home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Siapa Saja yang Perlu Konsumsi Suplemen Multivitamin?

Siapa Saja yang Perlu Konsumsi Suplemen Multivitamin?

Tahukah Anda bahwa semua orang harus mengonsumsi vitamin tambahan dari suplemen? Itu dikarenakan sebenarnya vitamin dan mineral yang Anda butuhkan dapat dipenuhi dari konsumsi variasi makanan. Namun, ada orang-orang yang butuh konsumsi suplemen multivitamin.

Daftar orang yang butuh konsumsi suplemen multivitamin

Suplemen multivitamin merupakan suplemen yang mengandung tiga atau lebih jenis vitamin dan mineral. Suplemen ini biasanya diperlukan bagi orang yang tidak bisa mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral harian dari makanan.

Jika Anda mengalami salah satu hal di bawah ini, mungkin Anda termasuk orang yang butuh untuk konsumsi suplemen multivitamin.

1. Orang yang sering makan makanan tak sehat

Orang dengan mobilitas tinggi yang tidak mempunyai kebiasaan makan yang sehat cenderung mengalami kekurangan vitamin serta mineral.

Orang yang tidak suka makan sayur dan buah juga lebih rentan untuk mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, Anda mungkin membutuhkan konsumsi suplemen multivitamin.

2. Orang dengan gangguan penyerapan

Orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu atau memiliki kondisi kesehatan tertentu yang dapat mengubah bagaimana tubuh menggunakan nutrisi mungkin memerlukan suplemen multivitamin.

Suplemen membantu dalam memenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda apakah Anda mengalami kekurangan nutrisi tertentu dan apakah Anda membutuhkan suplemen untuk memenuhinya.

3. Vegetarian

Kelompok vegetarian biasanya perlu untuk mengonsumsi suplemen multivitamin.

Diet vegetarian yang tidak mengonsumsi jenis makanan yang berasal dari hewan membuat mereka rentan mengalami kekurangan beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin B12, seng, zat besi, dan kalsium.

4. Orang lanjut usia

Lansia atau orang yang sudah berusia lebih dari 60 tahun biasanya sulit untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya karena berbagai alasan.

Beberapa vitamin dan mineral utama yang biasanya dibutuhkan oleh lansia yaitu vitamin D, beberapa vitamin B, zat besi, dan magnesium.

5. Orang yang membatasi asupan makan atau sedang diet

Saat sedang diet penurunan berat badan, orang cenderung untuk sangat membatasi asupan makanannya. Bahkan, kalori yang masuk ke tubuhnya mungkin tidak lebih dari 1.200 kalori saat diet.

Hal tersebut tentu membuat asupan vitamin dan mineralnya mengalami kekurangan. Jika kebutuhan nutrisinya tidak kunjung terpenuhi, tak jarang orang yang melakukan diet ekstrem akan jatuh sakit.

6. Perokok atau peminum alkohol berat

Orang pada kelompok ini cenderung memiliki masalah dengan asupan makannya. Mereka kerap mempunyai nafsu makan yang buruk. Sehingga, perokok atau peminum alkohol berat lebih rentan untuk mengalami kekurangan vitamin dan mineral.

Jika Anda termasuk dalam kelompok ini, sebaiknya konsultasikan pada dokter Anda apakah Anda butuh untuk konsumsi suplemen multivitamin atau tidak.

Mengapa mereka butuh konsumsi suplemen multivitamin?

Orang-orang dengan kondisi seperti di atas, terkadang perlu mengonsumsi suplemen multivitamin untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineralnya, bukan untuk mencegah atau menyembuhkan penyakit tertentu.

Suplemen multivitamin di sini hadir untuk membantu Anda agar asupan vitamin dan mineral yang masuk ke tubuh Anda mendekati angka rekomendasi yang dibutuhkan.

Namun, bukan berarti suplemen multivitamin dapat menggantikan makanan yang mengandung vitamin dan mineral, sehingga Anda tidak perlu untuk makan sayur dan buah.

Walaupun Anda sudah konsumsi suplemen multivitamin, Anda tetap harus mendapatkan vitamin dan mineral dari makanan. Usahakan untuk makan sayur dan buah setiap hari.

Ingatlah bahwa suplemen apa pun tidak dapat menggantikan kebaikan alami dari makanan. Sebisa mungkin Anda harus bisa menerapkan gizi yang seimbang, sehingga Anda tidak ketergantungan dengan suplemen.

Biasanya suplemen multivitamin aman dikonsumsi jika diminum sesuai aturan pakai. Umumnya, Anda hanya perlu 1 butir suplemen setiap hari. Jangan melebihi dosis karena kelebihan vitamin dan mineral dari suplemen tidak baik untuk tubuh Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Berkeley Wellness. (2014). Do You Need a Multivitamin?. [online] Available at: http://www.berkeleywellness.com/supplements/vitamins/article/do-you-need-multivitamin [Accessed 21 Mar. 2017].

Denny, S. (2016). Vitamins, Minerals and Supplements: Do You Need to Take Them?. [online] Available at: http://www.eatright.org/resource/food/vitamins-and-supplements/dietary-supplements/vitamins-minerals-and-supplements [Accessed 21 Mar. 2017].

Dietitians of Canada. (2013). Do I Need A Vitamin or Mineral Supplement?. [online] Available at: https://www.dietitians.ca/Downloads/Factsheets/Do-I-need-a-vitamin-or-mineral-supplement.aspx [Accessed 21 Mar. 2017].

Better Health. (2012). Vitamin and mineral supplements. [online] Available at: https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/vitamin-and-mineral-supplements [Accessed 21 Mar. 2017].

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 31/03/2021
x