Apakah Ibu Menyusui yang Punya Diabetes Boleh Pakai Suntik Insulin?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Menjadi seorang ibu baru tentu menjadi hal yang menantang bagi setiap wanita. Ya, setelah berhasil melewatkan proses persalinan yang panjang dan melelahkan, sekarang Anda harus siap untuk menyusui si kecil. Terlebih bagi Anda yang punya diabetes dan harus rutin menyuntikkan insulin, Anda mungkin jadi cemas bahwa ini akan berdampak buruk bagi kesehatan si kecil. Lantas, apakah menggunakan suntik insulin saat menyusui itu aman? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Bolehkah ibu menyusui menggunakan suntik insulin?

Dilansir dari WebMD, menyusui adalah salah satu cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, terutama selama enam bulan pertamanya. Namun bagi Anda yang punya diabetes, Anda mungkin jadi ragu untuk menyusui si kecil karena takut akan memberikan efek buruk bagi bayi.

Namun mulai sekarang, Anda tak perlu cemas lagi untuk menyusui buah hati Anda. American Diabetes Association mengungkapkan bahwa ibu dengan diabetes boleh menyusui bayinya. Bahkan, hal ini justru sangat dianjurkan supaya bayi tetap sehat.

Akan tetapi, yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah bolehkah menggunakan suntik insulin saat menyusui? Sebab tanpa insulin, gula darah ibu dikhawatirkan akan melonjak dan membahayakan kesehatannya.

Kabar baiknya, penggunaan insulin saat menyusui ternyata aman, lho. Sebuah studi klinis melaporkan bahwa bayi yang disusui oleh ibu yang menggunakan suntik insulin cenderung berisiko lebih rendah terkena diabetes tipe 1.

Mungkinkah insulin akan tercampur dengan ASI?

Kekhawatiran para ibu menyusui yang punya diabetes ternyata tidak sepenuhnya salah. Masalah diabetes dan penggunaan insulin memang dapat memengaruhi produksi ASI.

Jika ditelisik lebih dalam, kondisi diabetes dapat memengaruhi laktasi atau proses ketika kelenjar susu menghasilkan ASI. Ketika dibarengi dengan penggunaan suntik insulin, kondisi ini akan membuat ASI lebih sulit turun dan dikeluarkan lewat puting. Itulah sebabnya tidak sedikit ibu yang mengeluh produksi ASI-nya jadi lebih sedikit setelah menggunakan insulin saat menyusui.

Eits, tenang dulu. Meskipun penggunaan insulin saat menyusui bisa menurunkan produksi ASI, bukan berarti Anda boleh langsung beralih ke susu formula, ya.

Berbagai pengobatan diabetes seperti insulin, metformin, dan sulfonilurea diyakini tidak akan mengganggu kesehatan bayi Anda. Molekul insulin itu sendiri terlalu besar untuk masuk ke dalam ASI, jadi tidak akan mungkin bisa tercampur dengan ASI dan masuk ke dalam tubuh bayi.

Selama Anda mampu mengendalikan kadar gula darah tetap normal, penggunaan insulin saat menyusui tidak akan menjadi masalah yang berarti, baik untuk Anda maupun si kecil.

Cara aman menggunakan insulin saat menyusui

syok insulin adalah

Mulai sekarang, Anda tak perlu takut lagi untuk menggunakan suntik insulin saat menyusui. Supaya gula darah Anda tetap stabil dan produksi ASI juga maksimal, yuk ikuti panduan suntik insulin saat menyusui berikut ini.

1. Makan atau ngemil sebelum menyusui

Sebelum mulai memberikan asupan nutrisi untuk si kecil, pastikan dulu asupan nutrisi Anda juga tercukupi. Caranya, usahakan untuk makan atau ngemil terlebih dahulu untuk merangsang produksi ASI sekaligus menjaga kesehatan Anda. Contohnya dengan memperbanyak makan sayur dan buah untuk ibu menyusui.

Jangan lupa juga untuk banyak minum air putih setiap hari. Bukan cuma mencegah dehidrasi, cara ini juga bisa membantu melancarkan produksi ASI Anda.

2. Suntikkan insulin setelah makan

Insulin yang disuntikkan ke dalam tubuh dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Namun jika tidak dibarengi dengan asupan makanan yang cukup, gula darah Anda bisa turun drastis atau mengalami hipoglikemia.

Sebagai solusinya, makanlah terlebih dahulu sebelum menyuntikkan insulin. Dengan begitu, kadar gula darah Anda yang sempat naik setelah makan akan kembali normal setelah mendapatkan suntik insulin.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca