Tidak Selalu Buruk, Ini Manfaat Mentega yang Bisa Anda Dapatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mentega atau butter adalah sumber lemak yang sudah tidak asing lagi. Saat makan roti, atau buat kue, biasanya mentega ini dijadikan sebagai campurannya. Akan tetapi, mentega selalu digadang-gadang sebagai sumber lemak yang tidak sehat. Dibandingkan dengan produk yang serupa yakni margarin, mentega sering dibandingkan dan dikatakan tidak sehat karena memicu terjadinya obesitas dan penyakit jantung. Lantas apa benar mentega tidak baik untuk kesehatan? Adakah manfaat mentega? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa benar kalau mentega itu benar-benar tidak sehat?

Margarin dan mentega

Tentu tidak, menggunakan mentega dalam jumlah sedikit hingga sedang tidak masalah. Dilansir dalam laman Heart Foundation, mentega tak melulu jadi sumber lemak yang buruk. Pasalnya, dalam memilih sumber lemak Anda tak hanya harus melihat jenisnya, tapi tentu saja porsi yang dikonsumsi.

Justru, seberapa banyak jumlah lemak dikonsumsi yang akan lebih memengaruhi kesehatan. Jadi, memang lebih baik membatasi porsi sumber lemak ketimbang pusing menghindari produk-produk yang disangka buruk, seperti mentega ini.

Nah, untuk mentega sendiri, nyatanya ada banyak manfaat dan kandungan zat gizi di dalamnya. Lalu, apa saja manfaat mentega?

Manfaat mentega bagi kesehatan

perbedaan mentega dan margarin

Bantu memperbaiki sel

Tahukah Anda mentega mengandung antioksidan karoten yang merupakan salah satu zat gizi mikro yang penting untuk manusia? Karoten memiliki banyak manfaat untuk berbagai bagian tubuh.

Mulai dari mendukung pertumbuhan sel, merangsang perbaikan sel tubuh yang rusak, serta melindungi tubuh dari berbagai infeksi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mendorong produksi limfosit.

Baik untuk saluran cerna

Mentega mengandung asam lemak butirat yang dibutuhkan oleh tubuh terutama di dalam usus. Penelitian menunjukan bahwa asam butirat memiliki kemampuan untuk melawan kanker, terutama kanker kolon.

Asam lemak butirat juga memiliki efek yang positif terhadap kesehatan saluran cerna. Asam lemak pendek seperti asam butirat ini membantu menjaga permukaan usus tetap sehat sehingga dapat mencegah terjadinya IBS (irritable bowel syndrome).

Selain itu, asam butirat juga punya sifat antiradang sehingga dapat membantu kerja sistem imun dalam mencegah peradangan dalam jaringan tubuh.

Menjaga kesehatan tulang

Dalam jumlah sedang, mentega juga memiliki manfaat untuk kesehatan tulang mirip seperti susu. Pada dasarnya mentega berasal dari susu sehingga kandungan kalsium juga ditemukan pada mentega. Selain kalsium, mineral lain seperti cuprum, zink, selenium, dan mangan juga ditemukan di dalam mentega.

Mineral-mineral inilah yang berfungsi penting menjaga dan membentuk kesehatan tulang. Mineral-mineral ini juga yang berfungsi merangsang pertumbuhan dan perbaikan jaringan tulang.

Sumber vitamin larut lemak

Mentega merupakan sumber vitamin larut lemak yakni vitamin A, D, E, dan K. Vitamin A sangat dibutuhkan untuk menjaga fungsi mata dan mencegah peradangan. Bersama dengan vitamin D, vitamin A juga membantu merawat kesehatan sistem saraf, otak, dan tulang di dalam tubuh.

Mentega juga mengandung vitamin K khususnya vitamin K2 yang masih sering terabaikan. Vitamin K2 memiliki efek yang sangat besar dalam menjaga metabolisme kalsium agar kalsium dapat terserap dengan optimal dalam tubuh.

Rendahnya kandungan vitamin K2 di dalam tubuh dapat memicu terjadinya penyakit serius termasuk penyakit kardiovaskular, kanker, dan osteoporosis.

Dari mentega, Anda bisa mendapatkan semua vitamin penting ini dalam tubuh.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata, Makan Makanan Berlemak Saja Tidak Cukup Naikkan Berat Badan

Lemak adalah nutrisi penyumbang kalori terbesar bagi tubuh. Namun, makan makanan berlemak saja ternyata tidak membuat tubuh Anda gemuk dengan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Tips Berat Badan Naik, Nutrisi 13 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Penderita Maag Tidak Boleh Makan Makanan Tinggi Lemak?

Orang dengan sakit maag tentu sudah tahu bahwa makanan asam harus dihindari. Tak hanya itu, makanan tinggi lemak juga harus dibatasi, lho. Kenapa begitu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 25 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Ibu Hamil Makan Makanan Berlemak?

Ibu hamil wajib mengatur pola makannnya untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Lantas, bolehkah makan makanan berlemak saat hamil? Harus berapa banyak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 9 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit

Kenapa, Sih, Makanan Kekinian yang Tinggi Kalori Itu Rasanya Enak-Enak?

Rasa dan penampilan yang menarik, membuat banyak orang ingin mencobanya. Tapi dibalik semua itu, biasanya makanan kekinian menyimpan banyak kalori. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Obesitas, Nutrisi 3 September 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minyak tidak sehat

5 Jenis Minyak yang Sebaiknya Tidak Digunakan untuk Memasak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
pengganti mentega

5 Bahan Pengganti Mentega untuk Membuat Kue yang Lebih Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan berlemak meningkatkan kesuburan

Makan Makanan Berlemak Ternyata Ada Pengaruhnya Bagi Kesuburan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat lemak jenuh

Sering Dianggap Jahat, Lemak Jenuh Ternyata Juga Baik Bagi Kesehatan Jantung

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit