Bahaya Terlalu Banyak Makan Makanan dari Tepung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Makanan yang kita makan tentu berpengaruh pada kesehatan. Pada umumnya, semua makanan mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh jika dikonsumsi sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh. Dan, jika makanan dikonsumsi berlebihan tentu dapat membawa dampak pada kesehatan. Namun, terkadang di dalam makanan yang Anda makan, Anda tidak mengetahui kandungan apa saja dan berapa banyak di dalamnya. Salah satunya yang mungkin Anda baru dengar adalah kandungan karbohidrat rafinasi dalam makanan. Apa itu dan apakah konsumsi karbohidrat rafinasi berbahaya?

Apa itu karbohidrat rafinasi?

Karbohidrat merupakan zat yang dibutuhkan tubuh, sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Anda bisa mendapatkan karbohidrat ini dari konsumsi berbagai makanan. Banyak makanan yang mengandung karbohidrat. Namun, jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan yang Anda makan tidak selalu sama. Salah satu jenis karbohidrat yang biasa ada di makanan adalah karbohidrat rafinasi.

Karbohidrat rafinasi merupakan karbohidrat yang telah melalui banyak proses sampai menjadi makanan yang Anda makan. Proses ini menghilangkan lapisan benih, dedak, serat, vitamin, dan mineral. Sehingga, yang tersisa adalah butiran halus dengan kandungan gizi sangat sedikit, bahkan mungkin tidak ada.

Apa saja contoh karbohidrat rafinasi?

Terdapat dua jenis utama dari karbohidrat rafinasi, yaitu:

  • Gula: seperti gula olahan, sukrosa (gula meja), dan sirup jagung tinggi fruktosa
  • Tepung halus: merupakan biji-bijian yang telah melalui proses untuk menghilangkan serat dan gizinya. Seperti tepung dari gandum olahan.

Beberapa makanan tanpa Anda sadari mungkin mengandung karbohidrat rafinasi tersebut. Contoh beberapa makanan yang mengandung karbohidrat rafinasi adalah:

  • Berbagai makanan ringan, seperti keripik, crackers, pretzel
  • Roti putih dan pasta, ini merupakan makanan olahan yang terbuat dari tepung. Tepung merupakan butiran halus yang didapatkan dari pengolahan biji-bijian.
  • Minuman manis, seperti minuman bersoda, minuman berenergi, dan minuman teh dalam kemasan biasanya mengandung gula tambahan, seperti sirup jagung tinggi fruktosa

Apa dampak karbohidrat rafinasi bagi kesehatan?

Karbohidrat rafinasi merupakan karbohidrat yang sudah diolah menjadi zat yang mudah diserap dan dicerna oleh tubuh. Karena sangat mudah dicerna oleh tubuh, maka karbohidrat rafinasi juga disebut dengan karbohidrat sederhana. Penghilangan kandungan serat, vitamin, mineral, antioksidan, lemak, dan protein pada saat prosesnya membuat karbohidrat rafinasi sangat mudah diserap tubuh.

1. Kegemukan

Namun begitu, hal ini juga berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Tidak adanya nutrisi yang terkandung dalam karbohidrat rafinasi membuat Anda hanya mengonsumsi makanan yang ‘nol’ gizi tapi tinggi kalori. Jika dikonsumsi berlebihan, tentu hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Selain itu, kandungan seratnya yang sangat sedikit dan sangat cepat dicerna juga membuat Anda tidak lama merasa kenyang setelah mengonsumsinya. Akibatnya, Anda akan makan berlebihan, yang dapat mendukung kenaikan berat badan dan kegemukan.

2. Diabetes tipe 2

Selain dapat mengakibatkan kegemukan, Anda juga bisa mengalami diabetes mellitus tipe 2 jika terlalu banyak konsumsi karbohidrat rafinasi. Kandungan gula dan tepung dalam karbohidrat rafinasi dapat meningkatkan kadar gula darah Anda dengan cepat setelah Anda mengonsumsi makanan tersebut. Pankreas kemudian akan memproduksi insulin untuk mengontrol kadar gula darah.

Namun, jika asupan karbohidrat rafinasi berlebihan dan pankreas tidak dapat menghasilkan insulin dalam jumlah cukup, maka kadar gula darah Anda akan tinggi dan menyebabkan diabetes tipe 2.

3. Penyakit jantung

Konsumsi karbohidrat rafinasi yang berlebih juga dapat menyebabkan penyakit jantung. Hal ini bisa terjadi karena ternyata karbohidrat rafinasi dapat meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan kadar lemak baik dalam darah Anda. Sehingga, dapat meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit jantung. Makanan yang mengandung karbohidrat rafinasi biasanya mengandung natrium, lemak jenuh, dan lemak jahat tinggi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Diet Pasien Diabetes untuk Menjaga Pola Makan dan Berat Badan Seimbang

Pasien diabetes perlu diet untuk mencapai berat badan seimbang, tapi bukan berarti tidak bisa menikmati setiap makanan. Berikut beberapa tipsnya.

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 19 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang memengaruhi saraf, pembuluh darah, hingga tulang. Cari tahu informasi lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Leher Hitam? Atasi dengan Cara Mudah Ini

Jika memiliki kulit leher hitam, ketahui dulu apa penyebabnya. Setelah itu, cari tahu cara menghilangkan hitam di leher. SImak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Kulit 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pilihan Beras dan Sumber Karbohidrat Sehat Pengganti Nasi untuk Diabetes

Mengonsumsi sumber karbohidrat seperti beras dapat memengaruhi kadar gula darah diabetes. Lantas, pengganti beras untuk diabetes apa yang sehat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 15 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Cara Tepat Menyuntik Insulin dan Lokasi Terbaiknya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
manfaat yoga untuk diabetes

4 Manfaat Yoga untuk Diabetesi yang Sayang Jika Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Buah untuk Diabetes

8 Buah Terbaik yang Aman untuk Gula Darah Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
cek atau tes gula darah

5 Jenis Tes untuk Cek Kadar Gula Darah Serta Cara Membaca Hasilnya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit