backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

7 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Hati Anda

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh dr. Maizan Khairun Nissa · Tanggal diperbarui 03/06/2023

7 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Hati Anda

Hati (liver) merupakan organ vital sekaligus organ paling besar di dalam tubuh kita. Bila terdapat gangguan pada hati, kadang terdapat nyeri pada bagian tersebut. Agar tidak terjadi, ketahui bagaimana cara menjaga kesehatan hati!

Cara menjaga kesehatan organ hati

Organ hati punya lebih dari 100 fungsi dalam mengatur keseimbangan tubuh. Kemampuan hati untuk multitasking membuat organ ini termasuk organ yang paling sibuk dalam tubuh selain otak, jantung dan ginjal. 

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan hati. Banyak penyakit hati yang dapat dicegah dengan langkah yang mudah. Apa saja yang dapat Anda lakukan? 

1. Vaksinasi sejak dini

hoax tentang vaksin

Hepatitis, jenis peradangan hati, dapat dicegah dengan pemberian vaksin sejak dini.

Vaksin hepatitis B diberikan sejak bayi lahir dan dilakukan dalam beberapa tahap, begitu pun vaksin hepatitis A yang berfungsi mencegah terjangkit penyakit tersebut.

Maka dari itu, vaksin hepatitis itu penting. Bawalah bayi dan anak Anda ke dokter atau sarana kesehatan setempat seperti Posyandu untuk mendapatkan vaksinasi secara teratur.

2. Minum air yang banyak

Air membantu menghilangkan racun dan membantu kelancaran proses penyerapan terhadap nutrisi penting.

Meminum air dalam jumlah yang diperlukan juga dapat membantu menghilangkan efek samping selama pengobatan atau terapi.

Demi hati yang lebih sehat, Anda juga sebaiknya tidak minum berlebihan, apalagi jika memiliki masalah hati.

Apabila Anda sudah mengalami sirosis yaitu hati yang mengalami pengerutan, Anda disarankan untuk mengurangi minum air agar tubuh Anda tidak mengandung terlalu banyak cairan.

3. Makan makanan bergizi

Pengaturan makanan, baik secara jenis dan jumlah yang tepat, dapat membantu hati untuk mengatur lalu lintas metabolisme dengan baik.

Selain itu, pola makan sehat yang mengurangi asupan lemak membantu meringankan kerja hati.

Fatty liver atau perlemakan hati terjadi karena kita tidak mengatur jumlah lemak dan karbohidrat yang kita makan.

4. Hindari alkohol

Alkohol dapat menyebabkan pengerutan hati atau sirosis. Dalam jangka panjang, alkohol juga dapat menyebabkan kanker hati.

Oleh sebab itu, hindari konsumsi alkohol demi kesehatan hati kita.

Kenapa hati jadi organ terpenting?

  • Hati berfungsi melindungi tubuh dengan membuang racun (detoksifikasi).
  • Menghancurkan sel darah merah yang sudah tua dan mengubah hemoglobin yang membawa oksigen menjadi bahan baku empedu.
  • Mengawasi kadar kolesterol dalam darah, mengolah, dan memproduksinya sebanyak yang dibutuhkan.
  • Bersama ginjal, hati mengaktifkan vitamin, terutama vitamin D.
  • Hati juga memiliki sel yang bertugas sebagai sentral sistem imun bernama sel Kuppffer.

5. Hati-hati dalam mengonsumsi obat

Seperti yang telah dibahas di atas, hati berfungsi untuk mengubah zat obat menjadi aktif atau netral.

Banyak obat yang dijual bebas yang dapat menjadi racun bagi hati bila dikonsumsi berlebihan dan tanpa aturan yang jelas.

Untuk menjaga kesehatan hati, hati-hatilah dalam memilih obat atau suplemen. Hal tersebut akan memperberat hingga merusak kerja hati.

Oleh sebab itu, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda, sebelum memulai terapi atau mengonsumsi suplemen tertentu.

6. Hindari zat beracun

kesalahan pakai pembersih rumah

Anda bisa saja terpapar zat beracun saat melakukan aktivitas tertentu seperti membersihkan rumah.

Pasalnya, beberapa produk pembersih dan aerosol mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Bila Anda harus menggunakannya, pastikan ruangan yang sedang dibersihkan berventilasi dan jangan lupa gunakan masker.

7. Lakukan hubungan seks yang aman

Jangan salah, penyakit hepatitis B juga bisa menular lewat hubungan seksual. Terutama bila Anda atau pasangan belum divaksin, melakukannya tanpa pengaman, dan sering bergonta-ganti pasangan.

Maka dari itu, gunakanlah pengaman agar terhindar dari risiko penularan penyakit ini.

Begitulah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan hati Anda. Jangan ragu untuk segera periksa ke dokter bila Anda mulai merasakan keluhan di sekitar hati.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh dr. Maizan Khairun Nissa · Tanggal diperbarui 03/06/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan