapa porsi makan siang yang ideal bagi anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Bolehkah Anak Cuma Makan Buah Sebagai Sumber Seratnya?

Banyak anak lebih menyukai buah dibandingkan sayur karena rasanya jauh lebih lezat. Lantas, bolehkah anak cuma makan buah tanpa mengonsumsi sayur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

3 Ide Camilan Sehat dan Praktis untuk Anak Pengidap Gangguan Ginjal

Anak yang mengidap sakit ginjal kronis kerap tidak nafsu makan karena kondisi tubuhnya. Lantas, camilan apa yang tepat untuk memastikan si kecil tetap mendapat asupan gizi?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nita Azka Nadhira, S.Gz

4 Inspirasi Resep Bekal Sekolah untuk Anak yang Lezat dan Mengenyangkan

Jangan biarkan si kecil jajan sembarangan di sekolah! Agar kebutuhan gizinya tercukupi, bawakan anak bekal makan sekolah dengan pilihan menu menarik ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

resep makanan balita

Biar Makin Lahap, Ini Resep Makanan Balita Usia 2-5 Tahun yang Bisa Dicoba

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020
anak suka makanan pedas

Si Kecil Ketagihan Makanan Pedas, Adakah Batas Amannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 01/01/2020
khasiat chia seed anak

3 Manfaat Chia Seed untuk Anak Plus Cara Mengolahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 17/12/2019
anak makan buah

Walaupun Sehat, Seberapa Banyak Anak Boleh Makan Buah?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 11/12/2019