Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Tidak semua puting payudara terbentuk sama. Puting wanita bentuk dan ukurannya berbeda-beda. Karena berbeda dan tidak semua puting sempurna, urusan menyusui bayi bisa saja menjadi tantangan tersendiri untuk ibu. Untuk itu, ibu dapat menyimak tips serta cara menyusui sesuai tipe puting berikut ini. 

Cara tepat menyusui sesuai tipe puting ibu

1. Puting besar

Untuk ibu yang putingnya besar, mungkin akan khawatir apabila ia tidak dapat menyusui mulut bayi yang umumnya berukuran kecil. 

Pasalnya saat menyusui dengan benar bayi akan memasukkan seluruh puting susu dan bagian areola ke dalam mulutnya. Ketika ibu memiliki puting besar, banyak yang ragu bahwa bayi akan sulit menerima ASI.

Tetapi jangan khawatir, dengan puting ibu yang sangat besar, bayi yang sehat dapat menerima ASI ibu dengan baik, kok. Namun pada bayi prematur belum tentu demikian. Pasalnya, ukuran tubuhn bayi prematur biasanya kecil, dan begitu juga dengan mulutnya. Kemungkinan bayi akan  sulit menyusu dengan puting ibu yang terlalu besar. 

Risiko yang dapat terjadi ketika puting terlalu besar dan bayi tidak dapat menerima puting adalah si kecil jadi tidak mendapatkan ASI yang cukup. Bila proses menyusui tidak benar, payudara ibu juga bisa terasa sakit. 

Tipsnya:

Jika ibu khawatir putingnya terlalu besar untuk mulut, Anda harus konsultasi dengan dokter. Dokter Anda dapat memeriksa payudara Anda dan menyarankan beberapa cara berikut:

  • Anda dapat mencoba pakai pompa payudara selama satu atau dua menit sebelum menyusui. Isapan pompa payudara dapat membantu mengubah bentuk puting menjadi lebih tipis dan lebih panjang. 
  • Gaya menyusui football hold adalah posisi memberikan ASI yang pas untuk ibu dengan puting besar. Ini bisa memberi Ibu kesempatan untuk melihat sudut pandang yang pas saat puting susu ibu masuk ke mulut bayi. Jadi bayi tidak akan tersedak atau terlalu penuh mulutnya

2. Puting rata

Puting ibu yang rata biasanya bentuknya pipih dan tingginya sama dengan areola. Sayangnya,  hal ini agak membuat proses menyusui ke bayi jadi sulit. Agar puting datarnya keluar, beberapa ibu ada yang harus dirangsang dulu payudaranya. 

Memaksakan menyusui dengan puting rata bisa menyebabkan payudara bengkak, dan membuat bayi semakin sulit untuk menyusu. Namun tidak perlu cemas, biasanya bayi tidak membutuhkan puting susu untuk menerima ASI. Bayi dapat menerima susu ibu yang kelaur dari bagian areola dan sekitarnya. 

Tipsnya:

  • Coba gunakan pompa payudara untuk mengeluarkan puting susu sebelum menyusui. Cara inidapat memompa sedikit ASI agar keluar dari payudara Anda. Di mana secara tidak langsung ini dapat melunakkan payudara dan membuat bayi lebih mudah  untuk menyusu.
  • Pegang payudara Anda dengan tangan jempol dan telunjuk berbentuk huruf V arahkan puting ke mulut bayi
  • Anda juga bisa membantu memegang payudara agar menempel pada mulut bayi selama menyusui. 

3. Puting masuk ke dalam

Ibu menyusui juga ada yang memiliki puting masuk ke dalam areola. Bayi yang baru lahir dapat menyusu pada semua jenis puting. Maka meskipun puting Anda masuk ke dalam, bayi Anda mungkin masih dapat menyusu dengan baik.

Akan tetapi, ada juga kasus ibu dengan puting masuk ke dalam yang dapat membuat bayi tidak dapat menerima ASI dengan baik. Proses menyusui yang buruk  dapat menyebabkan masalah pada ibu seperti puting yang sakit, bengkak, saluran susu yang tersumbat, mastitis, dan bayi tidak dapat ASI yang cukup. Anda wajib ke dokter dan berkonsultasi untuk mengatasi masalah menyusui ini. 

Tipsnya: 

  • Coba pijat-pijat dulu payudara ibu sebelum waktu menyusui. Berikan tekanan lembut pada pangkal puting untuk membantu mengeluarkannya.
  • Coba gunakan pompa payudara untuk menarik keluar puting susu keluar tepat sebelum Anda menyusui bayi Anda.
  • Cobalah gaya menyusui football hold atau posisi menyusui alami untuk membantu bayi Anda tetap sehat.
  • Gunakan gerakan jari telunjuk berbentuk C atau V untuk mengompres areola Anda dan membuatnya payudara Anda lebih mudah diisap bayi. 
  • Anda bisa menggunakan perangsang puting atau nipple everter. Konsultasikan dengan dokter atau bidan sebelum pakai alat tersebut. 
  • Terakhir, Anda juga dapat melakukan pompa ASI, dan menyusui bayi lewat botol susu.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 23, 2020 | Terakhir Diedit: Januari 10, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca