Ciprofloxacin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Ciprofloxacin Obat Apa?

Kegunaan obat ciprofloxacin

Ciprofloxacin adalah obat untuk menyembuhkan berbagai macam infeksi bakteri. Ciprofloxacin adalah obat antiobiotik yang tergolong dalam kelas quinolone.

Cara kerja ciprofloxacin adalah dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Antibiotik tidak akan bekerja menyembuhkan infeksi virus (seperti pilek, flu). Meminum antibiotik apa pun secara tidak perlu bisa mengurangi keampuhannya.

Bagaimana aturan minum ciprofloxacin?

Ciprofloxacin adalah obat yang harus digunakan sesuai ketentuan dari pamflet petunjuk cara pakai obat.

Baca petunjuk pengobatan dan, jika ada, selebaran informasi pasien yang diberikan oleh apoteker sebelum Anda memulai menggunakan ciprofloxacin dan setiap Anda mendapatkan isi ulang.

Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan dokter atau apoteker.

Ciprofloxacin adalah obat yang diminum sebelum atau sesudah makan sesuai arahan dokter, biasanya dua kali sehari pada pagi dan malam hari.

Aturan minum ciprofloxacin untuk sirup/suspensi adalah kocok dengan baik selama 15 detik sebelum menuangkan setiap dosis. Ukur dosis dengan hati-hati menggunakan alat pengukur khusus/sendok.

Jangan gunakan sendok rumah karena Anda mungkin tidak mendapatkan dosis yang tepat. Jangan kunyah isi suspensinya. Jangan gunakan suspensi dengan tabung makan karena dapat menyumbat tabung.

Dosis dan lamanya pengobatan dengan ciprofloxacin biasanya ditentukan berdasarkan kondidi Anda dan bagaimana tubuh merespons pengobatan. Pastikan Anda meminum cukup banyak cairan ketika mengonsumsi obat ini, kecuali dokter mengatakan sebaliknya.

Ciprofloxacin adalah obat yang setidaknya digunakan selama 2 jam sebelum atau 6 jam sesudah menggunakan obat lain yang memengaruhi keampuhan obat.

Antibiotik paling ampuh jika diminum tepat waktu setiap dosisnya. Hal itu membuat dosis obat yang berada dalam tubuh Anda tetap konstan. Dengan begitu, antibiotik seperti ciprofloxacin dapat bekerja dengan optimal.

Minum obat ini sampai habis meski gejala menghilang setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu dini mungkin saja membuat bakteri untuk tetap hidup, sehingga infeksi dapat kambuh. Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak kunjung hilang atau memburuk.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Ciprofloxacin adalah obat yang harus disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi atau membekukannya.

Ciprofloxacin adalah obat generik. Merek lain yang mengandung obat ini mungkin saja punya aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Ciprofloxacin adalah antibiotik yang tidak boleh dibuang sembarangan, seperti ke dalam toilet atau saluran pembuangan, kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Ciprofloxacin

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis obat ciprofloxacin untuk orang dewasa?

Dosis untuk anthrax prophylaxis

Berikut adalah dosis ciprofloxacin untuk anthrax prophylaxis pasca terkena paparan Bacillus anthracis melalui pernapasan:

  • Melalui infus: gunakan sebanyak 400 mg IV setiap 12 jam
  • Melalui mulut: gunakan 500 mg dengan mulut setiap 12 jam

Pengobatan harus dimulai secepat mungkin setelah dokter mencurigai atau memastikan adanya paparan. Total durasi terapi (kombinasi infus dan oral) dengan ciprofloxacin adalah 60 hari.

Dosis untuk bacteremia

Dosis ciprofloxacin untuk bacteremia sekunder terkait dengan infeksi saluran kemih karena Escherichia coli adalah 400 mg melalui infus, dan gunakan setiap 12 jam.

Terapi harus berlanjut selama 7-14 hari, tergantung sifat dan keparahan infeksi.

Dosis untuk bronkitis

Kondisi bronkitis ringan sampai sedang diobati dengan ciprofloxacin melalui infus, dan dosisnya adalah 400 mg IV setiap 12 jam. Ciprofloxacin bisa juga dengan minum obat oral, dan aturan minumnya adalah sebanyak 500 mg setiap 12 jam.

Bagaimana dosis ciprofloxacin untuk anak-anak?

Dosis untuk anthrax prophylaxis

Prophylaxis pasca terkena paparan Bacillus anthracis melalui pernapasan:

  • Melalui infus, gunakan 10 mg/kg IV setiap 12 jam (dosis maksimal: 400 mg/dosis)
  • Melalui mulut atau diminum sebanyak 15 mg/kg setiap 12 jam (dosis maksimum: 500 mg/dosis)

Pengobatan harus dimulai secepat mungkin setelah dokter mencurigai atau memastikan adanya paparan. Total durasi terapi (kombinasi IV dan oral) adalah 60 hari.

Dosis untuk infeksi kandung kemih

Dosis ciprofloxacin untuk infeksi saluran kemih parah karena bakteri E. coli adalah:

Umur 1-18 tahun:

  • Melalui infus: gunakan 6-10 mg/kg/IV setiap 8 jam (dosis maksimal: 400 mg/dosis)
  • Melalui mulut atau diminum sebanuak10-20 mg/kg setiap 12 jam (dosis maksimal: 750 mg/dosis)

Total durasi terapi (kombinasi IV dan oral) infeksi saluran kemih parah karena bakteri E coli dengan ciprofloxacin adalah 10-21 hari. Ciprofloxacin bukan pilihan pertama karena tingkat reaksi alergi ciprofloxacin adalah tinggi.

Dalam dosis apakah ciprofloxacin tersedia?

Ciprofloxacin adalah obat yang tersedia dalam sediaan tablet dan cair. Sediaan tablet ciprofloxacin adalah berlapis tipis 250 mg dan 500 mg.

Sementara itu, ciprofloxacin dalam sediaan obat cair tersedia dalam dosis 5% (100 mL) atau 10% (100mL).

Efek samping Ciprofloxacin

Efek samping apa yang dapat dialami karena Ciprofloxacin?

Efek samping ciprofloxacin yang serius adalah:

  • Pusing, pingsan, detak jantung cepat atau tidak teratur (aritmia)
  • Sendi mendadak nyeri, terdengar suara menderak atau meletus, memar, bengkak, rasa nyeri, kekakuan, atau kehilangan kemampuan bergerak pada sendi mana pun.
  • Diare berair atau berdarah.
  • Kebingungan, berhalusinasi, depresi, berpikir atau bertindak lain dari biasanya.
  • Sakit kepala, telinga berdenging, pusing, mual, gangguan penglihatan, sakit di belakang mata.
  • Kulit pucat atau menguning, urin berwarna gelap, demam, lemas.
  • Lebih jarang atau sama sekali tidak buang air kecil.
  • Mudah memar atau berdarah.
  • Mati rasa, kesemutan, atau sakit tidak wajar di bagian tubuh mana pun.
  • Gejala awal ruam, seringan apa pun.
  • Reaksi alergi parah – demam, sakit tenggorokan, bengkak pada wajah atau lidah, mata terasa terbakar, sakit pada kulit, diikuti dengan ruam merah atau ungu yang menyebar (terutama ke wajah atau tubuh bagian atas) dan kulit melepuh dan mengelupas.

Ciprofloxacin adalah obat yang harus Anda berhenti konsumsi Anda pernah mengalami efek samping serius. Segera cari pertolongan darurat jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi seperti gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Ciprofloxacin dapat menyebabkan efek samping lebih ringan, termasuk:

  • Mual, muntah.
  • Pusing atau mengantuk.
  • Penglihatan buram.
  • Merasa gugup, cemas, atau mudah marah.
  • Gangguan tidur (insomnia atau bermimpi buruk).

Efek samping di atas adalah efek yang umum. Belum tentu semua orang merasakannya saat minum ciprofloxacin. Mungkin pula ada efek samping yang belum disebutkan.

Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Ciprofloxacin?

Ciprofloxacin adalah obat yang dapat menyebabkan beberapa kondisi tertentu. Dokter akan mempertimbangkan risiko dan manfaat yang akan Anda dapatkan saat meresepkan obat ini.

Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan, antara lain:

  • Alergi

Ciprofloxacin adalah obat yang juga dapat menimbulkan alergi. Beri tahu dokter kalau Anda pernah mengalami reaksi alergi atau gejala tidak biasa obat ini atau obat-obatan lainnya.

Informasikan pula segala bentuk alergi yang Anda miliki, seperti alergi makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk obat tanpa resep, baca label atau bungkus obat dengan hati-hati.

  • Anak-anak

Belum diketahui seberapa banyak dosis yang perlu diberikan untuk anak-anak berusia di bawah 18 tahun. Penelitian tentang ciprofloxacin sejauh ini belum menunjukkan masalah pada anak-anak secara spesifik yang membuat risikonya jadi lebih besar.

Biasanya, ciprofloxacin adalah obat yang digunakan setelah obat-obatan lain dianggap dan terbukti tidak efektif.

Sediaan oral cairan atau tablet mungkin bisa diminum anak-anak untuk mencegah infeksi anthrax setelah kemungkinan adanya paparan, dan untuk mengobati infeksi ginjal serius.

  • Lansia

Belum ada penelitian yang cukup yang menunjukkan masalah akan membatasi manfaat ciprofloxacin bagi orang lanjut usia.

Namun, pasien yang lebih rentan terkena penyakit ginjal atau jantung yang berhubungan dengan usia, atau mengalami cedera tendon parah (termasuk tendon robek), adalah golongan yang perlu mendapatkan pengawasan khusus ketika mengonsumsi ciprofloxacin.

Apakah ciprofloxacin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui.

Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut Food and Drugs Association (FDA) di Amerika. Ini artinya, ciprofloxacin adalah obat yang mungkin berisiko terhadap kehamilan, meski membutuhkan penelitian lebih lanjut.

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi Obat Ciprofloxacin

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Ciprofloxacin?

Interaksi obat dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping atau kinerja obat yang Anda minum.

Ciprofloxacin adalah obat yang dapat memiliki interaksi dengan obat lain. Walaupun beberapa jenis obat tidak bisa diminum secara bersamaan, ada juga kasus di mana kedua obat diresepkan bersama.

Dalam kasus ini, dokter mungkin mengubah dosis, atau mungkin perlu adanya pencegahan. Beritahu petugas kesehatan profesional bila Anda minum obat dengan atau tanpa resep.

Di bawah ini adalah jenis obat yang biasanya tidak disarankan dikonsumsi dengan ciprofloxacin. Dokter mungkin memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat-obatan di bawah ini atau mengubah beberapa obat lainnya yang Anda gunakan.

  • Agomelatine
  • Amifampridine
  • Cisapride
  • Dronedarone

Obat ini dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam penyerapan kalsium. Itu sebabnya, Anda dianjurkan untuk minum ciprofloxacin setidaknya 2 jam sebelum atau 6 jam sesudah mengonsumsi produk yang mengandum kalsium.

Beberapa di antaranya quinapril, sucralfate, vitamin/mineral (termasuk suplemen zat besi dan zinc), dan produk yang mengandung magnesium, aluminium, atau kalsium (seperti antacid, larutan didanosine, suplemen kalsium).

Tanyakan dokter atau apoteker tentang cara aman atau alternatif produk lain yang aman diminum bersamaan dengan ciprofloxacin.

Apakah makanan tertentu berinteraksi denganciprofloxacin?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Begitu pula halnya dengan obat ini.

Makanan yang kaya kalsium, termasuk produk susu (macam susu, yogurt) atau jus yang diperkaya dengan kalsium, adalah makanan yang berpotensi mengurangi efek ciprofloxacin.

Anda mungkin perlu menghindari makanan tersebut saat mengonsumsi ciprofloxacin, kecuali makanan tersebut adalah bagian dari diet (pengaturan pola makan) khusus yang Anda jalani. Tanyakan kepada dokter mengenai solusi terbaiknya.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah medis lainnya adalah hal lain yang turut memengaruhi penggunaan ciprofloxacin. Pastikan Anda memberi tahu dokter kalau Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

  • Bradikardia (detak jantung lambat).
  • Diabetes.
  • Diare.
  • Serangan jantung.
  • Penyakit jantung (misalnya gagal jantung).
  • Ritme jantung bermasalah (contoh: interval qt berkepanjangan).
  • Hipokalemia (rendahnya kalium di dalam darah)
  • Hipomagnesemia (kekurangan magnesium di dalam darah)
  • Penyakit hati.
  • Kejang-kejang (epilepsi)
  • Stroke – gunakan dengan hati-hati. mungkin bisa memperburuk kondisi ini.
  • Penyakit otak (contoh: pengerasan arteri)
  • Penyakit ginjal
  • Transplantasi organ (misalnya hati, ginjal, atau paru-paru)
  • Kelainan tendon (misalnya rheumatoid arthritis) – gunakan dengan hati-hati. Mungkin menyebabkan efek samping yang memperburuk kondisi
  • Myasthenia gravis (lemah otot parah) – tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Sama seperti obat-obatan pada umumnya, ciprofloxacin adalah obat yang berpotensi menimbulkan overdosis jika dikonsumsi secara berlebihan.

Jika hal tersebut terjadi, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kencing

    Antibiotik adalah pilihan pertama untuk obat infeksi saluran kencing. Akan tetapi, dari sekian banyak jenis antibiotik yang ada, apa saja yang digunakan?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Urologi, Urologi Lainnya 7 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit

    Ragam Obat dan Pengobatan untuk Mengatasi Anyang-anyangan

    Anyang-anyangan bikin kita harus bolak-balik ke WC sehingga jadi tidak nyaman beraktivitas. Psstt... Intip di sini pilihan obat anyang-anyangan yang ampuh!

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit

    Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

    Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Pemerintah Musnahkan Jamur Enoki yang Tercemar Bakteri, Apa Bahayanya?

    Jamur Enoki yang diimpor dari Korea Selatan ini terbukti terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes yang menyebabkan penyakit listeria.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Berita Dalam Negeri, Berita 11 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    alergi obat antibiotik

    Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    saat minum antibiotik

    Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    benjolan di ketiak

    Ada Benjolan di Ketiak Anda? Ini Beberapa Penyebabnya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 24 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
    aturan minum antibiotik

    Bolehkah Menebus Resep Obat Antibiotik yang Sama Berulang Kali?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 18 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit