7 Tips Lancar Menyusui Bagi Ibu Dengan Ukuran Puting yang Besar

Oleh Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

Proses menyusui adalah ketika keseluruhan puting dan areola masuk ke dalam mulut bayi. Sejatinya, puting susu tiap wanita berbeda-beda. Bila Anda memiliki ukuran puting yang besar, mulut bayi akan kesulitan untuk menjangkau areola yang berfungsi untuk menstimulasi saluran susu dan mengalirkan susu yang cukup.

Terlebih untuk bayi yang baru lahir, tidak mudah untuk mendapatkan ASI hanya melalui puting saja. Bila Anda mengalami hal serupa, Anda tidak perlu khawatir. Simak tips berikut untuk membantu Anda menyusui dengan lancar untuk bayi Anda.

1. Mengunjungi konsultan laktasi sebagai tahap awal

Masalah seputar menyusui ini sebaiknya Anda konsultasikan pada dokter, bidan, atau konsultan laktasi. Di sini Anda akan diajarkan posisi menyusui yang tepat untuk masalah yang Anda alami, cara meningkatkan produksi ASI, hingga cara menggunakan pompa ASI dengan benar.

2. Menggunakan pompa ASI sebelum menyusui langsung

Sebelum Anda menyusui secara langsung sebaiknya Anda melakukan pompa ASI terlebih dahulu. Hal ini dapat membuat puting menjadi lebih panjang dan tipis sehingga perlekatan payudara Anda menjadi lebih mudah ke dalam mulut bayi.

3. Tunggu bayi membuka mulutnya lebih lebar saat menyusui

Anda tidak perlu terburu-buru dalam menyusui bayi. Lakukan dengan santai dan rangsang mulut bayi sampai terbuka dengan cukup lebar. Gunakan jari Anda untuk mencubit atau mengerutkan payudara sehingga memungkinkan Anda untuk memasukkan puting dan areola ke dalam mulut bayi.

Sebaiknya hindari penggunaan botol dot (feeding bottle) untuk pemberian ASI karena hal tersebut tidak membuat mulut bayi membuka lebih lebar.

4. Menyusui dengan posisi clutch hold 

Posisi clutch hold adalah salah satu posisi menyusui yang dilakukan sambil duduk. Posisi ini dapat digambarkan seperti saat Anda menggenggam tas tangan (clutch).

Caranya adalah gendong bayi di bawah lengan Anda pada sisi yang akan digunakan untuk menyusui. Hadapkan bayi Anda dengan posisi hidung sejajar dengan puting Anda, sementara kakinya menghadap ke punggung Anda. Letakkan lengan Anda di atas bantal di pangkuan Anda dan peganglah bahu, leher, dan kepala bayi dengan tangan Anda. Posisikan lengan Anda seperti huruf C dan arahkan bayi Anda perlahan menuju puting.

Posisi ini cocok diterapkan pada bayi yang kesulitan untuk menyusui karena posisi ini memudahkan Anda untuk mengarahkan kepala bayi ke puting Anda.

Sumber: https://www.verywell.com/breastfeeding-in-the-football-or-clutch-position-4065044

5. Setiap payudara terasa penuh, segera pompa ASI

Payudara yang penuh dengan ASI harus segera dikeluarkan agar tidak menimbulkan sakit atau bengkak, atau terasa keras. Anda bisa melakukannya dengan tangan atau pompa ASI.

Ini karena bayi yang baru lahir biasanya kesulitan untuk menyusui dengan kondisi payudara ibu yang penuh. Setelah Anda mengeluarkan ASI dan payudara menjadi lebih lembut, bayi Anda akan lebih mudah untuk melekatkan mulutnya pada areola dan siap untuk menyusui.

6. Lakukan kontak mata dengan bayi Anda sepenuh hati

Arahkan pandangan Anda secara penuh pada bayi Anda. Selain untuk mempererat ikatan dengan bayi, Anda juga dapat mengetahui tanda-tanda bayi Anda telah cukup mendapatkan ASI atau belum.

Tanda yang paling terlihat adalah penambahan berat badan bayi (berat badan naik sekitar 500 g setiap bulan). Periksakan bayi Anda secara rutin untuk memastikan berat badannya bertambah sesuai dengan perkembangannya.

7. Puting yang besar akan membaik seiring dengan seringnya menyusui

Semakin sering Anda menyusui, kondisi puting Anda yang besar akan semakin baik. Pada beberapa kasus, bayi memang membutuhkan beberapa minggu untuk dapat menyusu dengan baik. Namun, sebenarnya tidak ada masalah dengan ukuran puting yang besar selama bayi Anda terpenuhi kebutuhan ASI-nya.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We are excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca