Perkembangan Bayi 4 Bulan atau 16 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/06/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 16 minggu atau 4 bulan?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver IIperkembangan bayi umur 16 minggu atau 4 bulan, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Menggerakkan tangan dan kaki secara bersamaan dan terus-menerus.
  • Mengangkat kepalanya sendiri hingga 90 derajat.
  • Bayi duduk sendiri, meski masih perlu sandaran.
  • Menumpu berat tubuh pada kaki.
  • Menelungkupkan tubuh dan menahan berat tubuh dengan dadanya.
  • Menunjukkan respons saat mendengar suara bel atau lonceng.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Tertawa dan memekik kencang.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Mengenali tangannya sendiri dam memegang mainan.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah, sekitar 180 derajat.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya.
  • Tersenyum sendiri juga saat diajak bercanda.

Kemampuan motorik kasar

Setelah berhasil menggerakkan kedua tangan dan kaki bersamaan, serta mengangkat kepalanya sendiri dengan lancar, ada hal lain yang juga bisa dilakukan bayi pada perkembangan 16 minggu.

Pada perkembangan bayi umur 16 minggu atau 4 bulan ini, bayi telah mampu duduk sendiri, dan menahan berat tubuhnya dengan kaki. Menariknya lagi, kini juga mampu menelungkupkan tubuhnya dan menahan berat tubuh dengan dada.

Bahkan, perkembangan motorik bayi lainnya adalah bisa mengangkat kepalanya sembari menggerak-gerakkan tangan dan kaki selama menelungkupkan tubuhnya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Pada masa perkembangan bayi di umur 16 minggu atau 4 bulan ini, menangis masih menjadi kebiasaan yang belum bisa dilepaskan seperti bayi baru lahir.

Dikutip dari Kids Health, bayi di fase ini belajar untuk berinteraksi dengan orang terdekatnya. Ada banyak cara yang dilakukan untuk mendapatkan perhatian.

Hanya saja, kini ia akan menambah perkembangan kemampuan berkomunikasi dan bahasanya dengan berkata “ooh” dan “aah” di usia 16 minggu. Ia juga dapat tertawa dan memekik kencang saat diajak bicara dan bercanda.

Kemampuan motorik halus

Di samping dapat menggerakkan dan menempelkan kedua tangannya, bayi di usia 16 minggu atau 4 bulan sekarang tampak mulai menunjukkan perkembangan lainnya.

Pada perkembangan bayi umur 16 minggu atau 4 bulan ini, si kecil sudah cukup mampu memegang mainan dan mengikuti atau melihat sesuatu ke segala arah. Selain itu, si kecil sudah menunjukkan keinginannya untuk meraih mainan.

Kemampuan sosial dan emosional

Selain mengenali wajah orang-orang di sekitarnya, perkembangan bayi 16 minggu atau 4 bulan kini mampu mengenali tangannya sendiri.

Ia mulai memahami bahwa tangannya merupakan perpanjangan atas dirinya, yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan berbagai tindakan.

Anda juga masih akan terus melihat senyuman juga semangat yang ditunjukkan bayi pada perkembangan 16 minggu atau 4 bulan. Entah saat ia sedang bermain sendiri, atau ketika ada yang mengajaknya bercanda dan berbicara.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan di usia 4 bulan?

Anda bisa membantu mendorong perkembangan kemampuan sensorik bayi usia 16 minggu atau 4 bulan untuk berlatih memegang mainannya sendiri.

Caranya dengan meletakkan mainan di dekat bayi, atau memberikan mainan kepadanya dan biarkan ia belajar menerima sekaligus menggenggamnya.

Jika ia berhasil melakukannya dengan baik, puji usaha anak dan tersenyumlah kepadanya. Terkadang Anda perlu menenangkan bayi karena keterampilan baru di perkembangan bayi 16 minggu atau 4 bulan akan membuatnya sedikit takut dan malu.

Pertahankan pula rutinitas yang sudah dibiasakan agar bayi tetap terus mengingatnya.

Misalnya, apabila sudah dibawa ke tempat tidurnya sendiri merupakan waktu tidur. Biasanya bayi juga akan berhenti menangis apabila sudah berada di posisi mengganti popok.

Kesehatan Bayi Usia 4 Bulan

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter terkait perkembangan di umur 4 bulan?

Setiap dokter punya cara tersendiri untuk memeriksa pertumbuhan bayi umur 16 minggu atau 4 bulan tergantung situasi tertentu. Tes fisik secara keseluruhan serta jumlah dan jenis teknik diagnosis dan prosedur akan beragam tergantung kondisi anak.

Dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut terkait kesehatan dan perkembangan bayi 16 minggu:

  • Mengukur pertumbuhan bayi seperti berat badan, tinggi atau panjang badan, dan lingkar kepala bayimenunjukkan kemajuan perkembangannya setelah lahir.
  • Pemeriksaan fisik.
  • Menyuruh Anda mempertimbangkan pemeriksaan berikutnya terkait dengan cara memberi makan, tidur, pertumbuhan dan cara menjaga bayi.

Selain itu, perhatikan juga jika muncul beberapa hal berikut pada perkembangan bayi 16 minggu atau 4 bulan:

  • Mata juling.
  • Kenaikan berat badan yang cenderung lambat.
  • Sulit mengangkat kepalanya sendiri.
  • Tidak bisa duduk sama sekali meski diberikan bantuan.
  • Tampak tidak menanggapi saat melihat wajah Anda.
  • Tidak peka saat ada pergerakan orang atau benda.
  • Belum bisa tersenyum.

Anda juga harus mempertimbangkan masalah yang muncul lebih dari sebulan pada, misalnya masalah menyusui yang mulai berkurang.

Catat informasi dan arahan dari dokter serta informasi penting terkait perkembangan bayi umur 16 minggu. Contohnya berat dan tinggi badan, lingkar kepala, tanda lahir, vaksinasi, penyakit, obat-obatan yang diberikan, hasil tes anak untuk merekam kesehatan bayi.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 16 minggu atau 4 bulan?

Supaya perkembangan bayi di umur 16 minggu atau 4 minggu lebih optimal, ada beberapa hal yang harus diketahui orangtua, seperti:

1. Obesitas

Ada beberapa penyebab obesitas pada bayi pada masa perkembangan di umur 16 minggu atau 4 bulan ini. Hal ini kemungkinan karena orangtua senang melihat bayi yang terlihat gemuk sangat menggemaskan.

Padahal, normalnya berat badan bayi bertambah sekitar 0.45 kg hingga 0.56 kg dalam satu bulan. Hal ini yang membuat banyak orangtua tak sadar jika buah hatinya mengalami gangguan kesehatan.

Beberapa bayi terlihat gemuk saat lahir, dan beberapa lainnya mulai menjadi gemuk seiring bertambahnya umur, tak terkecuali di masa perkembangan bayi 16 minggu atau 4 bulan ini.

Akan tetapi tidak selalu karena pola makan yang tidak sehat atau bayi jarang bergerak, yang mungkin karena bayi tidak mengembangkan otot dengan sempurna.

Situasi ini bisa membaik saat usia bertambah. Tubuh yang gempal bukan pertanda anak akan menjadi obesitas saat beranjak dewasa. Banyak anak mulai menurunkan berat badan saat mulai merangkak dan belajar berjalan.

Seiring bertambahnya umur, Anda bisa mendorongnya untuk bermain di atas tempat tidur atau alas datar tapi aman.

Pastikan untuk menyusui bayi hanya saat ia benar-benar lapar. Ini akan membantu mengurangi kemungkinan obesitas pada perkembangan bayi 16 minggu atau 4 bulan.

2. Permainan berbahaya yang sebaiknya tidak dilakukan

Di masa perkembangan si kecil di usia 16 minggu atau 4 bulan, ia mungkin sangat senang saat Anda melemparkannya ke udara dan menangkapnya berulang kali. Namun, aksi ini sangat berbahaya.

Beberapa cara bermain dengan bisa sangat berbahaya untuk anak dengan usia di bawah 2 tahun. Bayi mungkin bisa cedera saat digoyangkan atau digendong tinggi-tinggi, karena perkembangan tubuh bayi umur 16 minggu atau 4 bulan belum begitu kuat.

Selain itu, beban kepala bayi sama dengan keseluruhan berat tubuh, otot leher belum sepenuhnya berkembang. Hal ini membuat kekuatan kepala bayi untuk menyokong tubuhnya masih sangat lemah.

Ketika Anda menggendong bayi dengan posisi kepala miring ke belakang dan depan, bisa berisiko menyebabkan benturan otak dengan tengkorak.

Cedera otak dapat mengakibatkan pembengkakan, pendarahan, tekanan atau kerusakan saraf bayi di perkembangan bayi umur 16 minggu atau 4 bulan.

Tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh pada mental maupun fisik bayi seperti mata.

Jika retina terpisah karena orangtua melemparkan bayi ke udara, sarafnya juga akan terluka, yang mana bisa memengaruhi penglihatan bayi, dan mengakibatkan kebutaan.

Cedera juga bisa muncul ketika bayi diguncang saat bermain dengannya. Jadi, hindari bermain kasar dan selalu sangga kepala dan leher si kecil di masa perkembangan 16 minggu atau 4 bulan dengan tangan Anda.

Selain itu, hindari menggoyangkan bayi saat menggendongnya, lebih baik dudukkan bayi di dalam kereta dorong atau stroller bayi.

Ini bukan berarti Anda tidak bisa bermain dengan bayi. Anda masih bisa bermain dengan lembut dan mengutamakan keselamatannya.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 16 minggu?

Ketika memasuki perkembangan bayi di usia 16 minggu atau 4 bulan, sebaiknya Anda perhatikan hal berikut:

1. Jadwal menyusui bayi

Jadwal menyusui ASI pada bayi biasanya akan menyesuaikan dengan pertambahan usianya. Pada usia 16 minggu atau 4 bulan ini, juga terdapat perkembangan pada kebiasaan menyusu bayi.

Frekuensi bayi dalam menyusu di perkembangan usia 16 minggu ini biasanya berlangsung sekitar 7-8 kali sehari, dengan rentang waktu antara 2,5-3,5.

Hal yang perlu diingat adalah sebelum memberikan MPASI, ASI ataupun susu formula merupakan hal terpenting bagi bayi.

2. Waktu tidur

Waktu tidur bayi merupakan hal yang cukup rumit diprediksi. Apabila dibandingkan dengan perkembangan bayi 2 bulan dan perkembangan bayi di umur 3 bulan, pada fase ini pun juga ada perubahan.

Di umur 4 bulan, bayi juga ada kemungkinan mengalami growth spurt. Namun, di umur ini pula bayi akan merasa lebih terbiasa tidur lebih lama di waktu malam.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 17 minggu?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . 8 menit baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . 5 menit baca

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 menit baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca