home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Manfaat Sarang Madu (Honeycomb) untuk Kesehatan

7 Manfaat Sarang Madu (Honeycomb) untuk Kesehatan

Sudah bukan rahasia umum lagi bila madu bermanfaat bagi tubuh. Namun, bagaimana dengan sarang lebah yang ternyata bisa dikonsumsi? Meski tidak sepopuler madu, ada berbagai manfaat tersembunyi yang bisa Anda peroleh dari sarang madu.

Apa itu sarang madu (honeycomb)?

Sarang madu adalah bagian dari sarang lebah berbentuk penampang dengan sel berpola segi enam (hexagonal). Sarang madu juga dikenal sebagai honeycomb.

Honeycomb terbuat dari getah madu dengan kadar air yang sedikit, berbeda dengan madu pada umumnya. Itu sebabnya, sarang madu tampak lebih pada dan memiliki getah yang lebih banyak.

Setiap sel sarang lebah juga mengandung murni yang belum mengalami campur tangan manusia saat mengambil serta mengolah madu.

Banyak orang yang memanfaatkan sarang madu sebagai bahan makanan karena rasanya yang manis. Meski memiliki rasa yang amat manis, honeycomb cenderung aman untuk gigi dan mulut.

Kandungan sarang madu

minum madu

Pada dasarnya, sarang madu mengandung nutrisi yang hampir mirip dengan lilin lebah (beeswax) dan madunya itu sendiri.

Meski begitu, kandungan zat gizi honeycomb lebih sedikit dibandingkan keduanya. Ada pun beberapa zat gizi sarang madu yang menawarkan manfaat bagi kesehatan yakni di bawah ini.

Manfaat sarang madu

Berkat kandungan di dalamnya, sarang madu dipercaya memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Di bawah ini beberapa khasiat honeycomb yang bisa Anda peroleh.

1. Menjaga kesehatan liver

Salah satu manfaat sarang madu yang jarang orang ketahui yaitu memelihara kesehatan liver (hati). Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian yang dimuat dalam The Korean Journal of Internal Medicine.

Studi 24 minggu tersebut memberikan campuran alkohol dengan beeswax kepada pasien penyakit hati setiap harinya. Hasilnya, 48% dari mereka mengalami penurunan gejala seperti sakit perut, kembung, dan mual.

Hal tersebut dibandingkan dengan kelompok plasebo yang memiliki persentase sebanyak 8%. Selain itu, fungsi hati pasien kembali normal pada 28% dari kelompok yang diberikan beeswax.

Walaupun demikian, belum jelas berapa banyak sarang madu yang perlu dikonsumsi untuk mendapatkan khasiat ini. Peneliti masih membutuhkan studi lebih lanjut guna mendapatkan kesimpulan yang tepat.

2. Menurunkan kadar kolesterol

Selain menjaga kesehatan liver, manfaat sarang madu lainnya yaitu membantu menurunkan kadar kolesterol.

Begini, sarang madu merupakan salah satu sumber lemak tak jenuh yang terbukti dapat meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik).

Hal ini dikarenakan honeycomb juga terdiri dari beeswax (lilin lebah) yang mengandung asam lemak yang berkhasiat bagi kolesterol.

Tak hanya meningkatkan kadar HDL, asam lemak pada sarang madu pun membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL), sehingga kadar kolesterol Anda aman terkendali.

3. Membantu meringankan rasa nyeri

Sebagai pengobatan tradisional yang telah digunakan sejak lama, manfaat honeycomb ternyata berguna untuk menghilangkan rasa sakit.

Berkat kandungan lilin lebah di dalamnya, khasiat tersebut pun hadir ketika Anda mengonsumsi sarang madu. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian dari The Korean Journal of Internal Medicine.

Penelitian tersebut melaporkan bahwa beeswax dapat membantu meredakan peradangan yang disebabkan osteoarthritis. Sebagian peserta yang menjalani studi ini mengalami pengurangan rasa nyeri, kekakuan fisik, dan gejala osteorartritis lainnya.

Walaupun demikian, penelitian lanjutan masih dibutuhkan guna melihat apakah efeknya sama ketika mengonsumsi sarang madu.

4. Meredakan batuk

Anak-anak memang menjadi kelompok yang rentan terhadap infeksi pernapasan bagian atas dan bisa memicu gejala berupa batuk. Untungnya, madu dan honeycomb dapat membantu meredakan batuk ini.

Dilansir penelitian dari Kanada, konsumsi minimal 2,5 mililiter madu 30 menit sebelum tidur dinilai lebih efektif ketimba sirup batuk anak-anak.

Penggunaan madu bertujuan membantu meringankan rasa tidak nyaman ketika mereka batuk dan hal tersebut ternyata terbukti berhasil.

Tak hanya itu, Anda bisa mendapatkan manfaat honeycomb dengan mengunyahnya untuk mencegah infeksi dan memperkuat saluran pernapasan di sekitar hidung.

5. Sebagai pengganti gula yang baik

Sarang madu kaya akan madu dengan rasa yang lebih manis daripada gula. Jadi, Anda hanya perlu menambahkan madu dalam jumlah sedikit agar mendapatkan rasa manis yang diinginkan.

Terlebih lagi, alkohol pada beeswax dilaporkan dapat membantu mengurangi resistensi insulin. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian dari The Korean Journal of Internal Medicine.

Penelitian kecil ini mengujicobakan beeswax pada pasien perlemakan hati non-alkohol yang disertai dengan resistensi insulin. Hasilnya, ekstrak alkohol lilin lebah dapat membantu mengurangi kadar insulin hingga 37 persen.

Meski begitu, Anda perlu berhati-hati mengonsumsi sarang madu mengingat kadar gulanya masih bisa melonjakkan kadar glukosa penyandang diabetes.

6. Menjaga kesehatan jantung

Mengingat manfaat sarang madu bisa menurunkan kadar kolesterol, hal ini pun berpengaruh besar terhadap kesehatan jantung.

Sayangnya, beberapa penelitian baru menggunakan alkohol yang berasal dari lilin lebah. Para peneliti masih belum bisa menyimpulkan apakah kandungan sedikit dalam beeswax pada sarang lebah bisa menghasilkan efek yang sama.

Kabar baiknya, kandungan antioksidan pada honeycomb bisa melebarkan arteri yang menuju ke jantung. Kondisi ini bisa meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah, sehingga risiko penyakit jantung pun berkurang.

7. Menjaga kesehatan mulut

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, rasa manis dari honeycomb aman untuk gigi dan mulut Anda. Bahkan, sarang madu juga menawarkan manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut Anda.

Berkat zat antibakteri di dalamnya, honeycomb berkhasiat dalam membersihkan dan menyembuhkan infeksi pada gigi dan gusi.

Terlebih lagi, tekstur sarang madu yang unik dan getah madu di dalamnya disinyalir membantu menghilangkan plak (karang) gigi dan memperkuat gusi.

Cara mengolah honeycomb

Sama seperti madu, Anda bisa mengolah honeycomb untuk dikonsumsi dalam berbagai cara, seperti:

  • madu dimakan mentah-mentah,
  • dioleskan sebagai selai pada roti,
  • pemanis di atas pancake, oatmeal, atau yogurt, dan
  • ditambahkan pada salad atau buah-buahan.

Guna dapatkan manfaat sarang madu secara maksimal, pilihlah warna madu yang paling gelap. Semakin gelap warna madu, semakin kaya kandungan nutrisinya. Selain itu, usahakan menyimpan honeycomb pada suhu kamar agar kualitasnya terjaga.

Bahaya makan sarang madu berlebihan

Meski menawarkan segudang manfaat, konsumsi sarang madu yang berlebihan justru bisa menimbulkan bahaya. Alih-alih mendapatkan manfaat honeycomb, Anda justru bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti:

Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan tanyakan kepada dokter atau ahli gizi guna memahami solusi yang tepat.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Illnait, J., Rodríguez, I., Mendoza, S., Fernández, Y., Mas, R., Miranda, M., Piñera, J., Fernández, J. C., Mesa, M., Fernández, L., Carbajal, D., & Gámez, R. (2013). Effects of D-002, a mixture of high molecular weight beeswax alcohols, on patients with nonalcoholic fatty liver disease. The Korean journal of internal medicine, 28(4), 439–448. https://doi.org/10.3904/kjim.2013.28.4.439. Retrieved 20 April 2021. 

Cornara, L., Biagi, M., Xiao, J., & Burlando, B. (2017). Therapeutic Properties of Bioactive Compounds from Different Honeybee Products. Frontiers in pharmacology, 8, 412. https://doi.org/10.3389/fphar.2017.00412. Retrieved 20 April 2021. 

Petre, A. (2019). Can You Eat Honeycomb? Benefits, Uses, and Dangers. Healthline. Retrieved 20 April 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/raw-honeycomb 

Puente, R., Illnait, J., Mas, R., Carbajal, D., Mendoza, S., Fernández, J. C., Mesa, M., Gámez, R., & Reyes, P. (2014). Evaluation of the effect of D-002, a mixture of beeswax alcohols, on osteoarthritis symptoms. The Korean journal of internal medicine, 29(2), 191–202. https://doi.org/10.3904/kjim.2014.29.2.191. Retrieved 20 April 2021. 

Goldman R. D. (2014). Honey for treatment of cough in children. Canadian family physician Medecin de famille canadien, 60(12), 1107–1110. Retrieved 20 April 2021. 

Foto Penulis
Ditulis oleh Kemal Al Fajar pada 2 minggu lalu
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x