Nama Generik: Tacrolimus Merek: Prograf, Prograf XL dan Protopic.

Penggunaan

Untuk apa Tacrolimus?

Tacrolimus adalah obat yang umumnya digunakan bersama obat lain untuk mencegah penolakan transplantasi ginjal, jantung, atau hati. Bentuk injeksi obat ini digunakan saat Anda tidak dapat meminum obat. Dokter akan menggantinya ke dalam bentuk yang dapat diminum sesegera mungkin. Obat ini termasuk golongan imunosupresan. Obat ini bekerja dengan melemahkan sistem pertahanan tubuh (sistem imun) untuk membantu tubuh menerima organ baru seperti milik sendiri.

PENGGUNAAN LAIN: Section ini berisi penggunaan obat yang tidak disebutkan di label yang disetujui profesional namun dapat diresepkan oleh dokter Anda. Gunakan obat ini pada kondisi yang disebutkan pada section ini hanya bila diresepkan oleh dokter Anda.

Obat ini juga digunakan untuk mengobati jenis gangguan pencernaan tertentu (penyakit Chron fulminan berat) pada pasien yang tidak berhasil diobati dengan terapi biasa. Obat ini juga digunakan untuk mencegah penolakan transplantasi organ lain (seperti paru).

Bagaimana cara penggunaan Tacrolimus?

Obat ini disuntikkan ke vena oleh penyedia layanan kesehatan.

 

Dosis obat ini berdasarkan berat badan, kondisi kesehatan, tes darah (misalnya kadar tacrolimus), dan respon terapi Anda.

 

Beri tahukan dokter jika kondisi Anda memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Tacrolimus?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Tacrolimus untuk orang dewasa?

TRANSPLANTASI GINJAL:

IMMEDIATE RELEASE:

  • kombinasi dengan azathioprine: Dosis awal: 0.1 mg/kg secara oral setiap 12 jam. Mulai dalam 24 jam operasi, namun tunda hingga fungsi ginjal membaik.
  • kombinasi dengan mycophenolatemofetil (MMF)/interleukin-2 (IL-2) receptor antagonist: Dosis awal: 0.05 mg/kg secara oral setiap 12 jam. Mulai dalam 24 jam operasi, namun tunda hingga fungsi ginjal membaik.

 

EXTENDED RELEASE:

  • dengan Basiliximab Induction, MMF, dan Kortikosteroid: Dosis awal: 0.15 mg/kg/hari secara oral dalam dosis tunggal. Mulai dosis pertama sebelum atau dalam 48 jam transplantasi. Tunda hingga fungsi ginjal membaik.
  • dengan MMF dan Kortikosteroid, tetapi tanpa induksi Basiliximab: Dosis Pre-operatif: 0.1 mg/kg/hari secara oral dalam dosis tunggal dalam 12 jam sebelum reperfusi;
  • Dosis Post-operatif: 0.2 mg/kg/hari secara oral dalam dosis tunggal. Berikan dosis post-operatipertama dalam 12 jam setelah reperfusi namun tidak kurang 4 jam setelah dosis pre-operatif.

 

INTRAVENA:

-Dosis awal: 0.03-0.05 mg/kg/hari dalam continuous IV infusion

 

Dosis Dewasa untuk Graft Versus Host Disease:

Beberapa ahli merekomendasikan:

 

Pencegahan:

  • Injeksi Intravena: Dosis awal: 0.03 mg/kg/hari (berdasarkan berat badan kering) dalam continuous infusion. Awali minimal 24 jam sebelum stem cell infusion dan lanjutkan hanya hingga obat oral dapat ditoleransi.

Terapi:

  • Injeksi Intravena: Dosis awal: 0.03 mg/kg/hari (berdasarkan berat badan kering) dalam continuous infusion.

Bagaimana dosis Tacrolimus untuk anak-anak?

Dosis Anak untuk Transplantasi Organ – Profilaksis Penolakan:

TRANSPLANTASI HATI:

IMMEDIATE RELEASE:

-Dosis awal: 0.075-0.1 mg/kg secara oral setiap 12 jam

 

INTRAVENA:

-Dosis awal: 0.03-0.05 mg/kg/hari dalam continuous IV infusion

 

Dosis Anak untuk Graft Versus Host Disease:

Beberapa ahli merekomendasikan:

 

Pencegahan:

-Injeksi Intravena: Dosis awal: 0.03 mg/kg/hari (berdasarkan berat badan kering) dalam continuous infusion. Awali minimal 24 jam sebelum stem cell infusion dan lanjutkan hanya hingga obat oral dapat ditoleransi.

Dalam dosis apakah Tacrolimus tersedia?

Tacrolimus tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Kapsul 0,5 mg; 1 mg; 5 mg

Solution 5 mg/mL

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Tacrolimus?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • Demam, menggigil, nyeri badan, gejala flu, sariawan di mulut dan tenggorokan
  • Perubahan status mental, gangguan bicara atau berjalan, penurunan penglihatan (dapat mulai perlahan dan memburuk dengan cepat)
  • Kulit pucat atau menguning, urin gelap, bingung atau lemas
  • Merasa seperti melayang atau sesak napas, denyut jantung cepat, sulit konsentrasi
  • Nyeri punggung belakang atau pinggang, urin berdarah, nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil
  • Lebih jarang atau tidak buang air kecil
  • Batuk kering, batuk berdahak atau darah, berkeringat, mengi, napas terengah-engah, nyeri dada
  • tremors (gemetaran), kejang (konvulsi)
  • kadar potassium tinggi (denyut jantung lambat, nadi lemah, lemah otot, rasa kesemutan)
  • kadar magnesium rendah (gerak otot tersentak-sentak, lemah otot, refleks lambat)
  • tekanan darah tinggi (sakit kepala hebat, penglihatan kabur, telinga berdengung, cemas, nyeri dada, sesak napas, denyut jantung tidak teratur)
  • gula darah tinggi (sering haus, sering buang air kecil, kelaparan, mulut kering, bau napas berbau buah, mengantuk, kulit kering, penglihatan kabur, berat badan turun)

 

Efek samping yang lebih ringan yaitu:

  • mual, nyeri perut, diare, konstipasi
  • sakit kepala
  • gangguan tidur (insomnia)
  • tangan atau kaki bengkak

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Tacrolimus?

Dalam menggunakan obat ini, risiko penggunaan obat harus dipertimbangkan dengan manfaat yang didapat. Keputusan dibuat oleh dokter dan Anda. Untuk obat ini, hal berikut harus dipertimbangkan:

 

Alergi

Beri tahukan dokter jika Anda pernah mengalami reaksi alergi pada obat ini atau obat lain. Dan juga beri tahukan jika Anda memiliki alergi pada hal lain, seperti makanan, pewarna, bahan pengawet, atau binatang. Untuk produk non resep, baca kandungan dalam kemasan dengan cermat.

 

Anak-anak

Penelitian belum menunjukkan masalah anak yang spesifik, jadi manfaat tacrolimus masih terbatas pada anak dengan transplantasi hati.

 

Penelitian belum menunjukkan hubungan usia terhadap efek tacrolimus pada anak dengan transplantasi ginjal dan jantung. Keamanan dan efikasinya belum diketahui.

 

Lansia

Penelitian belum menunjukkan masalah lansia yang spesifik, jadi manfaatnya masih terbatas pada lansia.

Meski begitu, pasien lansia lebih mudah mengalami gangguan hati, ginjal atau jantung akibat usia, yang membutuhkan penyesuaian dosis pada pasien yang menerima tacrolimus.

Apakah Tacrolimus aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Tacrolimus?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun obat tertentu tidak dapat digunakan bersamaan, pada kasus lain 2 obat berbeda dapat digunakan bersamaan walaupun dapat terjadi interaksi obat. Pada kasus ini, dokter dapat mengubah dosis, atau peringatan lain mungkin dibutuhkan. Beritahukan dokter jika Anda menggunakan obat resep atau nonresep lainnya.

 

Menggunakan obat ini dengan obat berikut tidak dianjurkan, dokter mungkin tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah obat yang Anda gunakan.

 

  • Amifampridine
  • Dronedarone
  • Fluconazole
  • Mifepristone
  • Nelfinavir
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Posaconazole
  • Ziprasidone

Menggunakan obat ini dengan obat berikut ini biasanya tidak dianjurkan, namun dapat dibutuhkan pada beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat.

 

  • Aceclofenac
  • Acemetacin
  • Adalimumab
  • Afatinib
  • Alefacept
  • Amikacin
  • Amiloride
  • Amiodarone
  • AmtolmetinGuacil
  • Anagrelide
  • Aripiprazole
  • Artemether
  • Aspirin
  • Atazanavir
  • Bacillus of Calmette and Guerin Vaccine, Live
  • Basiliximab
  • Bedaquiline
  • Blinatumomab
  • Bromfenac
  • Bufexamac
  • Buserelin
  • Carbamazepine
  • Caspofungin
  • Celecoxib
  • Ceritinib
  • Choline Salicylate
  • Cisplatin
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clonixin
  • Clozapine
  • Colchicine
  • Crizotinib
  • Cyclosporine
  • Dabrafenib
  • Darunavir
  • Delamanid
  • Deslorelin
  • Dexibuprofen
  • Dexketoprofen
  • Dibekacin
  • Diclofenac
  • Diflunisal
  • Dipyrone
  • Domperidone
  • Efavirenz
  • Eliglustat
  • Enzalutamide
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Esomeprazole
  • Etodolac
  • Etofenamate
  • Etoricoxib
  • Etravirine
  • Felbinac
  • Fenoprofen
  • Fepradinol
  • Feprazone
  • Floctafenine
  • Flufenamic Acid
  • Fluoxetine
  • Flurbiprofen
  • Foscarnet
  • Fosphenytoin
  • Gentamicin
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Haloperidol
  • Histrelin
  • Ibuprofen
  • Ibuprofen Lysine
  • Idelalisib
  • Iloperidone
  • Indomethacin
  • Infliximab
  • Itraconazole
  • Ivabradine
  • Kanamycin
  • Ketoconazole
  • Ketoprofen
  • Ketorolac
  • Lapatinib
  • Leuprolide
  • Lornoxicam
  • Loxoprofen
  • Lumefantrine
  • Lumiracoxib
  • Measles Virus Vaccine, Live
  • Meclofenamate
  • Mefenamic Acid
  • Meloxicam
  • Metronidazole
  • Mitotane
  • Morniflumate
  • Moxifloxacin
  • Mumps Virus Vaccine, Live
  • Nabumetone
  • Nafarelin
  • Naproxen
  • Nefazodone
  • Neomycin
  • Nepafenac
  • Netilmicin
  • Niflumic Acid
  • Nilotinib
  • Nimesulide
  • Omeprazole
  • Ondansetron
  • Oxaprozin
  • Oxyphenbutazone
  • Parecoxib
  • Pasireotide
  • Pazopanib
  • Phenobarbital
  • Phenylbutazone
  • Phenytoin
  • Piketoprofen
  • Piroxicam
  • Pixantrone
  • Poliovirus Vaccine, Live
  • Pranoprofen
  • Primidone
  • Proglumetacin
  • Propyphenazone
  • Proquazone
  • Quetiapine
  • Ranolazine
  • Rifabutin
  • Rifampin
  • Rofecoxib
  • Rotavirus Vaccine, Live
  • Rubella Virus Vaccine, Live
  • Salicylic Acid
  • Salsalate
  • Sevoflurane
  • Siltuximab
  • Sirolimus
  • Smallpox Vaccine
  • Sodium Salicylate
  • Spironolactone
  • St John’s Wort
  • Streptomycin
  • Sulindac
  • Sunitinib
  • Telaprevir
  • Telithromycin
  • Tenofovir
  • Tenoxicam
  • Tiaprofenic Acid
  • Ticagrelor
  • Tizanidine
  • Tobramycin
  • Tocophersolan
  • Tolfenamic Acid
  • Tolmetin
  • Triamterene
  • Triptorelin
  • Typhoid Vaccine
  • Ulipristal
  • Valdecoxib
  • Vandetanib
  • Varicella Virus Vaccine
  • Vemurafenib
  • Vilanterol
  • Vinflunine
  • Voriconazole
  • Yellow Fever Vaccine

 

Interaksi dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius, namun penggunaan kedua obat mungkin merupakan terapi terbaik bagi Anda. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat.

  • Aluminum Carbonate, Basic
  • Aluminum Hydroxide
  • Aluminum Phosphate
  • Amprenavir
  • Boceprevir
  • Chloramphenicol
  • Clotrimazole
  • Dalfopristin
  • Danazol
  • DihydroxyaluminumAminoacetate
  • Dihydroxyaluminum Sodium Carbonate
  • Diltiazem
  • Ertapenem
  • Magnesium Carbonate
  • Magnesium Hydroxide
  • Magnesium Oxide
  • Magnesium Trisilicate
  • Metoclopramide
  • Mibefradil
  • Nevirapine
  • Nifedipine
  • Quinupristin
  • Rifapentine
  • Ritonavir
  • Saquinavir
  • Schisandrasphenanthera
  • Theophylline
  • Tigecycline

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Tacrolimus?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Interaksi berikut dipilih berdasarkan perbedaan potensial obat dan belum tentu semua termasuk di dalamnya.

Menggunakan obat ini dengan obat lain biasanya tidak dianjurkan, namun dapat dibutuhkan pada beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat, atau memberikan Anda peringatan tertentu mengenai penggunaan makanan, alkohol, atau merokok.

    • Ethanol

 

  • Jus grapefruit

 

 

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Tacrolimus?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Gagal jantung kongestif
  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Gangguan ritme jantung (misal, QT memanjang), atau riwayat keluarga
  • Hiperkalemia (kadar potassium tinggi dalam darah) atau
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Riwayat hipertrofi miokardial (jantung lebih besar dari normal)
  • Riwayat parestesia (baal atau kesemutan pada tangan, lengan, kaki)
  • Riwayat kejang (konvulsi)
  • Tremors—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi
  • Infeksi aktif (misal, bakteria, jamur, atau virus)—dapat menurunkan kemampuan tubuh Anda melawan infeksi
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati— Gunakan dengan hati-hati. Efek dapat meningkat akibat melambatnya pembuangan obat dari tubuh

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yaitu:

  • Gatal-gatal
  • mengantuk

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan