Nama Generik: Ciprofloxacin Merek: Bactiprox, Baquinor Tetes Mata Baqu, Baquinor/Baquinor Forte, Bestypro, Cifloxan, Ciprec 500, Ciprobiotic, Ciprofloxacin Ikapharmindo, Ciprofloxacin Phapros, Coroflox, Floksid, Lapiflox, Meflosin, Phaproxin, Poncoflox, Qinox, Quidex, Quinobiotic/Quinobiotic IV, Renator, Rindoflox, Siflox, Simflox-500, Tequinol 500, Viflox, Vioquin, Volinol, Wiaflox, Zeniflox 250/Zeniflox 500, Alcon Cilox, Bernoflox, Cetafloxo, Ciflos, Ciprofloxacin Eye Drops Indo Farma, Ciprofloxacin Fresenius, Ciprofloxacin Hexpharm J, Ciprofloxacin Hexpharm Jaya, Ciprofloxacin Indo Farma, Ciprofloxacin OGB Dexa, Ciprofloxacin Soho, Ciprolex, Ciproxin Ciproxin/Ciprox, Civell, Corsacindanciprofloxacin-obat-antibiotik.

Penggunaan

Untuk apa Ciprofloxacin?

Ciprofloxacin adalah antibiotik untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Cara kerja ciprofloxacin adalah dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Ciprofloxacin termasuk dalam kelas obat bernama antiobiotik quinolone dan hanya mengobati infeksi bakteri, sehingga obat ini tidak akan bekerja pada infeksi virus (seperti pilek, flu). Penggunaan antibiotik apapun yang tidak perlu atau berlebihan dapat mengurangi efektivitas obat.

Dosis ciprofloxacin dan efek samping ciprofloxacin akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana aturan minum Ciprofloxacin?

Baca petunjuk pengobatan dan, jika ada, selebaran informasi pasien yang diberikan oleh apoteker sebelum Anda memulai menggunakan ciprofloxacin dan setiap Anda mendapatkan isi ulang. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan dokter atau apoteker.

Obat ini mungkin diminum sebelum atau sesudah makan sesuai arahan dokter, biasanya dua kali sehari pada pagi dan malam hari.

Kocok wadah dengan baik selama 15 detik sebelum menuangkan setiap dosis. Ukur dosis dengan hati-hati menggunakan alat pengukur khusus/sendok. Jangan gunakan sendok rumah karena Anda mungkin tidak mendapatkan dosis yang tepat. Jangan kunyah isi suspensinya. Jangan gunakan suspensi dengan tabung makan karena dapat menyumbat tabung. Dosis dan lamanya pengobatan adalah berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan. Minum banyak cairan saat menggunakan obat jika dokter tidak mengatakan sebaliknya.

Gunakan obat ini selama setidaknya 2 jam sebelum atau 6 jam sesudah menggunakan produk lain, yang mengurangi efektivitas obat. Tanyakan apoteker tentang produk lain yang Anda gunakan. Contohnya: quinaprl, sucralfate, vitamin/mineral (termasuk suplemen zat besi dan zinc), dan produk yang mengandung magnesium, aluminium, atau kalsium (seperti antacid, larutan didanosine, suplemen kalsium).

Makanan yang kaya kalsium, termasuk produk susu (macam susu, yogurt) atau jus yang diperkaya dengan kalsium, juga bisa mengurangi efek obat. Gunakan obat ini setidaknya 2 jam sebelum atau 6 jam sesudah makan makanan kaya kalsium, kecuali kalau Anda mengonsumsi makanan ini sebagai bagian dari satu menu yang tidak terlalu tinggi kalsium. Makanan ini mengurangi efek pengikatan kalsium. Tanyakan dokter atau apoteker tentang cara aman mengonsumsi suplemen/pengganti nutrisi dengan obat ini.

Antibiotik paling ampuh ketika jumlah obat di dalam tubuh dijaga dengan tingkat yang konsisten. Maka, minum obat ini pada jangka waktu yang sesuai.

Lanjutkan menggunakan obat ini sampai habis, meskipun gejala menghilang setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu dini mungkin mengizinkan bakteri untuk tetap tumbuh, yang berakibat kambuhnya infeksi.
Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak kunjung hilang atau memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan Ciprofloxacin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Ciprofloxacin untuk orang dewasa?

Dosis ciprofloxacin untuk Anthrax Prophylaxis

Prophylaxis pasca terkena paparan Bacillus anthracis melalui pernapasan:

  • IV: 400 mg IV setiap 12 jam
  • Oral: 500 mg dengan mulut setiap 12 jam

Pengobatan harus dimulai secepat mungkin setelah dokter mencurigai atau memastikan adanya paparan. Total durasi terapi (kombinasi IV dan oral) adalah 60 hari.

Dosis ciprofloxacin untuk Bacteremia

Bacteremia sekunder terkait dengan infeksi saluran kemih karena Escerichia coli: 400 mg IV setiap 12 jam. Terapi harus berlanjut selama 7-14 hari, tergantung sifat dan keparahan infeksi.

Dosis ciprofloxacin untuk Bronkitis

Bronkitis kronis yang terus memburuk:

  • Ringan/sedang: IV: 400 mg IV setiap 12 jam
  • Oral: 500 mg dengan mulut setiap 12 jam

Parah/rumit:

  • IV: 400 mg IV setiap 8 jam
  • Oral: 750 g dengan mulut setiap 12 jam

Durasi: 7-14 hari

Bagaimana dosis Ciprofloxacin untuk anak-anak?

Dosis ciprofloxacin untuk Anthrax Prophylaxis

Prophylaxis pasca terkena paparan Bacillus anthracis melalui pernapasan:

  • IV: 10 mg/kg IV setiap 12 jam (dosis maksimal: 400 mg/dosis)
  • Oral: 15 mg/kg setiap 12 jam (dosis maksimum: 500 mg/dosis)

Pengobatan harus dimulai secepat mungkin setelah dokter mencurigai atau memastikan adanya paparan. Total durasi terapi (kombinasi IV dan oral) adalah 60 hari.

Dosis ciprofloxacin untuk Infeksi Saluran Kencing

Umur 1-18 tahun:

  • IV: 6-10 mg/kg/IV setiap 8 jam (dosis maksimal: 400 mg/dosis)
  • Oral: 10-20 mg/kg setiap 12 jam (dosis maksimal: 750 mg/dosis)

Total durasi terapi (kombinasi IV dan oral) adalah 10-21 hari. Ciprofloxacin bukan pilihan pertama untuk anak-anak karena tingkat reaksi alergi yang tinggi.

Dalam dosis apakah Ciprofloxacin tersedia?

  • Tablet berlapis tipis 250 mg, 500 mg
  • Suspensi 5% (100 mL) 10% (100mL)

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Ciprofloxacin?

Cari pertolongan darurat jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan ciprofloxacin dan hubungi dokter segera jika Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • Pusing, pingsan, detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Sendi mendadak nyeri, terdengar suara menderak atau meletus, memar, bengkak, rasa nyeri, kekakuan, atau kehilangan kemampuan bergerak pada sendi manapun
  • Diare berair atau berdarah
  • Kebingungan, berhalusinasi, depresi, berpikir atau bertindak lain dari biasanya
  • Sakit kepala, telinga berdenging, pusing, mual, gangguan penglihatan, sakit di belakang mata
  • Kulit pucat atau menguning, urin berwarna gelap, demam, lemas
  • Lebih jarang atau sama sekali tidak buang air kecil
  • Mudah memar atau berdarah
  • Mati rasa, kesemutan, atau sakit tidak wajar di bagian tubuh manapun
  • Tanda pertama ruam, seringan apapun atau
  • Reaksi parah pada kulit – demam, sakit tenggorokan, bengkak pada wajah atau lidah, mata terasa terbakar, sakit pada kulit, diikuti dengan ruam merah atau ungu yang menyebar (terutama ke wajah atau tubuh bagian atas) dan kulit melepuh dan mengelupas

Efek samping yang lebih ringan dari ciprofloxacin mungkin termasuk:

  • Mual, muntah
  • Pusing atau mengantuk
  • Penglihatan buram
  • Merasa gugup, cemas, atau mudah marah atau
  • Gangguan tidur (insomnia atau bermimpi buruk)

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Ciprofloxacin?

Dalam membuat keputusan untuk menggunakan obat, risiko meminum obat harus dipertimbangkan melawan manfaatnya. Ini adalah keputusan Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, hal yang harus dipertimbangkan adalah:

Alergi

Beri tahu dokter kalau Anda pernah mengalami reaksi alergi atau gejala tidak biasa obat ini atau obat-obatan lainnya. Juga beritahu petugas kesehatan profesional jika Anda mempunyai jenis alergi lain, misalnya makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk obat tanpa resep, baca label atau bungkus obat dengan hati-hati.

Anak-anak

Penelitian tentang obat ini sejauh ini belum menunjukkan masalah pediatris secara spesifik yang akan membatasi manfaat ciprofloxacin bagi anak-anak. Namun, karena terdapat racun dalam ciprofloxacin, obat ini harus digunakan dengan hati-hati, setelah obat-obatan lain dianggap dan terbukti tidak efektif. Ciprofloxacin oral cairan atau tablet mungkin bisa diminum anak-anak untuk mencegah infeksi anthrax setelah kemungkinan adanya paparan, dan untuk mengobati infeksi ginjal serius.

Lansia

Belum ada penelitian yang pantas yang menunjukkan masalah akan membatasi manfaat ciprofloxacin bagi orang lanjut usia. Namun, pasien lebih rentan terkena penyakit ginjal atau jantung yang berhubungan dengan usia, atau mengalami cedera tendon parah (termasuk tendon robek), yang mungkin memperingatkan pasien yang menerima ciprofloxacin.

Apakah Ciprofloxacin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan ciprofloxacin pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Ciprofloxacin?

Walaupun beberapa jenis obat tidak bisa diminum secara bersamaan, ada juga kasus dimana obat bisa diminum serentak jika ada interaksi. Dalam kasus ini, dokter mungkin mengubah dosis, atau mungkin perlu adanya pencegahan. Beritahu petugas kesehatan profesional bila Anda minum obat dengan atau tanpa resep.

Menggunakan obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain biasanya tidak disarankan. Dokter mungkin memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat-obatan di bawah ini atau mengubah beberapa obat lainnya yang Anda gunakan.

  • Agomelatine
  • Amifampridine
  • Cisapride
  • Dronedarone
  • Lomitapide
  • Mesoridazine
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Sparfloxacin
  • Thioridazine
  • Tizanidine

Menggunakan obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain di bawah ini biasanya tidak disarankan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan serentak, dokter mungkin akan mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan satu atau kedua obat.

  • Acarbose
  • Acecainide
  • Acetohexamide
  • Alfuzosin
  • Alogliptin
  • Alosetron
  • Amiodarone
  • Amitriptyline
  • Amoxapine
  • Anagrelide
  • Apixaban
  • Apomorphine
  • Aripiprazole
  • Arsenic Trioxide
  • Artemether
  • Asenapine
  • Astemizole
  • Azimilide
  • Azithromycin
  • Bendamustine
  • Benfluorex
  • Bosutinib
  • Bretylium
  • Buserelin
  • Canagliflozin
  • Chlorpromazine
  • Chlorpropamide
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clomipramine
  • Clozapine
  • Crizotinib
  • Cyclobenzaprine
  • Dabrafenib
  • Dapagliflozin
  • Dasatinib
  • Delamanid
  • Desipramine
  • Deslorelin
  • Disopyramide
  • Dofetilide
  • Dolasetron
  • Domperidone
  • Doxorubicin
  • Doxorubicin Hydrochloride Liposome
  • Droperidol
  • Eliglustat
  • Eltrombopag
  • Erlotinib
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Everolimus
  • Exenatide
  • Fentanyl
  • Fingolimod
  • Flecainide
  • Fluconazole
  • Fluoxetine
  • Gatifloxacin
  • Gemifloxacin
  • Gliclazide
  • Glimepiride
  • Glipizide
  • Gliquidone
  • Glyburide
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Granisetron
  • Guar Gum
  • Halofantrine
  • Haloperidol
  • Histrelin
  • Hydrocodone
  • Ibrutinib
  • Ibutilide
  • Ifosfamide
  • Iloperidone
  • Imipramine
  • Insulin Aspart, Recombinant
  • Insulin Degludec
  • Insulin Detemir
  • Insulin Glargine, Recombinant
  • Insulin Glulisine
  • Insulin Human Isophane (NPH)
  • Insulin Human Regular
  • Insulin Lispro, Recombinant
  • Ivabradine
  • Ketoconazole
  • Lapatinib
  • Leuprolide
  • Levofloxacin
  • Linagliptin
  • Liraglutide
  • Lopinavir
  • Lumefantrine
  • Lurasidone
  • Mefloquine
  • Metformin
  • Methadone
  • Metronidazole
  • Mifepristone
  • Miglitol
  • Moricizine
  • Moxifloxacin
  • Nafarelin
  • Naloxegol
  • Nateglinide
  • Nilotinib
  • Norfloxacin
  • Nortriptyline
  • Octreotide
  • Ofloxacin
  • Ondansetron
  • Paliperidone
  • Pasireotide
  • Pazopanib
  • Perflutren Lipid Microsphere
  • Pioglitazone
  • Pirfenidone
  • Pomalidomide
  • Posaconazole
  • Pramlintide
  • Procainamide
  • Prochlorperazine
  • Promethazine
  • Propafenone
  • Protriptyline
  • Quetiapine
  • Quinidine
  • Quinine
  • Ranolazine
  • Rasagiline
  • Repaglinide
  • Rosiglitazone
  • Salmeterol
  • Saquinavir
  • Saxagliptin
  • Sematilide
  • Sevoflurane
  • Simeprevir
  • Simvastatin
  • Sitagliptin
  • Sodium Phosphate
  • Sodium Phosphate, Dibasic
  • Sodium Phosphate, Monobasic
  • Solifenacin
  • Sorafenib
  • Sotalol
  • Sunitinib
  • Tasimelteon
  • Tedisamil
  • Telavancin
  • Telithromycin
  • Terfenadine
  • Teriflunomide
  • Tetrabenazine
  • Theophylline
  • Tolazamide
  • Tolbutamide
  • Toremifene
  • Trazodone
  • Trifluoperazine
  • Trimipramine
  • Triptorelin
  • Vandetanib
  • Vardenafil
  • Vemurafenib
  • Vilanterol
  • Vilazodone
  • Vildagliptin
  • Vinflunine
  • Voriconazole
  • Warfarin
  • Ziprasidone

Menggunakan obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain mungkin meningkatkan risiko efek samping tertentu, tapi menggunakan kedua obat mungkin menjadi pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat diresepkan serentak, dokter mungkin akan mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan satu atau kedua obat.

  • Aluminum Carbonate, Basic
  • Aluminum Hydroxide
  • Aluminum Phosphate
  • Betamethasone
  • Calcium
  • Chloroquine
  • Corticotropin
  • Cortisone
  • Cosyntropin
  • Cyclosporine
  • Deflazacort
  • Dexamethasone
  • Diclofenac
  • Didanosine
  • Dihydroxyaluminum Aminoacetate
  • Dihydroxyaluminum Sodium Carbonate
  • Dutasteride
  • Fludrocortisone
  • Fluocortolone
  • Fosphenytoin
  • Hydrocortisone
  • Itraconazole
  • Lanthanum Carbonate
  • Levothyroxine
  • Magaldrate
  • Magnesium Carbonate
  • Magnesium Hydroxide
  • Magnesium Oxide
  • Magnesium Trisilicate
  • Methylprednisolone
  • Mycophenolate Mofetil
  • Olanzapine
  • Paramethasone
  • Phenytoin
  • Prednisolone
  • Prednisone
  • Probenecid
  • Rifapentine
  • Ropinirole
  • Ropivacaine
  • Sevelamer
  • Sildenafil
  • Sucralfate
  • Triamcinolone
  • Zolpidem

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Ciprofloxacin?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Ciprofloxacin?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter kalau Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

  • Bradycardia (detak jantung lambat)
  • Diabetes
  • Diare
  • Serangan jantung
  • Penyakit jantung (misalnya gagal jantung)
  • Ritme jantung bermasalah (contoh: interval qt berkepanjangan)
  • Hypokalemia (rendahnya kalium di dalam darah)
  • Hypomagnesemia (rendah magnesium di dalam darah)
  • Penyakit hati
  • Kejang-kejang (epilepsi)
  • Stroke – gunakan dengan hati-hati. mungkin bisa memperburuk kondisi ini
  • Penyakit otak (contoh: pengerasan arteri)
  • Penyakit ginjal
  • Transplantasi organ (misalnya hati, ginjal, atau paru-paru)
  • Kelainan tendon (misalnya rheumatoid arthritis) – gunakan dengan hati-hati. Mungkin menyebabkan efek samping yang memperburuk kondisi
  • Myasthenia gravis (lemah otot parah) – harus tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Mei 29, 2017 | Terakhir Diedit: Mei 29, 2017